Dijamin Pemerintah, Seluruh Warga Surabaya Tidak Perlu Ragu Berobat ke RS

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Maret 2021
Dijamin Pemerintah, Seluruh Warga Surabaya Tidak Perlu Ragu Berobat ke RS

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menandatangani nota kesepakatan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. (Foto: Pemkot Surabaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seluruh warga Surabaya kini tidak perlu ragu untuk berobat ke rumah sakit. Pemerintah Kota Surabaya menerapkan aturan bagi warganya untuk memperoleh layanan jaminan kesehatan cukup menunjukkan KTP (Kartu Tanda Penduduk).

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menandatangani nota kesepakatan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Kantor Cabang Surabaya, terkait kerjasama program Jaminan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage) untuk warga Kota Surabaya, Selasa (16/3).

Baca Juga:

Nganggur, Pemkot Surabaya Ambil Alih Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan

"Mulai 1 April 2021, seluruh warga KTP Surabaya di manapun rumah sakit yang bekerjasama dengan pemerintah kota, cukup menggunakan KTP sudah bisa dilayani kesehatannya,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi atau Cak Eri, di Surabaya, Jatim, Rabu (17/3).

Ia menegaskan, kerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memastikan bahwa kini pendataan warga Surabaya pemegang jaminan kesehatan yang masuk sudah mencapai 90 persen lebih.

"Program ini juga untuk memastikan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan tanpa harus beralasan kesulitan finansial. Jadi untuk mendapat layanan kesehatan, warga KTP Surabaya nggak perlu lagi pakai surat keterangan miskin," katanya.

Cak Eri menegaskan, jika warga sebelumnya membayar BPJS secara mandiri kelas satu, lalu tiba-tiba tidak sanggup membayar, maka otomatis bisa dimasukkan kelas tiga dan menjadi tanggung jawab pemkot pembayarannya.

“Misal ada warga Surabaya sakit di (BPJS) kelas satu, tiba-tiba dia tidak mampu membayar, lalu dia ganti ke kelas tiga. Nah, jika mau pindah ke kelas tiga secara otomatis langsung (biaya) dicover pemerintah kota,” tuturnya.

Pemkot Surabaya siap menanggung pembayaran BPJS Kesehatan warga Surabaya jika sudah non-aktif saat warga tersebut resign atau tidak lagi bekerja di perusahaan yang menanggung biaya BPJS.

“Semoga tidak ada lagi warga Surabaya yang sakit dan sedih sebab tidak dilayani kesehatannya,” ungkap Cak Eri.

Saat ini Pemkot Surabaya tengah menggodok SOP batas waktu maksimal layanan di puskesmas, mulai dari mendaftar hingga menerima obat.

"Jangan sampai ada (warga) nanti datang berobat 15 menit, menunggunya 2 jam. Sehingga pelayanannya bisa lebih cepat,” ucapnya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Pemkot Surabaya)

Deputi Direksi Wilayah Jawa Timur BPJS Kesehatan, I Made Puja Yasa mengapresiasi proses pendataan kepesertaan jaminan kesehatan di Kota Surabaya. Terlebih jaminan kesehatan nasional merupakan program wajib diikuti sebagai upaya proteksi kesehatan finansial.

“Ini bukti komitmen luar biasa terkait kehadiran pemerintah dalam memastikan jaminan kesehatan di wilayah Kota Surabaya,” imbuh I Made.

Menurutnya, saat ini jumlah pendudukan yang tercover pada program ini secara nasional sebanyak 222 juta jiwa atau sekitar 82 persen dari total penduduk di Indonesia. Sedangkan di Jatim, jumlah penduduk yang tercover program ini sebanyak 30,9 juta jiwa dari 41 juta jiwa atau 75 persen dari total penduduk di Jatim yang sudah tercover.

"Untuk Surabaya, saat ini penduduk yang sudah tercover dari 2,9 itu ada 2,5 juta. Jadi sekitar 84,4 persen. Jadi saat ini saja Kota Surabaya sudah di atas rata-rata nasional,” paparnya.

Kendati Surabaya jadi kota/kabupaten berpenduduk terpadat di Jatim, lanjutnya, namun jumlah peserta jaminan kesehatan juga paling tinggi. Sebab untuk mencapai hal ini diperlukan komitmen dan kerja keras tinggi.

“Ini merupakan prestasi luar biasa. Terlebih Bapak Wali Kota juga menyampaikan bahwa warga (Surabaya) yang menunggak pembayaran (BPJS), itu juga langsung otomatis menjadi peserta yang dibiayai Pemkot. Inilah komitmen yang luar biasa di Pemkot Surabaya,” ungkap I Made. (Andika Eldon/Surabaya)

Baca Juga:

Penjual Ketan di Surabaya Gratiskan Dagangnya Bagi Warga yang Sudah Divaksin

#Surabaya #Pilkada Serentak #BPJS Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Prabowo meminta layanan BPJS ditingkatkan, termasuk memangkas antrean dan memastikan rumah sakit tidak membedakan pasien BPJS dengan pasien umum.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Indonesia
Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Kondisi Keuangan BPJS Kesehatan
Setiap bulan BPJS Kesehatan mengumpulkan iuran sekitar Rp 14 triliun per bulan. Namun, di saat yang sama harus mengeluarkan Rp 16 triliun per bulan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Kondisi Keuangan BPJS Kesehatan
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Viral Nakes Merundung Pasien, Psikolog: . Setiap Unggahan Mencerminkan Karakter
Etika profesional tidak berhenti ketika jam kerja selesai, tetapi juga perlu tercermin dalam perilaku tenaga kesehatan di ruang digital.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Viral Nakes Merundung Pasien, Psikolog: . Setiap Unggahan Mencerminkan Karakter
Indonesia
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
"Saya rasa semua profesi yang melayani masyarakat, terutama nakes, enggak boleh ada yang nirempati seperti itu," ujar Budi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
BPJS Kesehatan Bantah Isu Reimburse Biaya Transportasi Pasien Rujukan, Sebut Informasi Viral di Threads Hoaks
BPJS Kesehatan menegaskan tidak ada kebijakan penggantian atau reimburse biaya transportasi pasien rujukan. Simak klarifikasi resmi terkait informasi viral di Threads.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
BPJS Kesehatan Bantah Isu Reimburse Biaya Transportasi Pasien Rujukan, Sebut Informasi Viral di Threads Hoaks
Olahraga
Jersey Anniversary Seabad Persebaya: 99 Tahun dalam Satu Cerita
Persebaya Surabaya merayakan 99 tahun dengan meluncurkan anniversary jersey bersama AZA. Simbol ikatan emosional Bonek–Bonita, desain elegan, dan tema “99 Alasan Mencintai Persebaya”.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Jersey Anniversary Seabad Persebaya: 99 Tahun dalam Satu Cerita
Bagikan