Headline

Doa dan Duka dari Solo untuk Korban Bom Bunuh Diri di Surabaya

Eddy FloEddy Flo - Senin, 14 Mei 2018
Doa dan Duka dari Solo untuk Korban Bom Bunuh Diri di Surabaya

Warga Solo menggelar doa dan aksi lilin untuk korban bom bunuh diri di Surabaya (MP/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Suasana berbeda tampak di Tugu Pemandengan Titik Nol Kilometer Kota Solo, Minggu (13/5) malam. Puluhan orang bediri dengan menggunakan pakaian serba hitam. Di lain sisi, terlihat pula lilin-lilin kecil mengelilingi puluhan orang tersebut.

Tak berselang lama, mereka menyanyikan lagu Gugur Bunga dengan diiringi gesekan biola. Meski tanpa pengeras suara, namun lantunan lagu tersebut dan gesekan biola mampu memecah ramainya arus lalu lintas disana. Setelah itu, sebuah puisi yang menceritakan tentang tragedi bom di tiga gereja di Surabaya pagi tadi semakin menambah suasana haru malam itu.

Ya, aksi ini merupakan wujud solidaritas yang dilakukan oleh Komunitas Solidaritas Kota Solo, pasca terjadinya insiden bom bunuh diri di Surabaya. Secara tegas mereka turut prihatin dan mengutuk keras aksi tersebut.

”Hanya ini yang bisa kami lakukan,” tegas salah seorang peserta aksi solidaritas Astuti Parengkuh.

Warga Solo gelar aksi solidaritas
Warga Solo gelar solidaritas untuk korban bom bunuh diri di Surabaya (MP/Win)

Astuti yang dalam kesempatan tersebut membaca puisi ini menceritakan, jika puisi yang ia bawakan merupakan karya Sihar Ramses Simatupang yang berjudul Surat Pagi Bening di Surabaya.

”Puisi itu dikirim melalui pesan berantai, puisi itu menggambarkan bagaimana kondisi Kota Surabaya pagi itu. Dalam puisi itu juga menceritakan jika seorang ibu dan anak banyak menjadi korbannya,” katanya.

Selain perihatin, ia juga tak menyangka jika diduga pelaku pengeboman itu dilakukan oleh seorang Ibu dengan mengajak anaknya. Bahkan, ia juga berharap aksi solidaritas ini dilakukan di lokasi lain.

Solidaritas warga Solo
Warga Solo juga menggelar doa bersama untuk korban bom bunuh diri (MP/Win)

Aksi ini pun juga menarik perhatian para pengguna jalan. Bahkan tak jarang dari pengendara yang turun untuk melihat aksi ini.

”Aksinya sederhana, namun maknanya dalam,” kata seorang warga Sarwoko.

Sementara itu Koordinator kegiatan Mayor Haristanto menegaskan, jika aksi ini merupakan wujud duka.

”Bagaimanapun mereka juga saudara kita, kita patut ikut merasakan apa yang mereka rasakan,” ucapnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Win, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Tekan Trauma Psikologis, Para Korban Teror Bom Bunuh Diri di Surabaya Harus Diutamakan

#Kota Solo #Bom Bunuh Diri #Teror Bom
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, mengaku kesal kepada sekolah soal seragam anaknya.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
Indonesia
Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, diketahui terlilit utang pinjol, koperasi, hingga rentenir.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
 Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
Indonesia
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, ternyata pernah iseng kirim pesan ancaman serupa ke ketua RT. Kini ia dijerat Pasal 601 KUHP dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengamankan pelajar 17 tahun yang mengaku terinspirasi kasus SMA Negeri 72 Jakarta 2025. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi terancam 20 tahun penjara. Pelaku mengaku, motifnya hanya iseng.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Indonesia
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Polisi menetapkan MY (34) sebagai tersangka kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY dijerat Pasal 601 KUHP
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap MY (34), pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, yang mengaku motifnya cuma iseng.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Bagikan