Direktur Impor Kemendag : Peraturan Larangan Impor Tidak Efektif

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 14 Juli 2015
 Direktur Impor Kemendag : Peraturan Larangan Impor Tidak Efektif

Direktur Impor Kementerian Perdagangan Thamrin Latuconsina (Foto: kemendag.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Direktur Impor Kementerian Perdagangan RI, Thamrin Latuconsina mengatakan bahwa undang-undang terkait Peraturan Larangan Impor pakaian bekas yang lalu tidak efektif sehingga pakaian bekas yang di Impor dari berbagai negara bisa masuk dengan mudah ke Indonesia bahkan seakan-akan barang tersebut barang legal. Oleh sebab itu, nantinya, Peraturan yang baru ini akan dimasukan kedalam Perpres.

"Yang lalu enggak efektif. Karena, tidak ditegaskan di dalam lartas. Nah kalau yang sekarang ini di masukan ke dalam lartas," sambungnya.

Dia mengatakan, bahwa larangan Impor pakaian bekas memang tidak diizinkan. Karena, selain membahayakn kesehatan, pakaian bekas juga merendahkan martabat bangsa.

"Pakaian bekas ini juga nantinya dia kan bisa memproduksi pakaian yang di produksi dalam Negeri, Masa sih kita jadi tempat sampah ?" Sambungnya.

Di sisi lain, Humas Kemendag Ani Mulyati menegaskan, bahwa Penertiban Permendag 51 ini hanyalah pemehasan dari Permen sebelumnya. Jadi, bukan berarti impor pakaian bekas diizinkan pada Pemerintahan sebelumnya.

"Permendag ini hanya mempertegas peraturan sudah dimuat Permendag No.230. Kemudian dituangkan kembali 54 itu sangat jelas. Namun, seiring dinamika perdagangan ini enggak pernah terselesaikan. Kementerian Perdagangan dengan harapan kita bisa meminimize laju pertumbuhan imlor pakaian bekas, larangan itu sudah ada dari tahun 1970an," pungkasnya. (rfd)

 

Baca Juga:

Pangkas Birokrasi, Impor Tak Lagi Gunakan NPIK

SKK Migas Desak Kebijakan Penerapan Rupiah dalam Ekspor-Impor Ditinjau Ulang

Kerjasama Kementerian Perdagangan dan Garuda Indonesia

Kementerian Perdagangan Serahkan Temuan Kecap Beralkohol ke BPOM

Kementerian Perdagangan Gelar Pasar Murah di 12 Kelurahan

 

 

#Produk Impor #Kementerian Perdagangan #Pembatasan Impor
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Berita
Didukung Pusat Riset Terbesar di Asia, Coway Fokus Hadirkan Inovasi Air dan Udara yang Relevan
Coway mengandalkan pusat riset terbesar di Asia untuk mengembangkan solusi air dan udara berbasis teknologi. Perkenalkan air purifier terbaru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 30 Mei 2026
Didukung Pusat Riset Terbesar di Asia, Coway Fokus Hadirkan Inovasi Air dan Udara yang Relevan
Indonesia
Kemendag Tegur Shopee terkait Keluhan Konsumen, Banyak Barang tak Sesuai Pesanan
Kementerian Perdagangan memanggil Shopee, terkait banyaknya aduan konsumen. Shopee pun angkat bicara.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Kemendag Tegur Shopee terkait Keluhan Konsumen, Banyak Barang tak Sesuai Pesanan
Indonesia
Indonesia Bidik Pasar Eropa, Kemendag Dorong Ekspor Rempah Bernilai Tinggi
Kemendag RI genjot ekspor rempah ke Uni Eropa melalui CEPA. Peluang besar terbuka dengan dukungan mitra seperti Unispices Wazaran BV di Belanda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Indonesia Bidik Pasar Eropa, Kemendag Dorong Ekspor Rempah Bernilai Tinggi
Indonesia
Hasil Perjanjian Dagang Dengan AS, Sertifikat Halal Pakai Logo Dari Negara Produsen
“Produk dari Amerika tetap wajib halal. Sertifikasi bisa dilakukan di negara asal, lalu diregistrasi di Indonesia,”
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
Hasil Perjanjian Dagang Dengan AS, Sertifikat Halal Pakai Logo Dari Negara Produsen
Indonesia
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
BPJPH pastikan produk AS tetap wajib dua label halal meski ada kesepakatan dagang RI-AS. Skema MRA jamin standar halal tetap aman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 24 Februari 2026
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
Berita
Jawab Tantangan Kualitas Udara, Coway Hadirkan Sales Office Baru di Bandung
Coway mendirikan sales office di Bandung, Jawa Barat. Hal itu menjadi komitmen jangka panjang bagi warga perkotaan.
Soffi Amira - Jumat, 13 Februari 2026
Jawab Tantangan Kualitas Udara, Coway Hadirkan Sales Office Baru di Bandung
Indonesia
Indonesia Usulkan Lanjutan Negosiasi CEPA dengan Pakistan, Target Rampung 2027
Indonesia mendorong perluasan kerja sama ekonomi dengan Pakistan melalui CEPA. Negosiasi diusulkan berlanjut pada awal 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Indonesia Usulkan Lanjutan Negosiasi CEPA dengan Pakistan, Target Rampung 2027
Indonesia
Harga Minyakita Kerap Di Atas HET, DPR Minta Pengawasan Ketat Usai Terbitnya Permendag
Anggota Komisi VI DPR mengapresiasi terbitnya Permendag 43/2025 tentang Minyakita. Dorong peran Bulog dan ID Food serta pengawasan ketat agar harga sesuai HET.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
Harga Minyakita Kerap Di Atas HET, DPR Minta Pengawasan Ketat Usai Terbitnya Permendag
Indonesia
Penindakan ke Penjual Baju Thrifting Tidak Bakal Efektif, Harusnya Cegah di Pintu Masuk Impor
Baju thrifting yang telah masuk ke dalam pasar secara masif merupakan bukti besarnya minat masyarakat untuk bergaya menggunakan merek-merek ternama, meski harus membeli pakaian bekas.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 22 November 2025
Penindakan ke Penjual Baju Thrifting Tidak Bakal Efektif, Harusnya Cegah di Pintu Masuk Impor
Indonesia
Tampil di Pameran Dagang Alkes di Jerman, Sarung Tangan Medis Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp 200 Miliar
Kerja sama tersebut dijalin antara PT Haloni Jane dari Indonesia dan Excelmed Distribuidora De Materaiais Medicos E Odontologicos LTDA dari Brasil.
Dwi Astarini - Jumat, 21 November 2025
Tampil di Pameran Dagang Alkes di Jerman, Sarung Tangan Medis Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp 200 Miliar
Bagikan