Seni

Djakarta International Theater Platform 2023 Angkat Tema 'Crossing Zones'

Febrian AdiFebrian Adi - Rabu, 16 Agustus 2023
Djakarta International Theater Platform 2023 Angkat Tema 'Crossing Zones'

Komite Teater DKJ kembali gelar festival internasional teater. (Foto: Dok. DKJ)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JAKARTA tak hanya ibukota negara, tapi juga etalase untuk seni pertunjukan dan tempat pertemuan antara seniman teater dan internasional. Untuk merealisasikan peran tersebut, Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) kembali menggelar program Djakarta International Theater Platform (DITP) 2023.

Didukung oleh Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (UP PKJ TIM) dan Jakarta Propertindo (Jakpro), tahun ini Komite Teater mengusung tema “Crossing Zones”. Program ini akan diselenggarakan secara luring serentang 13-20 Agustus 2023 di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta.

Baca juga:

Sayembara Menulis Kritik Film dari Dewan Kesenian Jakarta 2023 Resmi Dibuka

Program tersebut diharapkan menghasilkan kolaborasi dalam proses penciptaan karya melalui Studio Kolaborasi, pementasan capaian karya artistik panggung yang segar melalui pendekatan lintas media, lintas disiplin dan kerja penelitian arsip serta pertukaran gagasan melalui diskusi dan lokakarya.

Dalam DITP 2023 ini, kita dapat menyaksikan sajian pertunjukan, sebagai berikut:

1. “Medea and Its Double” oleh Seoul Factory for The Performing Arts (Korea Selatan)

Pertunjukan ini merupakan sebuah interpretasi atas lakon tragedi Yunani Kuno Medea karya Euripides. Sutradara Hyoung-Taek Limb memecah tokoh Medea menjadi dua sosok yang diperankan oleh dua aktris, yang menggambarkan dua sisi Medea dalam waktu bersamaan; saling menatap; terkejut dengan apa yang mereka lihat satu sama lain.

2. “Monster Ikan” oleh Studio Collaboration 1.0 (Indonesia, Japan, Malaysia, & Thailand)

Pertunjukan ini merupakan kolaborasi antara beberapa seniman teater Jakarta yang rata-rata berusia muda dengan seniman teater dari Jepang, Malaysia, dan Thailand.

Secara tematik, pertunjukan ini menampilkan jejaring isu yang bermula dari persoalan perairan dan lautan yang melahirkan kaitan dengan topik utopia-distopia, mitos kota, hingga isu ibu kota Nusantara.

3. “Beras Dhumpah” oleh Language Theatre (Madura)

Sutradara Sangat Mahendra dalam karya ini terus berjalan antara masa lalu dan masa kini, memecahkan batas melalui kata. Ada kata 'beras' dan 'dhumpah' yang diambil dari dialek Madura yang berarti 'tumpah'. Pertunjukan ini menelusuri kemungkinan dua kata itu dalam tradisi lokal, khususnya tradisi Madura.

Baca juga:

Dewan Kesenian Jakarta Hentikan Kegiatan Ruang Seni di PKJ TIM

4. “Satu Sekoci dengan yang Kubenci” oleh Irwan Ahmett (Jakarta)

Samudra tidak lagi terbaca sebagai suatu badan air belaka, tapi juga mengandung riwayat manusia, alam, peradaban, dan pelayaran.

Ziarah air telah dilakukan Irwan Ahmett (Iwang) sejak 2018, berjalan kaki melewati berbagai badan air. Ia berupaya membebaskan jiwanya dan menemui berbagai peristiwa sosial sepanjang perjalanan. Ia membebaskan resonansi air yang menggetarkan tubuh.

5. “Waktu Batu Rumah yang Terbakar” oleh Garasi Performance Institute (Yogyakarta)

Garasi Performance Institute terus melacak kemungkinan tafsir lain dan perspektif ruang yang berbeda dari mitos waktu batu.

Dengan menghadirkan teknologi visual dan ketubuhan, mereka menyebutnya sebagai karya pertunjukan silang media (teater x video game x sinematografi) yang bersifat kolaboratif. Pertunjukan ini melakukan pembacaan kritis terhadap masa transisi mitologi Jawa tersebut menuju masa kini.

6. “New Illusion” oleh chelfitsch (Jepang)

Pengaburan batas yang didorong artistik panggung menjadi semakin kuat dengan kehadiran teknologi komunikasi. Dorongan artistik melalui teknologi ditawarkan oleh Toshiki Okada dan kelompok chelfitsch dalam karya "New Illusion".

Cara pandang artistik ini mengaburkan perbedaan antara yang nyata dan yang tidak di panggung seni pertunjukan bernama EIZO-Theater, yang menggunakan teknik video mapping dan proyeksi menciptakan ilusi dinamis yang berinteraksi dengan para pemain.

Keterlibatan banyak pihak dalam suatu proyek seni dapat memantik kreativitas serta menghasilkan banyak pihak dalam suatu proyek seni dapat memantik kreativitas serta menghasilkan lebih banyak ide dibanding apabila hanya melibatkan satu keahlian seni saja. (far)

Baca juga:

DKJ Umumkan Para Pemenang Sayembara Novel dan Manuskrip Puisi 2023

#Agustus Sebangsa Panjat Sosial #Teater #Taman Ismail Marzuki
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Berita Foto
Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Senja Teduh Pelita, Adaptasi Lagu MALIQ & D’Essentials
Para pemeran mementaskan teater musikal bertajuk "Senja Teduh Pelita' adaptasi lagu MALIQ and D'Essentials dalam konfereni pers di Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 03 Juni 2026
Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Senja Teduh Pelita, Adaptasi Lagu MALIQ & D’Essentials
ShowBiz
Drama Musikal 'Mar' Comeback, Hadirkan Panggung 360 Derajat Visualisasi Ciamik Bandung Lautan Api
Pertunjukan drama musikal Mar kembali lagi ke panggung pertunjukan di Ciputra Artpreneur, Jakarta Pusat, pada 15-17 Mei 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
Drama Musikal 'Mar' Comeback, Hadirkan Panggung 360 Derajat Visualisasi Ciamik Bandung Lautan Api
Berita Foto
Pameran Mini Astronomi di Planetarium Jakarta Ajak Pengunjung Mengenal Gerhana Lebih Dekat
Pengunjung mengamati berbagai karya visual Gerhana dalam Pameran Mini Astronomi di Planetarium, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Pameran Mini Astronomi di Planetarium Jakarta Ajak Pengunjung Mengenal Gerhana Lebih Dekat
Berita Foto
Antusias Warga Amati Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta dengan Teropong Bintang
Seorang warga melihat Gerhana Bulan Total dengan memakai teropong bintang di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/226).
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Antusias Warga Amati Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta dengan Teropong Bintang
Berita Foto
Mengintip Latihan Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Perahu Kertas di Jakarta
Pelakon musikal Perahu Kertas berakting pada sesi latihan di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Mengintip Latihan Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Perahu Kertas di Jakarta
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Ini Alasan Gubernur Pramono Mau Pindahkan Kampus IKJ dari TIM ke Kota Tua
Kehadiran mahasiswa IKJ akan menjadi penggerak utama dalam menghidupkan Kota Tua.
Wisnu Cipto - Senin, 20 Oktober 2025
Ini Alasan Gubernur Pramono Mau Pindahkan Kampus IKJ dari TIM ke Kota Tua
Berita Foto
Menilik Festival Pustakarsa 2025 Bertajuk Lo Jual Gua Beli di Taman Ismail Marzuki Jakarta
Pengunjung mengamati instalasi dan arsip foto lama yang dipamerkan pada Festival Pustakarsa di Galeri Emiria Soenassa Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/10/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 18 Oktober 2025
Menilik Festival Pustakarsa 2025 Bertajuk Lo Jual Gua Beli di Taman Ismail Marzuki Jakarta
ShowBiz
Mengenang Pramoedya Ananta Toer lewat 'Bunga Penutup Abad'
Kehadiran pertunjukan ini kembali menegaskan bahwa karya-karya Pram tidak hanya bersifat abadi, tetapi juga tetap relevan.
Dwi Astarini - Senin, 01 September 2025
Mengenang Pramoedya Ananta Toer lewat 'Bunga Penutup Abad'
Berita Foto
Mengintip Sesi Latihan Jelang Pementasan Teater Bertajuk Bunga Penutup Abad
Happy Salma memerankan Nyai Ontosoroh beradu akting dengan Reza Rahadian memerankan Minke dalam sesi latihan pementasan teater bertajuk "Bunga Penutup Abad" di Jakarta, Kamis (21/8/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 21 Agustus 2025
Mengintip Sesi Latihan Jelang Pementasan Teater Bertajuk Bunga Penutup Abad
Bagikan