Dinkes DKI Stop Vaksinasi COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 18 Oktober 2022
Dinkes DKI Stop Vaksinasi COVID-19

Vaksinasi COVID-19. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketersediaan vaksin COVID-19 di Jakarta kini terbatas. Jumlahnya di seluruh ibu kota hanya mencapai ratusan.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan, sampai hari ini stok, vaksin COVID-19 di Jakarta tak sampai ribuan. Maka dari itu, Dinkes DKI tidak membuka layanan vaksin.

"Paling tinggal ratusan dosis di DKI sekarang tersebar," kata Ngabila saat dikonfirmasi, Selasa (18/10).

Baca Juga:

64,33 Juta Masyarakat Indonesia Sudah Divaksin Booster

Anak buah Widyastuti ini menerangkan, minimnya stok vaksin di ibu kota karena Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI belum mengirimkan vaksin. Ngabila juga mengaku belum tahu kapan Kemenkes memberikan stok vaksin ke Dinkes DKI.

"Kemenkes belum memberikan vaksin lagi," paparnya.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia mengakui, stok vaksin di sejumlah daerah terbatas. Salah satunya daerah ibu kota Jakarta.

Untuk mengatasi keterbatasan vaksin ini, lanjut Nadia, pihaknya akan merelokasikan vaksin yang di daerah mencukupi ke wilayah yang membutuhkan.

"Terbatas, tidak kosong. Karena sebagian tersebar di faskes tapi laju penyuntikan berbeda. Maka ada yang kosong ada yang masih ada walau terbatas. Oleh karena itu kita merelokasi dari daerah yang masih cukup," urainya.

Baca Juga:

Vaksin untuk Kanker Mungkin akan Tersedia Sebelum 2030

Nadia pun mengungkapkan, pihaknya berjanji dalam waktu dekat akan menyuplai dosis vaksin ke daerah-daerah yang stoknya terbatas.

"Insyaallah dalam 1 minggu ke depan sudah akan mulai tersedia kembali," terangnya.

Vaksin yang disuplai oleh Kemenkes RI nantinya dari produksi Indonesia dan juga dari luar negeri. Vaksin luar negeri ini bakal juga dikirim ke wilayah jika vaksin lokal kurang.

"Produksi dalam negeri dan bila kurang dari Covax," ungkapnya. (Asp)

Baca Juga:

Vaksin COVID-19 Mulai Langka, Ini Kata Kemenkes

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #Dinas Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Kasus influenza di Jakarta mengalami kenaikan. Pramono Anung menyebut peningkatan masih kecil, sementara Dinkes mencatat ISPA naik 15,7 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Indonesia
Pasien Cuci Darah Makin Muda, Dinkes DKI Ingatkan Warga Tak Sembarangan Beli Obat
Dinkes DKI Jakarta menyoroti pasien cuci darah yang semakin muda. Safitri Handayana menyebut pasien berusia 20 tahun sudah banyak mengakses layanan cuci darah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Pasien Cuci Darah Makin Muda, Dinkes DKI Ingatkan Warga Tak Sembarangan Beli Obat
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A
Kasus ISPA di Jakarta naik 15,7 persen. Namun, Dinkes DKI menegaskan bahwa penyebabnya bukan dari influenza A.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A
Indonesia
Pramono Targetkan Angka Stunting Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan angka stunting Jakarta turun dari sekitar 17 persen menjadi 14 persen dalam dua tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Pramono Targetkan Angka Stunting Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun
Indonesia
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Imbau Kelompok Rentan Kurangi Aktivitas di Luar
Dinkes DKI Jakarta mengimbau bayi, balita, dan lansia mengurangi aktivitas di luar rumah saat polusi udara Jakarta sedang tidak baik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Imbau Kelompok Rentan Kurangi Aktivitas di Luar
Lifestyle
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksin yang diberikan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Indonesia
Cuaca Tak Menentu dan Polusi Tinggi, Warga Jakarta Diminta Waspadai ISPA
Dinkes DKI Jakarta mengimbau masyarakat mewaspadai ISPA akibat cuaca yang tidak menentu dan tingginya polusi udara. Kenali gejala hingga langkah pencegahannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Cuaca Tak Menentu dan Polusi Tinggi, Warga Jakarta Diminta Waspadai ISPA
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Dinkes DKI Jakarta menemukan 3 kasus positif hantavirus dan 6 suspek. Masyarakat diminta waspada penularan virus dari tikus serta menjaga kebersihan lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Indonesia
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Dinkes DKI Jakarta mencatat empat kasus Hantavirus sepanjang 2026. DPRD DKI meminta Pemprov meningkatkan pengawasan dan langkah preventif agar tidak menyebar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Bagikan