DPR Restui TNI Tanamkan Nasionalisme ke Penerima LPDP Biar Ingat Pulang ke RI

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
DPR Restui TNI Tanamkan Nasionalisme ke Penerima LPDP Biar Ingat Pulang ke RI

Ilustrasi pendaftaran Beasiswa LPDP 2025. Foto kemenkeu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal atau Kang Cucun, menyatakan dukungannya terhadap wacana pemberian pembekalan semangat nasionalisme bagi calon penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan para intelektual muda tetap memiliki keterikatan batin dan tanggung jawab moral terhadap tanah air setelah menempuh studi di luar negeri.

“Nasionalisme itu mau ditanamkan kepada setiap penerima LPDP oleh siapapun juga tidak masalah, mau dari BPIP, mau TNI saya setuju,” ujar Kang Cucun di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (5/5).

Baca juga:

Publikasi Nama-Nama Alumni Nakal LPDP ke Publik Masih Tahap Wacana

Alumni LPDP Harus Ingat Pulang

Politisi PKB ini menekankan para awardee LPDP harus sadar kesempatan pendidikan yang mereka peroleh bukanlah fasilitas cuma-cuma, melainkan hasil kontribusi pajak rakyat.

“Alumni LPDP ini harus tahu, mereka diberangkatkan ke sana dibiayai oleh negara, dibiayai oleh rakyat, maka harus ingat kembali ke Indonesia untuk membangun bangsa,” ujarnya.

DPR berharap dengan adanya pembekalan nilai-nilai nasionalisme yang lebih disiplin, para penerima beasiswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi garda terdepan menjaga kedaulatan ekonomi dan pemikiran saat kembali ke Indonesia.

Baca juga:

Sentil Alumni LPDP Viral, Menkeu Purbaya: 20 Tahun Lagi akan Menyesal

Pemerintah Perketat Pengawasan Alumni

Wacana melibatkan TNI dalam pembekalan LPDP muncul seiring kebijakan baru pemerintah memperketat pengawasan dan relevansi pengabdian alumni. Kementerian Keuangan mulai mengintegrasikan materi bela negara dan wawasan kebangsaan dalam tahap keberangkatan.

Berdasarkan data terbaru, ribuan alumni terdeteksi tidak segera kembali ke Indonesia, melanggar kontrak pengabdian. Keterlibatan TNI diharapkan memperkuat aspek ideologis agar fenomena “lupa pulang” berkurang. (Pon)

#LPDP #TNI #Nasionalisme
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
HUT ke-81 TNI Digelar di Cilangkap, Keterlibatan Masyarakat Terbatas
Puncak peringatan HUT ke-81 TNI akan lebih difokuskan pada kegiatan internal di Mabes TNI. Keterlibatan masyarakat tetap ada, tetapi dilakukan secara terbatas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
HUT ke-81 TNI Digelar di Cilangkap, Keterlibatan Masyarakat Terbatas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang 180,2 meter dan mampu membawa hingga 18 helikopter kelas menengah maupun berat serta drone.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik Angkatan Udara Prancis dan TNI Angkatan Udara akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Indonesia
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Misi Pegase 2026 merupakan rangkaian penerbangan jelajah dunia yang membentang dari Arktik, Asia-Pasifik, hingga Timur Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Indonesia
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Pesta meriah dan parade alutsista HUT ke-81 TNI di Monas resmi dibatalkan demi fokus penanganan bencana alam di Indonesia.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Indonesia
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Latihan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama pertahanan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Indonesia
Daftar Perubahan Rute Transjakarta Imbas TNI Run Monas Besok, Berlaku Mulai 05.00 WIB!
PT Transportasi Jakarta merubah dan menyesuaikan rute bus pada Minggu 20 September akibat event TNI Run di kawasan Monas-Bundaran HI. Cek detailnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Daftar Perubahan Rute Transjakarta Imbas TNI Run Monas Besok, Berlaku Mulai 05.00 WIB!
Bagikan