Kesehatan

Dua Penanganan Tepat Gigi Berlubang dan Ompong

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Jumat, 17 September 2021
Dua Penanganan Tepat Gigi Berlubang dan Ompong

Penanganan gigi berlubang (Sumber: Pexels/Andre Piacquadio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAKIT gigi merupakan salah satu silent disease yang seringkali terabaikan. Ketika kerusakan baru saja terjadi, seseorang tidak akan merasakan gejala apa pun. Namun saat lubang sudah cukup dalam, rasa sakit bisa saja muncul. Intensitasnya cukup bervariasi. Mulai dari ringan hingga berat.

Ada beberapa penanganan yang bisa dilakukan saat gigi berlubang. Pertama, penambalan. Metode ini merupakan pilihan utama yang dapat dilakukan ketika kerusakan gigi telah berkembang. Tambalan dapat terbuat dari berbagai bahan, misalnya tambalan laser yang warnanya dapat menyerupai warna gigi asli.

Baca juga:

Mengidap Darah Tinggi Hindari 4 Makanan Ini ya

"Ketika gigi berlubang yang terjadi sudah cukup parah dan dalam hingga menembus rongga pulpa, perawatan saluran akar perlu dilakukan. Hal ini untuk memperbaiki dan menyelamatkan gigi yang rusak parah dan terinfeksi," urai drg. Christine H, Sp KG, FISID ditemui di klinik A ONE, Jakarta Selatan.

perawatan gigi

Drg. Christine jelaskan penanganan pada gigi berlubang (Foto: MP/IFTINAVIA PRADINANTIA)

Dengan penambalan, kuman dan bakteri di dalam rongga pulpa akan dibersihkan. Kemudian, diberikan obat dalam saluran akar untuk menghilangkan infeksi. Selanjutnya gigi akan ditutup dengan tambalan ataupun crown gigi.

Baca Juga:

Pandemi, Berkunjung ke Dokter Gigi Hanya Saat Kondisi Darurat?

Apabila gigi yang rusak sudah tidak dapat dirawat dan dipertahankan, penambalan tidak lagi dapat mengendalikan kerusakan. Jika demikian, mencabut gigi yang berlubang bisa menjadi opsi terakhir yang dapat dilakukan. Cara tersebut perlu dilakukan agar kerusakan atau infeksi tidak bertambah parah.

Masalah gigi dan mulut tidak akan berhenti begitu saja setelah gigi dicabut. Gigi yang sudah dicabut sehingga menjadi ompong terkadang menimbulkan masalah baru. Masalah yang biasanya timbul saat gigi dicabut antara lain susah mengunyah, gigi antagonis menjadi ekstrusi, gangguan dalam berbicara dan estetik wajah menjadi terganggu.

Christine menyebut untuk mencegahnya bisa diberikan gigi pengganti. Beberapa pilihan untuk pasien misalnya implan gigi, gigi tiruan cekat, dan gigi tiruan lepasan yang dapat menjadi pilihan.

"Nanti bisa didiskusikan saat datang ke klinik untuk membicarakan opsi mana yang paling nyaman dan sesuai dengan kebutuhan pasien," jelasnya.

Perawatan gigi

Perawatan gigi berlubang (Sumber: Pexels/Pixabay)

Dari ketiga pilihan tersebut, Drg. Christine menjelaskan masing-masing memiliki keunggulannya sendiri. "Kembali lagi dengan keinginan dari pasien. Dari segi kenyamanan, implan berfungsi mirip seperti gigi asli daripada gigi tiruan lepasan. Sementara untuk gigi tiruan lepasan, memudahkan pasien untuk membersihkan giginya. Masing masing ada kelebihan dan kekurangannya yang nanti dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien," tuturnya.

Menurut Christine, pada implan yang berhasil daya tahannya bisa mencapai lebih kurang lebih 10 tahun tanpa komplikasi. Pada gigi tiruan cekat dengan tingkat keberhasilan yang baik bisa mencapai 5-10 tahun. Sedangkan untuk gigi tiruan lepasan dapat mencapai kurang lebih 5 tahun sebelum diganti lagi jika perlu. (Avia)

Baca Juga:

Kiat-Kiat Menjaga Kesehatan Tubuh Setelah Divaksin

#Kesehatan #Dokter Gigi #Gigi #Gigi Berlubang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan