DKPP Sidangkan 118 Perkara Terkait Tahapan Pilkada

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 Maret 2021
DKPP Sidangkan 118 Perkara Terkait Tahapan Pilkada

Sidang DKPP. (Foto: MP/Ponco).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mencatat data aduan yang masuk ke DKPP terkait dengan Pilkada 2020 adalah soal pelaksanaan kampanye. Tercatat, ada 80 pengaduan tentang pelanggaran kampanye.

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Muhammad memaparkan, pelanggaran dalam tahapan kampanye, kata Muhammad, terdapat persoalan penetapan pasangan calon dengan 46 aduan, pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan 44 aduan, pelaksanaan verifikasi suara sebanyak 40 aduan, serta verifikasi persyaratan pencalonan dan syarat calon 30 aduan.

Baca Juga:

Kubu Denny Indrayana Sebut Putusan DKPP soal Bawaslu Kalsel Aneh


"Ini adalah lima aduan tertinggi," kata Muhammad.

Ia menyebutkan, jumlah aduan terkait Pilkada 2020 yang masuk ke DKPP sebanyak 354 aduan. Secara keseluruhan, jumlah aduan yang masuk ke DKPP dalam kurun waktu 1 Januari 2020 sampai 12 Maret 2021 sebanyak 626 aduan dengan perincian 415 aduan masuk pada tahun 2020 dan 211 aduan masuk pada tanggal 1 Januari sampai dengan 12 Maret 2021.

Dari 626 aduan yang masuk pada tahun 2020—2021, sebanyak 327 aduan atau 52,2 persen dinyatakan tidak memenuhi syarat dan sebanyak 299 aduan atau 47,8 persen yang disidangkan.

Simulasi TPS. (Foto: Bawaslu)
Simulasi TPS. (Foto: Bawaslu)



Selain itu, sebanyak 449 atau 71,7 persen aduan diterima secara tidak langsung, yaitu melalui daring atau pos, sedangkan 177 aduan diterima secara langsung.

Dengan hasil, sebanyak 118 perkara atau 57,6 persen dari total perkara yang disidangkan adalah terkait dengan tahapan pilkada. Persidangan perkara tersebut mulai Januari 2020 hingga Maret 2021.

"Sebanyak 54 perkara atau 26,3 persen terkait dengan nontahapan dan 33 perkara atau 16,1 persen menyangkut tahapan pemilu. Jadi, perkara-perkara pilkada yang mendominasi," ujar Muhammad dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Ketua KPU Dipecat, DPR Pelajari Putusan DKPP

#Pilkada Serentak #PemiluKada #DKPP
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ketua DKPP Sebut Kritik Media Massa Vitamin yang Menyehatkan
Media massa memiliki peran yang lebih besar yaitu sebagai pencerah bagi masyarakat di tengah serangan hoaks melalui media sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 21 November 2025
Ketua DKPP Sebut Kritik Media Massa Vitamin yang Menyehatkan
Indonesia
DKPP Janji Penyelesaian Etik Penyelenggara Pemilu Dijamin Cepat
Prosedur penyelesaian etik di DKPP dirancang untuk menjamin kecepatan, kesederhanaan, dan efektivitas.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 November 2025
DKPP Janji Penyelesaian Etik Penyelenggara Pemilu Dijamin Cepat
Indonesia
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
DKPP mengungkap 31 perkara politik uang selama Pemilu dan Pilkada 2024. Hal itu diungkapkan Anggota Dewan DKPP, Ratna Dewi Pettatolo.
Soffi Amira - Jumat, 21 November 2025
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
Indonesia
Golkar Nilai Putusan MK soal Pemilu Bisa Jadi Bumerang dan Guncang Dunia Politik Indonesia
Adies berpendapat bahwa MK seharusnya berfungsi sebagai negative legislature
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 Juli 2025
Golkar Nilai Putusan MK soal Pemilu Bisa Jadi Bumerang dan Guncang Dunia Politik Indonesia
Indonesia
DKPP Ingatkan Potensi PSU Berulang seperti di Pilkada 2024, Minta Integritas Penyelenggara Diperketat
Ketua DKPP mengingatkan pentingnya mitigasi terhadap isu-isu krusial yang muncul dalam penyelenggaraan Pilkada di 2024.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 14 Juli 2025
DKPP Ingatkan Potensi PSU Berulang seperti di Pilkada 2024, Minta Integritas Penyelenggara Diperketat
Indonesia
Paradok MK Bikin Panas! Legislator Bongkar Kejanggalan Putusan Pemilu Terbaru
Khozin menilai bahwa putusan terbaru MK ini akan berdampak komplikatif secara konstitusional
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Juni 2025
Paradok MK Bikin Panas! Legislator Bongkar Kejanggalan Putusan Pemilu Terbaru
Indonesia
Ketua KPU Nilai Pemilu Terpisah Ideal, Singgung Kematian Petugas di 2019
Afifuddin mengaku telah membatasi jumlah pemilih di setiap TPS untuk meminimalkan korban
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Juni 2025
Ketua KPU Nilai Pemilu Terpisah Ideal, Singgung Kematian Petugas di 2019
Indonesia
Pisahkan Pemilu Nasional dan Lokal Mulai 2029, MK: Agar Fokus dan Tak Tambah Beban Kerja
Putusan ini diucapkan dalam Sidang Pengucapan Putusan yang digelar pada Kamis (26/6) di Ruang Sidang Pleno MK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 26 Juni 2025
Pisahkan Pemilu Nasional dan Lokal Mulai 2029, MK: Agar Fokus dan Tak Tambah Beban Kerja
Indonesia
Hentikan Penghitungan Suara Sepihak, Anggota Bawaslu Jaktim Diperiksa DKPP
DKPP akan mendengarkan keterangan dari para pihak, baik pengadu, teradu, saksi, maupun pihak terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Mei 2025
Hentikan Penghitungan Suara Sepihak, Anggota Bawaslu Jaktim Diperiksa DKPP
Indonesia
Cabup Pilkada Boven Digul Nomor Urut 3 Diganti, Coblos Ulang 6 Agustus Anggaran Rp 21,2 M
Ada pergantian calon bupati (Cabup) nomor urut 3 Petrus Ricolombus Omba sesuai dengan amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK)
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Mei 2025
Cabup Pilkada Boven Digul Nomor Urut 3 Diganti, Coblos Ulang 6 Agustus Anggaran Rp 21,2 M
Bagikan