DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Pengawasan Pemungutan Jual-Beli Tanah

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 15 November 2019
DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Pengawasan Pemungutan Jual-Beli Tanah

Ilustrasi taat pajak (Antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta meminta Badan Pajak Retribusi Daerah (BPRD) memperkuat fungsi pengawasan dalam proses pemungutan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Koordinator Komisi C DPRD DKI Jakarta Misan Samsuri mengatakan, tidak sedikit masyarakat mengeluhkan perihal mekanisme pemungutan BPHTB yang bersumber dari Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) terkesan rumit di lapangan.

Baca Juga:

Ancaman Bagi Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor

Menurutnya, BPRD sebagai leading sector perlu menyediakan fasilitas pengembalian dana dengan prosedur lebih mudah dan sederhana kepada masyarakat.

"Jadi ada contoh kasus soal PPJB seperti transaksi jual-beli tanah belum dibayar lunas, sedangkan pembayaran PPJB itu misalnya jual-beli yang artinya harus bisa dibayar bertahap mungkin dengan tenggang waktu tertentu. Ketika diminta bayar BPHTB itu, terlanjur sudah dibayar duluan BPHTB-nya, kembalian dananya (restitusi) itu sulit, padahal transaksi jual belinya batal di tengah perjanjian (wanprestasi),” ujarnya, Jumat (15/11).

Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) Kecamatan Cilincing memasang lima plang penunggak Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) di Jakarta Utara, Selasa (12/11/2019) (ANTARA/HO/Humas Pemkot Jakarta Utara)
Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) Kecamatan Cilincing memasang lima plang penunggak Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) di Jakarta Utara, Selasa (12/11/2019) (ANTARA/HO/Humas Pemkot Jakarta Utara)

Karena hal tersebut, Misan mendesak BPRD perlu mengevaluasi kembali alur proses pemungutan BPHTB yang lebih mutakhir. Salah satunya dengan menghadirkan kelengkapan informasi pendataan wajib pajak (WP) BPHTB secara akurat.

“Jadi saya pikir ini harus juga ada koordinasi yang solid antara BPRD dengan PTSP (Dinas Penanaman Modal dan PTSP) supaya alur pembayaran BPHTB bisa lebih canggih dan lebih real time," paparnya.

Baca Juga:

KPK Tahan Bos Dealer Mobil Mewah Terkait Kasus Restitusi Pajak Wahana Auto Ekamarga

Sementara itu, Kepala BPRD DKI Jakarta Faisal Syafruddin mengaku, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan PTSP untuk mengevaluasi proses pemungutan BPHTB agar lebih transparan dan akuntabel. Sehingga, merangsang para WP sebagai penyetor pajak BPHTB untuk membayar secara tepat waktu.

Badan Pajak Retribusi Daerah DKI Jakarta. (Foto: bprd.jakarta.go.id)
Badan Pajak Retribusi Daerah DKI Jakarta. (Foto: bprd.jakarta.go.id)

“Kita akuin memang perlu dorong lagi bagaimana soal BPHTB ini karena realisasinya (BPHTB) november tahun ini (2019) baru 39,2 persen yang baru kita sampaikan Rp3,7 triliun dari target Rp9,5 triliun, tentu masukan dari komisi C akan kita perhatikan dengan sebaik-baiknya," tutupnya Faisal. (Asp)

Baca Juga:

Kantor Pajak Timika Optimistis Menyentuh Angka Rp3,24 Triliun

#DPRD DKI Jakarta #Pemprov DKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Suasana pemukiman padat penduduk di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Di Kepulauan Seribu sudah ada desalinasi, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Kebutuhan pembiayaan pembangunan Jakarta tetap besar sehingga pemerintah daerah perlu mencari alternatif pendanaan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Bagikan