Dishub Solo Pantau Kelayakan Armada Bus Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 14 Desember 2023
Dishub Solo Pantau Kelayakan Armada Bus Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Petugas tim gabungan mengecek kelayakan bus jelang Nataru, Kamis (14/12). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Solo bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah X Jawa Tengah dan Satlantas Polresta Surakarta melakukan ramcek ke sejumlah garasi Perusahaan Otobus (PO) di Solo.


Hal itu dilakukan untuk memastikan armada yang beroperasi selama libur Natal dan Tahun Baru aman dan layak beroperasi.

Baca Juga:

Bank Mandiri Sebarkan Uang Elektronik Sebanyak 548.000 Jelang Nataru


Kepala Bidang Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Solo, Henry Satya, mengatakan pengecekan armada bus tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan pihaknya jelang momen-momen besar yang melibatkan banyaknya pergerakan masyarakat. Salah satunya seperti saat momen libur panjang Natal dan Tahun Baru pada setiap tahunnya itu.


“Ada tiga lokasi PO Bus yang kita datangi untuk periksa kelayakannya. Pengecekan kelengkapan fisik dan administrasi armada dilakukan secara menyeluruh,” ujar Henry, Kamis (14/12).


Dia menjelaskan pengecekan meliputi kelengkapan surat izin yang diperlukan seperti SIM, STNK pengemudi, izin trayek, dan sejenisnya. Setelah semua dipastikan siap, pengecekan fisik kemudian dilakukan dengan mengecek bagian mesin, rem, ban, lampu, hingga keberadaan sejumlah alat kedaruratan seperti APAR dan pemecah kaca darurat.


“Pengecekan di PO Rosalia Indah dan PO Mata Trans semua armada yang ada di garasi laik jalan dan kami pasangi stiker Keselamatan LLAJ,” katanya.


Ia juga menekankan agar setiap armada hendak berangkat dilakukan pengecekan ulang terhadap armada dan sopir yang bertugas.

Baca Juga:

Meski Tilang Ditiadakan saat Libur Nataru, Polisi Diminta Tindak Tegas Pengendara yang Membahayakan

Dalam rangka menyiapkan layanan yang aman dan nyaman bagi penumpang, setiap PO diwajibkan memastikan setiap armada dan sopir nya untuk benar-benar fit sebelum melayani penumpang. Selain itu, PO harus mematuhi batas maksimal bagi seorang sopir bekerja yakni harus istirahat setelah 8 jam berkendara.


“Ini penting untuk memastikan keamanan para penumpang di jalan. Pastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam kondisi fit dan prima,” katanya.


Operasional PO Mata Trans, Wisnu Budi Prasetyo memastikan seluruh armadanya siap untuk melayani penumpang Naratu. Pihaknya pun memastikan pengecekan dilakukan setiap hari sebelum armada berangkat.


“Kami tetap mengutamakan keselamatan penumpang. Masukan petugas akan kami jalankan,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Operasikan 1.324 Bus selama Nataru, DAMRI Resmi Buka Penjualan Tiket

#Nataru #Solo
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
: Polresta Surakarta amankan 33 suporter Persis Solo karena membawa flare, smoke, petasan, dan miras saat laga kontra Dewa United di Stadion Manahan.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
 Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Xi'an China adalah kota sejarah dan budaya seperti halnya di Solo yang juga memiliki banyak jejak peninggalan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Indonesia
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
“Kita perbaiki tata kelola keuangan dana hibah. Ini dilakukan agar tidak terjadi penyelewengan ataupun praktik korupsi," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
Indonesia
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Pemkot Solo menggandeng Kejagung untuk merevitalisasi Sriwedari. Anggarannya ditaksir mencapai Rp 200 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Indonesia
31 Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Dirawat di Arab Saudi, Kelelahan dan Pengaruh Cuaca
Mereka dirawat karena adaptasi dengan cuaca, lelah, dan riwayat sakit pribadi. Sebelumnya ada 24 orang dirawat.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
31 Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Dirawat di Arab Saudi, Kelelahan dan Pengaruh Cuaca
Bagikan