Dinkes DKI Gelar Gebyar Vaksinasi COVID-19 Dosis Keempat, Catat Waktu dan Lokasinya

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 23 Januari 2023
Dinkes DKI Gelar Gebyar Vaksinasi COVID-19 Dosis Keempat, Catat Waktu dan Lokasinya

Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga pada sentra vaksinasi bersama di Balai Kota Jakarta, Selasa (21/8). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta menggelar gebyar gebyar vaksinasi COVID-19 dosis penguat keempat (booster kedua) kepada aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat umum usia 18 tahun ke atas.

"Mulai Selasa 24 Januari hingga Jumat 27 Januari 2023," ujar Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Ngabila Salama di Jakarta, Senin (23/1).

Baca Juga

Dinkes DKI Edukasi Vaksinasi COVID-19 untuk Anak Usia 6 Bulan

Vaksinasi COVID-19 tersebut diadakan mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB dengan vaksin merek Pfizer dan Zifivax.

Adapun sebaran lokasi vaksinasi di antaranya Balai Kota Jakarta, Kantor Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu di gedung Mitra Praja Tanjung Priok, dan lima kantor wali kota DKI Jakarta.

Peserta dapat langsung ke tempat vaksinasi dan berlaku bagi KTP seluruh Indonesia.

Vaksinasi tersebut dapat melayani vaksinasi dosis pertama dan kedua untuk usia 12 tahun ke atas, dosis tiga dan empat usia 18 tahun ke atas.

Adapun jarak dosis dua ke tiga minimal tiga bulan dan jarak dosis tiga ke empat minimal enam bulan, tanpa perlu menunggu tiket di aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga

Vaksinasi COVID-19 Booster di Indonesia Capai 67,43 Juta Penduduk

Untuk mengakomodasi vaksinasi dosis keempat, Dinas Kesehatan DKI menyiagakan sekitar 300 titik per hari mulai 24 Januari 2023.

Selain itu, Dinkes DKI juga tetap membuka layanan vaksinasi COVID-19 untuk sore dan malam hari yang dapat diakses pada Senin-Jumat, mulai pukul 16.00-20.00 WIB di 44 Puskesmas Kecamatan DKI.

Layanan vaksinasi COVID-19 akhir pekan yakni Sabtu dan Minggu juga masih tetap dibuka.

Berdasarkan informasi Dinas Kesehatan DKI ada sekitar 70 lokasi vaksinasi COVID-19 akhir pekan untuk jadwal yang tersedia hingga Februari 2023.

Adapun sebaran 70 lokasi vaksinasi COVID-19 itu tersebar paling banyak di puskesmas kecamatan dan kelurahan, rumah sakit, rumah susun, ruang pelayanan terpadu ramah anak (RPTRA), klinik, hingga pusat perbelanjaan.

Untuk lokasi dan jadwal lengkap lokasi vaksinasi COVID-19 saat akhir pekan di enam wilayah DKI, masyarakat dapat mengakses tautan di Instagram Dinkes DKI Jakarta, @dinkesdki melalui:
https://www.instagram.com/p/CmvOovGvYtT/?igshid=YmMyMTA2M2Y=. (*)

Baca Juga

Capaian Vaksinasi COVID-19 Booster Ke-2 Bagi Lansia Masih Rendah

#Vaksinasi #COVID-19 #Dinas Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pasien Cuci Darah Makin Muda, Dinkes DKI Ingatkan Warga Tak Sembarangan Beli Obat
Dinkes DKI Jakarta menyoroti pasien cuci darah yang semakin muda. Safitri Handayana menyebut pasien berusia 20 tahun sudah banyak mengakses layanan cuci darah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Pasien Cuci Darah Makin Muda, Dinkes DKI Ingatkan Warga Tak Sembarangan Beli Obat
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A
Kasus ISPA di Jakarta naik 15,7 persen. Namun, Dinkes DKI menegaskan bahwa penyebabnya bukan dari influenza A.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A
Indonesia
Pramono Targetkan Angka Stunting Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan angka stunting Jakarta turun dari sekitar 17 persen menjadi 14 persen dalam dua tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Pramono Targetkan Angka Stunting Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun
Indonesia
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Imbau Kelompok Rentan Kurangi Aktivitas di Luar
Dinkes DKI Jakarta mengimbau bayi, balita, dan lansia mengurangi aktivitas di luar rumah saat polusi udara Jakarta sedang tidak baik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Imbau Kelompok Rentan Kurangi Aktivitas di Luar
Lifestyle
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksin yang diberikan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Indonesia
Cuaca Tak Menentu dan Polusi Tinggi, Warga Jakarta Diminta Waspadai ISPA
Dinkes DKI Jakarta mengimbau masyarakat mewaspadai ISPA akibat cuaca yang tidak menentu dan tingginya polusi udara. Kenali gejala hingga langkah pencegahannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Cuaca Tak Menentu dan Polusi Tinggi, Warga Jakarta Diminta Waspadai ISPA
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Dinkes DKI Jakarta menemukan 3 kasus positif hantavirus dan 6 suspek. Masyarakat diminta waspada penularan virus dari tikus serta menjaga kebersihan lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Indonesia
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Dinkes DKI Jakarta mencatat empat kasus Hantavirus sepanjang 2026. DPRD DKI meminta Pemprov meningkatkan pengawasan dan langkah preventif agar tidak menyebar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Bagikan