DPR Siapkan Revisi UU Pemilu, 10 Isu Masuk Pembahasan

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 15 April 2026
DPR Siapkan Revisi UU Pemilu, 10 Isu Masuk Pembahasan

Gedung DPR RI. (Foto: MerahPutih.com/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Ahmad Doli Kurnia mengatakan, bahwa revisi Undang-Undang Pemilu nantinya tidak hanya membahas pemisahan antara pemilu nasional dan pemilu daerah, tetapi juga mencakup sejumlah isu strategis lain, termasuk ambang batas parlemen dan ambang batas pencalonan presiden.

Menurut Doli, terdapat sedikitnya 10 isu utama yang akan menjadi pembahasan dalam revisi UU Pemilu apabila proses legislasi tersebut mulai dilakukan.

“Kalau kita membahas undang-undang pemilu itu pasti mengemuka. Setidaknya ada 10 isu,” kata Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4).

Ia menjelaskan, lima isu pertama merupakan persoalan klasik yang selama ini selalu muncul dalam setiap pembahasan aturan pemilu.

Baca juga:

DPR Tegaskan Revisi UU Pemilu Tidak Buat Demokrasi Mundur

Salah satunya adalah sistem pemilu, apakah tetap menggunakan sistem proporsional terbuka seperti saat ini atau kembali ke proporsional tertutup.

Selain itu, menurut dia, terdapat pula opsi sistem campuran yang dapat menjadi alternatif dalam pembahasan mendatang.

“Yang kedua dan ketiga adalah tentang threshold, parliamentary threshold maupun presidential threshold,” ujarnya.

Doli menambahkan, isu klasik lainnya meliputi besaran kursi per daerah pemilihan atau district magnitude serta metode konversi suara menjadi kursi di parlemen.

Baca juga:

Mahfud MD Dorong RUU Pemilu Rampung 2027, Puan: tak Perlu Terburu-buru

Sementara di luar isu klasik, Doli menyebut ada lima isu kontemporer yang juga akan menjadi perhatian. Salah satunya ialah penyesuaian aturan terkait keserentakan pemilu menyusul Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135 yang mengatur skema pemisahan pemilu nasional dan lokal.

Selain itu, pembahasan juga akan menyasar upaya peningkatan kualitas demokrasi, termasuk menekan praktik politik uang dan pembelian suara.

“Nah yang kedua tentang bagaimana membuat pemilu kita semakin hari harusnya semakin berwibawa, semakin bersih. Bagaimana kita mengurangi praktik-praktik money politics,” katanya.

Doli juga menyoroti kemungkinan penguatan sistem digital dalam tahapan pemilu, termasuk elektronisasi dalam proses rekapitulasi suara yang selama ini masih menuai polemik.

Baca juga:

Menko Yusril Usulkan Penggabungan Suara Partai di Akhir Pemilu

Selanjutnya, DPR juga akan membahas soal kelembagaan penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu, dan DKPP, termasuk mekanisme seleksi, jumlah pimpinan, hingga penguatan profesionalitas dan independensi.

Tak hanya itu, ia kembali mendorong pembentukan peradilan khusus pemilu untuk menangani sengketa pemilu secara lebih terfokus.

Doli juga menyebutkan, jika nantinya muncul keputusan untuk mengembalikan pemilihan kepala daerah melalui DPRD, maka aturan pilkada harus diatur dalam undang-undang tersendiri.

“Kalau kembali ke DPRD, tidak bisa disatukan dengan undang-undang pemilu. Dia harus undang-undang sendiri, undang-undang pilkada,” tuturnya. (Pon)

#RUU Pemilu #UU Pemilu #Baleg #DPR RI
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Harga MinyaKita bakal Naik, DPR Ingatkan Sanksi Tegas bagi Penimbun dan Permainan Distribusi
Penaikan HET harus diikuti langkah pengawasan yang ketat agar tidak dimanfaatkan oknum untuk menimbun barang atau memainkan distribusi demi meraup keuntungan.
Dwi Astarini - Sabtu, 06 Juni 2026
Harga MinyaKita bakal Naik, DPR Ingatkan Sanksi Tegas bagi Penimbun dan Permainan Distribusi
Indonesia
Pemerintah Diminta Maksimalkan UU P2SK Guna Tahan Kejatuhan Nilai Tukar Rupiah
Cucun menegaskan otoritas keuangan wajib menyikapi pergerakan nilai tukar mata uang secara tepat dan cepat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Pemerintah Diminta Maksimalkan UU P2SK Guna Tahan Kejatuhan Nilai Tukar Rupiah
Indonesia
Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap
Pemerintah perlu memperkuat produksi bahan baku obat domestik melalui dukungan riset, insentif industri, dan kolaborasi lintas kementerian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap
Indonesia
Mardani Ali Sera Tuntut Pemerintah Jemput Bola ke Pengungsian Kemayoran Buntut Kebakaran Pasar Jiung
Penanganan korban kebakaran Kemayoran wajib mencakup pemulihan fisik serta mental secara terintegrasi melalui posko pelayanan satu pintu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Mardani Ali Sera Tuntut Pemerintah Jemput Bola ke Pengungsian Kemayoran Buntut Kebakaran Pasar Jiung
Indonesia
Waka Komisi IX DPR Minta Kepala BGN Baru Benahi Tata Kelola MBG, Utamakan Kualitas Gizi
Persoalan yang muncul dalam pelaksanaan MBG selama ini menunjukkan perlunya pembenahan menyeluruh, terutama dalam aspek pengawasan dan kontrol kualitas.
Frengky Aruan - Kamis, 04 Juni 2026
Waka Komisi IX DPR Minta Kepala BGN Baru Benahi Tata Kelola MBG, Utamakan Kualitas Gizi
Indonesia
Sufmi Dasco Ahmad Garansi Revisi UU Pemilu Komisi II DPR Lebih Kebal Gugatan
DPR RI memetik pelajaran penting dari rentetan kekalahan hukum masa lalu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Sufmi Dasco Ahmad Garansi Revisi UU Pemilu Komisi II DPR Lebih Kebal Gugatan
Indonesia
DPR Ingin UU Pemilu Tidak Lagi Digugat di MK
Komisi II DPR RI lebih berhati-hati dalam menyusun perubahan UU Pemilu agar tidak kembali digugat di Mahkamah Konstitusi (MK).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
DPR Ingin UU Pemilu Tidak Lagi Digugat di MK
Indonesia
Pimpinan Badan Gizi Nasional Dirombak, DPR Ingatkan Jangan Main-Main dengan Anggaran Jumbo Makan Gratis
Legislator daerah pemilihan Sumatra Selatan II ini menaruh harapan besar pada pundak pimpinan baru BGN
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Pimpinan Badan Gizi Nasional Dirombak, DPR Ingatkan Jangan Main-Main dengan Anggaran Jumbo Makan Gratis
Indonesia
Komisi IX DPR Minta Kepemimpinan Baru BGN Perkuat Tata Kelola Program MBG
Nurhadi menyampaikan hal tersebut menanggapi keputusan Presiden Prabowo mengganti Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewijk Pusung dari jajaran pimpinan BGN
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Komisi IX DPR Minta Kepemimpinan Baru BGN Perkuat Tata Kelola Program MBG
Indonesia
DPR RI Kejar Pengesahan RUU UU Polri, Siap Sasar Pelaku Kriminal di Ruang Siber
RDPU juga membahas struktur organisasi serta formulasi usia pensiun anggota kepolisian
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
DPR RI Kejar Pengesahan RUU UU Polri, Siap Sasar Pelaku Kriminal di Ruang Siber
Bagikan