Senja Teduh Pelita Penggabungan Musik, Teater, dan Narasi Kuat Membuka Babak Baru MALIQ & D'Essentials.

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Senja Teduh Pelita Penggabungan Musik, Teater, dan Narasi Kuat Membuka Babak Baru MALIQ & D'Essentials.

Musikal Senja Teduh Pelita resmi digelar. (Foto: dok/galeri indonesia kaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Musikal Senja Teduh Pelita menjadi panggung baru bagi kisah orisinal yang memadukan fiksi ilmiah dan refleksi tentang masa depan, tetapi juga membuka babak baru bagi karya-karya MALIQ & D'Essentials.

Bagi band tersebut, pertunjukan ini menjadi ruang di mana lagu-lagu mereka mendapatkan makna dan kehidupan yang berbeda dari sebelumnya.

Musikal hasil kolaborasi Indonesia Kaya, Jakarta Movin, dan MALIQ & D'Essentials ini resmi dipentaskan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 3–12 Juli 2026. Mengangkat kisah tentang sekelompok anak yang berusaha membangun kembali peradaban setelah dunia mengalami kehancuran, pertunjukan ini menghadirkan sekitar 20 lagu MALIQ & D'Essentials sebagai bagian penting dari alur cerita.

Sejumlah lagu seperti "Senja Teduh Pelita", "Himalaya", "Aurora", "Jalan Pulang", hingga materi dari album terbaru Begini Begitu diinterpretasikan ulang untuk mengiringi perjalanan emosional para karakter di atas panggung.

Baca juga:

Musikal 'Senja Teduh Pelita' Resmi Pentas, Angkat Kisah Fiksi Ilmiah dengan Lagu-lagu MALIQ & D'Essentials

Mewakili MALIQ & D'Essentials, Angga Puradiredja mengaku terharu melihat lagu-lagu yang selama ini dikenal publik kini hadir dalam bentuk yang berbeda melalui medium teater musikal.

"Hari ini, lewat Musikal Senja Teduh Pelita, lagu-lagu kami menemukan rumah baru. Mereka tidak lagi hanya hadir untuk didengar, tapi juga untuk dilihat, dirasakan, dan dihidupkan dalam sebuah dunia yang baru. Mungkin memang begitulah seharusnya karya hidup. Ia tidak berhenti di bentuk pertamanya."

Sebuah karya musik sejatinya memiliki kesempatan untuk terus berkembang dan menemukan bentuk-bentuk baru seiring waktu. Melalui pertunjukan musikal ini, lagu-lagu MALIQ & D'Essentials tidak lagi berdiri sebagai karya yang dinikmati secara terpisah, melainkan menjadi bagian dari sebuah narasi yang utuh, memperkuat emosi sekaligus memperluas cara penonton memaknai setiap lagu.

Ia pun berharap pengalaman menyaksikan Musikal Senja Teduh Pelita dapat memberikan perspektif baru bagi para penonton terhadap lagu-lagu yang selama ini telah akrab di telinga mereka.

"Semoga pertunjukan ini menjadi ruang yang hangat untuk bertemu kembali dengan lagu-lagu yang mungkin sudah kita kenal, melalui pengalaman yang berbeda. Dan semoga, setelah pertunjukan ini selesai, lagu-lagu itu pulang bersama kalian dengan cara dan rasa yang baru."

Harapan tersebut mencerminkan keinginan MALIQ & D'Essentials agar karya-karya mereka terus hidup dan berkembang, tidak hanya melalui rekaman atau penampilan konser, tetapi juga lewat medium seni pertunjukan yang mampu menghadirkan dimensi emosional baru bagi para penikmatnya.

Dengan memadukan musik, teater, dan narasi yang kuat, Musikal Senja Teduh Pelita menjadi salah satu proyek kolaborasi yang memperlihatkan bagaimana lagu-lagu populer dapat diinterpretasikan kembali menjadi sebuah pengalaman artistik yang utuh. Bagi MALIQ & D'Essentials, pertunjukan ini bukan sekadar adaptasi karya, melainkan perjalanan baru yang memperpanjang kehidupan lagu-lagu mereka sekaligus mempererat hubungan dengan para pendengar. (Far)

#Teater #Film Musikal #Drama Musikal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Senja Teduh Pelita Penggabungan Musik, Teater, dan Narasi Kuat Membuka Babak Baru MALIQ & D'Essentials.
Sejumlah lagu seperti "Senja Teduh Pelita", "Himalaya", "Aurora", "Jalan Pulang", hingga materi dari album terbaru Begini Begitu diinterpretasikan ulang untuk mengiringi perjalanan emosional para karakter
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Senja Teduh Pelita Penggabungan Musik, Teater, dan Narasi Kuat Membuka Babak Baru MALIQ & D'Essentials.
Berita Foto
Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Senja Teduh Pelita, Adaptasi Lagu MALIQ & D’Essentials
Para pemeran mementaskan teater musikal bertajuk "Senja Teduh Pelita' adaptasi lagu MALIQ and D'Essentials dalam konfereni pers di Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 03 Juni 2026
Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Senja Teduh Pelita, Adaptasi Lagu MALIQ & D’Essentials
ShowBiz
Drama Musikal 'Mar' Comeback, Hadirkan Panggung 360 Derajat Visualisasi Ciamik Bandung Lautan Api
Pertunjukan drama musikal Mar kembali lagi ke panggung pertunjukan di Ciputra Artpreneur, Jakarta Pusat, pada 15-17 Mei 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
Drama Musikal 'Mar' Comeback, Hadirkan Panggung 360 Derajat Visualisasi Ciamik Bandung Lautan Api
Berita Foto
Jelang Pementasan Musikal Perahu Kertas Hidupkan Kembali Mimpi Kugy dan Keenan
Pemeran Kugy dan Kenan menyanyikan lagu OST Perahu Kertas di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Januari 2026
Jelang Pementasan Musikal Perahu Kertas Hidupkan Kembali Mimpi Kugy dan Keenan
Berita Foto
Mengintip Latihan Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Perahu Kertas di Jakarta
Pelakon musikal Perahu Kertas berakting pada sesi latihan di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Mengintip Latihan Jelang Pementasan Teater Musikal Bertajuk Perahu Kertas di Jakarta
Berita Foto
Jelang Pementasan Musikal Perahu Kertas Usung Tema Hidupkan Lagi Mimpi-Mimpi
Penyanyi Eunike Elisaveta melantunkan lagu Perahu Kertas jelang pementasan Musikal Perahu Kertas di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Selasa (18/11/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 19 November 2025
Jelang Pementasan Musikal Perahu Kertas Usung Tema Hidupkan Lagi Mimpi-Mimpi
ShowBiz
Jennifer Lopez Bersinar di Film Kiss of the Spider Woman, Tayang November 2025
Jennifer Lopez tampil memukau di film musikal Kiss of the Spider Woman yang tayang 7 November 2025, bersama Diego Luna dan Tonatiuh.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 November 2025
Jennifer Lopez Bersinar di Film Kiss of the Spider Woman, Tayang November 2025
ShowBiz
Mengenang Pramoedya Ananta Toer lewat 'Bunga Penutup Abad'
Kehadiran pertunjukan ini kembali menegaskan bahwa karya-karya Pram tidak hanya bersifat abadi, tetapi juga tetap relevan.
Dwi Astarini - Senin, 01 September 2025
Mengenang Pramoedya Ananta Toer lewat 'Bunga Penutup Abad'
Berita Foto
Mengintip Sesi Latihan Jelang Pementasan Teater Bertajuk Bunga Penutup Abad
Happy Salma memerankan Nyai Ontosoroh beradu akting dengan Reza Rahadian memerankan Minke dalam sesi latihan pementasan teater bertajuk "Bunga Penutup Abad" di Jakarta, Kamis (21/8/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 21 Agustus 2025
Mengintip Sesi Latihan Jelang Pementasan Teater Bertajuk Bunga Penutup Abad
Berita Foto
Jelang Pertunjukan Teater Bertajuk Bunga Penutup Abad di Jakarta
Produser sekaligus Pemeran Teater Happy Salma (kedua kanan), Aktris Chelsea Islan (kedua kiri), dan Aktor Reza Rahadian (kiri), Pemeran Teater Sajani Arifin (kanan), memberikan keterangan kepada media jelang pertunjukan teater bertajuk Bunga Penutup Abad di Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Didik Setiawan - Jumat, 15 Agustus 2025
Jelang Pertunjukan Teater Bertajuk Bunga Penutup Abad di Jakarta
Bagikan