DPR Khawatir Indonesia Keluar dari Ekosistem Sepak Bola Internasional

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 29 Maret 2023
DPR Khawatir Indonesia Keluar dari Ekosistem Sepak Bola Internasional

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda. Foto: Devi/Man/DPR RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Kekhawatiran akan masa depan sepak bola Indonesia muncul usai
terancamnya gelaran Piala Dunia U-20.

Hal ini terjadi pasca adanya pembatalan pengundian grup karena penolakan sebagian masyarakat terhadap kedatangan Timnas Israel ke tanah air.

Baca Juga:

Manajemen dan Suporter Persis Dukung Solo Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Komisi X DPR RI menyatakan sikapnya untuk menyelamatkan sepak bola Indonesia agar tidak keluar dari ekosistem persepakbolaan internasional melalui FIFA.

Komisi X pun mendorong pemerintah untuk segera mengambil sikap secepatnya dalam waktu yang singkat agar penyelenggaraan Piala Dunia tetap terselenggara dengan baik.

“Kami concern untuk menyelamatkan sepak bola kita jangan sampai keluar dari ekosistem persepakbolaan secara internasional melalui FIFA," kata Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda di Jakarta, Rabu (29/3).

Menurut Syaiful, Pemerintah harus mengupayakan agar Piala Dunia tetap terlaksana. Namun, disisi lain tetap konsisten menolak invansi Israel atas Palestina yang terjadi selama berpuluh-puluh tahun.

“Kami ingin dua hal ini bisa berjalan dan tidak saling mengingkari,” tuturnya.

Baca Juga:

Presiden Jokowi Jamin Keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20

Politisi Fraksi PKB itu pun mengapresiasi sikap Presiden Indonesia Joko Widodo yang telah melakukan konferensi pers dan menyatakan bahwa sejalan dengan Duta Besar Palestina, Jokowi menilai bahwa event olahraga ini tidak ada hubungannya dengan masalah politik dan konflik.

Sehingga, pada prinsipnya dimungkinkan penyelenggaraan FIFA U-20 tetap bisa berjalan, tentu dengan tetap berkompromi dan lobi dengan pihak FIFA mengenai keputusan terbaik yang bisa dilakukan.

Karena itu, DPR mendorong supaya pemerintah secepatnya mengambil sikap inisiatif secepat-cepatnya karena waktu yang cukup pendek ini.

"Untuk memastikan ada jalan terbaik, jalan tengah terbaik dari dinamika yang kita hadapi bersama. Kita hargai, kita hormati pihak-pihak yang melakukan protes menyangkut soal ini,” tutup Syaiful. (Knu)

Baca Juga:

Piala Dunia U-20, Gibran Sindir Ganjar Soal Komitmen Bersama Ternyata Protes Israel

#Sepakbola #DPR #Piala Dunia #Piala Dunia U-20
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Wamenkeu Keponakan Prabowo Lolos Uji Kepatutan Deputi Gubernur BI di DPR
Alasan Komisi XI DPR memilih Thomas Thomas karena figur yang bisa diterima semua partai politik
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Wamenkeu Keponakan Prabowo Lolos Uji Kepatutan Deputi Gubernur BI di DPR
Indonesia
DPR RI Kejar Kodifikasi UU Pendidikan Agar Guru Honorer Tak Lagi Terpaksa Jadi Ojol
Pemerintah tidak boleh menyamakan birokrasi negara dengan korporasi dalam hal pengupahan, namun tetap harus menemukan formulasi upah yang memanusiakan guru
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
DPR RI Kejar Kodifikasi UU Pendidikan Agar Guru Honorer Tak Lagi Terpaksa Jadi Ojol
Indonesia
Wassidik Kurang Taji, DPR RI Cemas Penyidik di Daerah Asal Tebak Penetapan Tersangka
Jangan ada nanti penyidik yang di daerah-daerah tidak mendengar arahan Wassidik, tapi mau menetapkan tersangka tidak berani
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
Wassidik Kurang Taji, DPR RI Cemas Penyidik di Daerah Asal Tebak Penetapan Tersangka
Indonesia
DPR Tagih Janji OJK Buat Perizinan Selevel Platform Global
OJK harus meningkatkan kecepatan respons terhadap pelanggaran dengan melibatkan Satgas PASTI
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
DPR Tagih Janji OJK Buat Perizinan Selevel Platform Global
Indonesia
Revisi UU BNPB Diharap Masuk Prolegnas, DPR Ingin Kepala Badan Bisa Langsung Kerja Bareng Kepala Daerah
BNPB harus bisa langsung bekerja sama dengan gubernur, bupati, pemerintah daerah, bahkan dengan Polres, Polsek, dan Kodim
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Revisi UU BNPB Diharap Masuk Prolegnas, DPR Ingin Kepala Badan Bisa Langsung Kerja Bareng Kepala Daerah
Indonesia
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Trauma mendalam akibat bencana dapat menghambat perkembangan intelektual anak jika tidak ditangani oleh tenaga ahli
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Indonesia
Guru Jambi Tampar Siswa 'Pirang' Berujung Laporan Polisi, Komisi III DPR RI Pasang Badan Minta Kasus Dihentikan
Mantan Wakapolri ini menambahkan bahwa kehadiran para guru ke gedung parlemen merupakan sinyal kuat bahwa masyarakat masih haus akan kepastian hukum yang berkeadilan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Guru Jambi Tampar Siswa 'Pirang' Berujung Laporan Polisi, Komisi III DPR RI Pasang Badan Minta Kasus Dihentikan
Berita Foto
Melihat Kilau Emas Trofi Piala Dunia FIFA World Cup 2026 Mejeng di Jakarta
Trofi FIFA World Cup 2026 yang dipamerkan di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 22 Januari 2026
Melihat Kilau Emas Trofi Piala Dunia FIFA World Cup 2026 Mejeng di Jakarta
Indonesia
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Ia menekankan bahwa pemerintah harus hadir dengan bantuan konkret agar anak-anak tidak berlama-lama terjebak dalam situasi pendidikan yang tidak layak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Indonesia
DPR Curiga Program Magang Cuma Akal-akalan Perusahaan Cari Upah Murah, Buruh Tetap Terancam
Perusahaan dianggap memiliki celah untuk membuang pekerja lama demi efisiensi biaya melalui skema magang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
DPR Curiga Program Magang Cuma Akal-akalan Perusahaan Cari Upah Murah, Buruh Tetap Terancam
Bagikan