MerahPutih.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo mencatat, sebanyak 450 kasus tuberkulosis (TBC) ditemukan di Solo, Jawa Tengah.
Data tersebut masuk pada Januari hingga Maret 2026. Sementara itu, memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia, Pemkot Solo menggelar aksi tracing massal dan layanan cek kesehatan gratis di kecamatan.
Wali Kota Solo, Respati Ardi menyebutkan, cek kesehatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat guna melakukan akselerasi penurunan angka TB di daerah.
“Kita skrining melalui cek kesehatan gratis dilakukan secara masif untuk menjaring potensi kasus baru sedini mungkin,” kata Ardi, Kamis (23/4).
Baca juga:
Targetkan Jakarta Bebas TBC 2030, Rano Karno Minta Warga Aktif Berperan
Ia mengatakan, pihaknya melakukan intervensi mendalam, terutama bagi keluarga dan kontak erat dengan penderita TB.
Selain fokus pada aspek medis, Pemkot Solo juga berkomitmen melakukan intervensi pada aspek lingkungan. Respati mengungkapkan bahwa rumah tidak layak huni (RTLH) yang ditempati pasien TB akan menjadi sasaran perbaikan.
“Ini krusial karena sanitasi dan sirkulasi udara yang buruk berpengaruh besar pada proses penyembuhan serta risiko penularan di lingkungan sekitar,” katanya.
Ia menyebutkan, penanganan TB itu panjang dan tidak boleh terputus. Salah satu faktor yang dibenahi terkait hunian layak huni.
Baca juga:
Tanam Ganja di Dalam Rumah, Pemuda di Solo Ditangkap Polresta Surakarta
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Solo, tercatat sedikitnya ada 405 kasus TBC yang ditemukan di Solo hingga Maret 2026.
Merespons angka tersebut, Pemkot Solo melakukan tracing intensif terhadap 100 orang kontak erat pasien terinfeksi TB.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Solo, Retno Erawati menyebutkan, layanan cek kesehatan ini merupakan upaya percepatan agar penderita segera mendapatkan penanganan yang tepat sesuai standar Kementerian Kesehatan.
“Ini adalah upaya percepatan penurunan kasus. Kami tindak lanjuti dengan tracing yang terintegrasi dengan layanan cek kesehatan gratis,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)