450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 23 April 2026
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif

Wali Kota Solo, Respati Ardi. Foto: Merahputih.com/Ismail

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo mencatat, sebanyak 450 kasus tuberkulosis (TBC) ditemukan di Solo, Jawa Tengah.

Data tersebut masuk pada Januari hingga Maret 2026. Sementara itu, memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia, Pemkot Solo menggelar aksi tracing massal dan layanan cek kesehatan gratis di kecamatan.

Wali Kota Solo, Respati Ardi menyebutkan, cek kesehatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat guna melakukan akselerasi penurunan angka TB di daerah.

“Kita skrining melalui cek kesehatan gratis dilakukan secara masif untuk menjaring potensi kasus baru sedini mungkin,” kata Ardi, Kamis (23/4).

Baca juga:

Targetkan Jakarta Bebas TBC 2030, Rano Karno Minta Warga Aktif Berperan

Ia mengatakan, pihaknya melakukan intervensi mendalam, terutama bagi keluarga dan kontak erat dengan penderita TB.

Selain fokus pada aspek medis, Pemkot Solo juga berkomitmen melakukan intervensi pada aspek lingkungan. Respati mengungkapkan bahwa rumah tidak layak huni (RTLH) yang ditempati pasien TB akan menjadi sasaran perbaikan.

“Ini krusial karena sanitasi dan sirkulasi udara yang buruk berpengaruh besar pada proses penyembuhan serta risiko penularan di lingkungan sekitar,” katanya.

Ia menyebutkan, penanganan TB itu panjang dan tidak boleh terputus. Salah satu faktor yang dibenahi terkait hunian layak huni.

Baca juga:

Tanam Ganja di Dalam Rumah, Pemuda di Solo Ditangkap Polresta Surakarta

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Solo, tercatat sedikitnya ada 405 kasus TBC yang ditemukan di Solo hingga Maret 2026.

Merespons angka tersebut, Pemkot Solo melakukan tracing intensif terhadap 100 orang kontak erat pasien terinfeksi TB.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Solo, Retno Erawati menyebutkan, layanan cek kesehatan ini merupakan upaya percepatan agar penderita segera mendapatkan penanganan yang tepat sesuai standar Kementerian Kesehatan.

“Ini adalah upaya percepatan penurunan kasus. Kami tindak lanjuti dengan tracing yang terintegrasi dengan layanan cek kesehatan gratis,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#TBC #Penyakit #Pemkot Solo #Dinas Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Dinkes DKI Jakarta menemukan 3 kasus positif hantavirus dan 6 suspek. Masyarakat diminta waspada penularan virus dari tikus serta menjaga kebersihan lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Dinkes DKI Jakarta mencatat empat kasus Hantavirus sepanjang 2026. DPRD DKI meminta Pemprov meningkatkan pengawasan dan langkah preventif agar tidak menyebar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Indonesia
Showcase MBG Solo Diserbu Warga, Ribuan Porsi Ludes di CFD
Showcase MBG II di Solo ramai diserbu warga. Ribuan porsi pun ludes ketika diserbu warga saat CFD pada Minggu (10/5).
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Showcase MBG Solo Diserbu Warga, Ribuan Porsi Ludes di CFD
Lifestyle
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Dokter Tirta buka suara soal Hantavirus. Ia menyebutkan, bahwa penularannya sangat sulit.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Indonesia
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Dua jemaah calon haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Kini, total calon haji yang meninggal dunia mencapai 12 orang.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Bagikan