Dinkes Solo Jamin Perawatan Kesehatan Bayi Tanpa Tempurung Kepala

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 12 Maret 2021
Dinkes Solo Jamin Perawatan Kesehatan Bayi Tanpa Tempurung Kepala

Muhammad Arkan Naufal Hidayatullah bayi asal Solo lahir tanpa tempurung kepala, Senin (8/3). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo, Jawa Tangah memastikan Muhammad Arkan Naufal Hidayatullah, bayi yang lahir tanpa tempurung kepala akan tetap mendapatkan perawatan yang layak.

Hal tersebut sangat penting karena kondisi bayi butuh perhatian lebih karena lahir dalam kondisi tidak sempurna.

Baca Juga

Lahir Tanpa Tempurung Kepala, Bayi Asal Solo Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, pihaknya akan terus memastikan kondisi bayi asal Solo yang lahir tanpa tempurung kepala dalam kondisi sehat. Pengawasan terhadap bayi terus dilakukan.

"Kami akan terus memberikan pendampingan agar bayi tersebut mendapatkan perawatan medis sesuai yang dibutuhkan," kata Ning sapaan akrabnya," Jumat (12/3).

Muhammad Arkan Naufal Hidayatullah (14 hari) bayi asal Solo lahir tanpa tempurung kepala, Senin (8/3). (MP/Ismail)

Muhammad Arkan Naufal Hidayatullah bayi asal Solo lahir tanpa tempurung kepala, Senin (8/3). (MP/Ismail)

Ia menjelaskan kondisi bayi saat ini sedang dirawat di rumah oleh kedua orang tuanya. Pemkot Solo sudah beberapa kali menjenguk bayi tersebut guna memantau kesehatannya.

"Kami pastikan bayi (Arkan) punya jaminan kesehatan. Jika sewaktu-waktu ada perawatan yang mengharuskan periksa ke dokter bisa ditangani segera," ucap dia.

Ning mengaku saat ini sedang menunjuk puskesmas setempat untuk memantau kondisi bayi selama 24 jam setiap harinya. Ia menegaskan seharusnya bayi itu mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, tidak di rumah.

"Kedua orang tua bayi yang menginginkan agar bayi dirawat di rumah. Padahal, kami siap membantu memberikan fasilitas kesehatan jika dirawat di rumah sakit," tutur dia.

Ning menambahkan selama dirawat di rumah bayi tidak boleh digendong. Rumah sakit juga meminjami tabung oksigen pada bayi selama dirawat di rumah.

"Untuk minum susu harus pakai selang, tidak bisa langsung ASI," tutup dia.

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Arkan Naufal Hidayatullah lahir tanpa tempurung kepala. Bayi pasangan Ayu Endang Pujiati (29) dan Syarifudin Hidayatullah (31) tersebut terlahir pada 22 Februari 2021.

Arkan panggilan akrabnya lahir secara caesar dengan berat 3 kilogram dan tinggi badan 4,8 sentimeter di sebuah rumah sakit swasta Kota Solo.

Ibu dari bayi Arka, Ayu mengaku sudah mengetahui kondisi Arkan terlahir tanpa tempurung kepala sejak kandungannya berusia 4 bulan.

Warga Kampung Sidorejo RT 01 /RW I, Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, ini tidak bisa berbuat banyak terlebih Arka sudah bernyawa dengan kondisi seperti ini. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Busui! Ini Makanan Wajib agar Bayi Sehat dan Pintar

#Solo #Pemkot Solo #Bayi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Indonesia
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Indonesia
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
PB XIV Hangabehi resmi dikukuhkan sebagai penerus PB XIII lewat upacara jumenengan. Sebelumnya Purbaya sudah mendeklarasikan diri sebagai PB XIV. Konflik daualisme kepemimpinan makin rumit.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Indonesia
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Gas metana merupakan salah satu penyebab kebakaran dan ada bahan yang mudah terbakar.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Indonesia
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Sejumlah titik api yang sebelumnya berkobar mulai padam. Kepulan asap membumbung tinggi ditiup angin masih terlihat di lokasi kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Ada dua RW yang berpotensi terdampak apabila kebakaran terus meluas dan sulit dipadamkan.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Indonesia
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Api masih membesar karena tiupan angin kencang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Bagikan