Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola

Ilustrasi virus. (Foto: Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Aroma kecemasan mendadak menyelimuti wilayah perbatasan timur Benua Afrika saat ritual ramah-tamah harian harus terhenti seketika. Telapak tangan kini harus tetap berada di dalam saku pakaian, menjauhi sentuhan fisik sesama manusia guna menghindari kejaran kasus Ebola mematikan. Protokol kesehatan ketat mendadak mengubah cara bersosialisasi warga demi memutus rantai penularan virus mematikan tersebut.

Kementerian Kesehatan Uganda menetapkan larangan menjabat tangan serta praktik menyapa lain berpotensi menyebabkan penularan penyakit. Langkah drastis ini menyusul terkonfirmasinya dua kasus Ebola masuk ke wilayah mereka.

Baca juga:

Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau

Nile Post melaporkan, Kemkes Uganda terus memonitor dinamika penyakit di negara tersebut serta mengambil langkah pencegahan penularan. Saat ini, otoritas setempat mendeteksi dua kasus Ebola di Uganda, dengan salah satu pasien berujung fatal. Dua individu terinfeksi tersebut berstatus warga negara Republik Demokratik Kongo (DRC).

Status Darurat Global WHO

Melihat eskalasi ancaman, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (Public Health Emergency of International Concern/PHEIC). Keputusan ini keluar setelah grafik penularan menunjukkan tren kenaikan mengkhawatirkan.

Pemerintah harus bertindak cepat memonitor pergerakan warga perbatasan,

tegas perwakilan otoritas kesehatan sebagaimana dikutip Antara.

Tetangga jadi Ancaman Nyata

Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda. Padahal, laporan medis menunjukkan wabah Ebola terjadi di DRC sebelumnya sempat dinyatakan berakhir pada Oktober 2025.

Baca juga:

Tim Pengawas Haji Ingatkan Pemerintah Pantau Kesehatan Jemaah Terkait Hantavrus

Kini, kerja sama lintas batas menjadi fokus utama penanganan pandemi. Uganda memperketat pos pemeriksaan kesehatan sepanjang wilayah perbatasan darat guna memastikan tidak ada lagi kasus impor masuk tanpa terdeteksi.

Negara Jumlah Kasus Terdeteksi Jumlah Kematian Tercatat Kebijakan Darurat Diambil Status WHO
Uganda 2 Kasus (Warga Kongo) 1 Korban Jiwa Larangan jabat tangan & kontak fisik Darurat Global (PHEIC)
Kongo (DRC) Klaster Utama 131 Korban Jiwa Isolasi wilayah & pelacakan kontak Darurat Global (PHEIC)
#Uganda #Virus Ebola #Penyakit #Penyakit Menular
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Olahraga
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Amerika Serikat mewajibkan tes Ebola di semua bandara utama untuk mencegah penyebaran wabah selama Piala Dunia FIFA 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Dunia
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
CDC melarang sementara warga Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan masuk ke AS selama 30 hari akibat wabah Ebola
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
Dunia
Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran
Virus tersebut menyebar tanpa terdeteksi selama berminggu-minggu setelah kematian pertama yang diketahui.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
 Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Dunia
WHO Resmi Tetapkan Wabah Ebola Darurat Internasional
WHO telah mengirim tim ahli ke Uganda sejak Januari untuk membantu pemerintah setempat menangani wabah.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
WHO Resmi Tetapkan Wabah Ebola Darurat Internasional
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Lifestyle
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Dokter Tirta buka suara soal Hantavirus. Ia menyebutkan, bahwa penularannya sangat sulit.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Indonesia
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Dua jemaah calon haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Kini, total calon haji yang meninggal dunia mencapai 12 orang.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Bagikan