Ditjen Imigrasi Sebut Benny Wenda Warga Negara Inggris

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 05 September 2019
Ditjen Imigrasi Sebut Benny Wenda Warga Negara Inggris

Benny Wenda. (Foto/westpapua01.blogspot.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menyatakan Benny Wenda bukan lagi warga negara Indonesia (WNI). Menurutnya, ketua Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat (ULWMP) itu saat ini telah menetap dan menjadi warga negara (WN) Inggris.

“Iya (bukan WNI), yang bersangkutan WN Inggris,” kata Kasubag Humas Ditjen Imigrasi, Sam Fernando saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (5/9).

Baca Juga:

Benny Wenda Tuding Indonesia Perlakukan Papua Seperti Timor Leste

Sam menjelaskan Benny telah menerima suaka politik dari pemerintahan Inggris sejak 2003. Bahkan, kata dia, sejak saat itu Benny dan keluarganya telah menetap di salah satu negeri Britania Raya tersebut.

Benny Wenda (@BennyWenda)
Benny Wenda (@BennyWenda)

“Yang bersangkutan sejak 2003 sudah menerima suaka politik dari Inggris dan telah bermukim di sana bersama keluarganya,” ungkapnya.

Namun, Ditjen Imigrasi saat ini belum bisa memastikan sejak kapan Benny mendapat kewarganegaraan Inggris. Sam menyebut pihanya masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menelusuri informasi kewarganegaraan Benny.

“Kami sedang mencari info terkait sejak kapan yang bersangkutan jadi WN Inggris, kami sedang berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya,” tandasnya.

Baca Juga:

Wiranto Akui Sulit Tangkap Benny Wenda karena Perlindungan Asing

Polisi tengah memburu keberadaan Benny yang diduga sebagai provokator kerusuhan di Papua dan Papua Barat beberapa waktu lalu. Benny disebut kerap menyebar informasi palsu dan fitnah tentang Papua.

Benny juga sering menyebut Pemerintah Indonesia menelantarkan Papua dan Papua Barat. Informasi palsu itu dibagikan lewat media sosial Twitter.

Benny bahkan meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membantu kemerdekaan Papua. Sedikitnya, ada 52 ribu konten hoaks soal kerusuhan di Papua dan Papua Barat yang disebar ke media sosial, salah satu pelakunya Benny. (Pon)

Baca Juga:

Benny Wenda Disebut Sebagai Aktivis yang Dilindungi Asing

#Papua #WNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Klaus Thymann Petakan Gletser Terakhir Papua yang di Ambang Kepunahan
Melalui ekspedisi Project Pressure, ia berupaya mendokumentasikan sisa-sisa gletser tropis Papua yang terus menyusut akibat perubahan iklim.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Klaus Thymann Petakan Gletser Terakhir Papua yang di Ambang Kepunahan
Indonesia
Kemenlu Pasikan Belum Ada Info WNI Jadi Korban Tabrakan Kereta di Spanyol
KBRI Madrid juga menyatakan akan terus memantau perkembangan informasi dari otoritas setempat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Kemenlu Pasikan Belum Ada Info WNI Jadi Korban Tabrakan Kereta di Spanyol
Indonesia
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Upaya OMC memicu hujan di wilayah utara dan tengah Merauke, bagian selatan Boven Digoel, serta bagian selatan Mappi.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Indonesia
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Prajurit menemukan beberapa senapan angin tanpa laras, selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter, gelang bermotif Bintang Kejora, kamera, dan telepon genggam rusak
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Indonesia
Kerusuhan Demo Prancis Kian Membara, WNI Diimbau Ekstra Waspada!
Gelombang demo pelajar di Paris berujung kerusuhan. Kemlu dan KBRI Paris imbau WNI waspada, hindari kerumunan, dan rilis nomor hotline darurat!
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Oktober 2026
Kerusuhan Demo Prancis Kian Membara, WNI Diimbau Ekstra Waspada!
Indonesia
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Dua WNI terluka akibat serangan Houthi di Bandara Riyadh. KBRI ingatkan sanksi pidana berat dari Saudi jika nekat sebar foto/video rudal!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Indonesia
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
WNI di Arab Saudi diimbau agar tetap tenang, mengutamakan keselamatan, serta mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bagikan