Dishub Solo Pasang Rambu Larangan, Persempit Gerak Bajaj dalam Angkut Penumpang

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 14 Februari 2026
Dishub Solo Pasang Rambu Larangan, Persempit Gerak Bajaj dalam Angkut Penumpang

Dishub Solo pasang larangan bajaj melintas di jalan dalam Kota Solo, Sabtu (14/2). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DINAS Perhubungan Kota Solo kembali memasang rambu larangan bajaj di sejumlah ruas jalan. Sedikitnya ada lima ruas jalan resmi tak boleh dilintasi kendaraan transportasi roda tiga berbasis online itu.

Sebelumnya, beberapa bulan lalu, rambu larangan bajaj telah dipasang langsung oleh Wali Kota Surakarta Respati Ardi di Jl Slamet Riyadi. Selang beberapa waktu, desakan dari komunitas ojek online (ojol) membuat pemerintah bertindak tegas.

Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kota Surakarta Yulianto mengatakan pemasangan rambu ini sesuai dengan SE Larangan Operasional Bajaj di Surakarta sehingga pihaknya memasang rambu larangan bajaj di Solo.

“Pemasangan pertama di Jl Slamet Riyadi dan kemudian hari ini kami pasang di Jl Jenderal Sudirman, Jl Urip Sumoharjo, Jl Adi Sucipto, dan Jl Dr Radjiman," kata Yulianto, Sabtu (14/2).

Ia mengatakan rambu larangan bergambar bajaj coret lengkap dengan keterangan 'Bajaj Online Dilarang Masuk' itu dipasang dibeberapa titik di setiap ruas jalan yang dilarang untuk dilewati.

Baca juga:

Dishub Solo Setop Operasional Bajaj Online, tak Punya TNKB dan STNK


Dengan pemasangan rambu larangan ini, kata dia, Dishub Surakarta maupun Satlantas Polresta bisa melakukan penindakan secara langsung apabila bajaj online nekat melintas di lokasi yang sudah dipasangi rambu larangan. "Teman-teman bajaj online yang nekat melintas bisa kami tindak karena pelanggaran lalu lintas oleh kepolisian maupun kami,” tegas dia.

Ia berharap masyarakat maupun pengguna bajaj online bisa memahami larangan ini. Sementara itu, operator diharapkan bisa lebih bijak dalam beroperasi dengan peran sebagai angkutan permukiman kawasan tertentu. "Kami harap operator bisa melakukan perubahan pada rute-rute yang sudah dilarang pemerintah kota," kata Yulianto.

Secara terpisah, Kasatlantas Polresta Surakarta Kompol Agung Yudiawan membenarkan pemasangan rambu dilakukan setelah melalui serangkaian rapat koordinasi antara Dishub, kepolisian, dan Pemerintah Kota Surakarta. Selanjutnya, proses sosialisasi kepada pengemudi bajaj serta pihak-pihak terkait akan dilakukan sebelum melakukan penindakan bagi pelanggar. Bagi pengemudi bajaj yang tetap nekat melintas di ruas jalan yang telah ditetapkan, sanksi berupa tilang akan diberlakukan.

"Kami sudah memasang atau menambah rambu-rambu larangan untuk kendaraan bajaj melintas di jalan Kota Surakarta. Setelah ini, nanti akan diadakan sosialisasi dan kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Polemik Bajaj Online di Solo: Pengemudi Becak Menolak Keras, Dianggap Belum Berizin





#Solo #Bajaj Online #Lalu LIntas
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Imbas Perbaikan Jalan Ambles, Arah Lenteng Agung–Depok Ditutup Hingga Besok Pagi!
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menutup sementara ruas Jalan Lenteng Agung Raya arah selatan menuju Depok, Senin (1/6) pukul 14.00 WIB hingga Selasa (2/6) pukul 05.00 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Imbas Perbaikan Jalan Ambles, Arah Lenteng Agung–Depok Ditutup Hingga Besok Pagi!
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Porsi Tilang di Tempat Diperbesar dari 5% Jadi 30% saat Razia Operasi Patuh 2026
Korlantas Polri menaikkan porsi tilang manual dari 5% menjadi 30% dalam Operasi Patuh 2026.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Porsi Tilang di Tempat Diperbesar dari 5% Jadi 30% saat Razia Operasi Patuh 2026
Indonesia
Jalan Daan Mogot bakal Ditutup karena Proyek, Legislator Minta Pemprov DKI Serius Tangani Rekayasa Lalin
Tanpa adanya proyek-proyek, Jalan Daan Mogot itu sudah terkenal macet.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jalan Daan Mogot bakal Ditutup karena Proyek, Legislator Minta Pemprov DKI Serius Tangani Rekayasa Lalin
Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
: Polresta Surakarta amankan 33 suporter Persis Solo karena membawa flare, smoke, petasan, dan miras saat laga kontra Dewa United di Stadion Manahan.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
 Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Xi'an China adalah kota sejarah dan budaya seperti halnya di Solo yang juga memiliki banyak jejak peninggalan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Bagikan