MerahPutih.com - Warga negara Indonesia (WNI) tunawisma di Malaysia tewas setelah nekat melompat ke Danau Lake Valley Bandar Tun Hussein Onn, Selangor.
Saat kejadian Minggu (9/3) lalu itu, seorang staf Kedutaan Besar RI (KBRI) Kuala Lumpur sempat terjun ke danau untuk menyelamatkan, tetapi sayang upaya itu tidak berhasil.
Baca juga:
WNI di Iran Mulai Dievakuasi Hari Ini, Tahap Pertama Lewat Jalur Darat Azerbaijan
Terjun ke Danau Saat Didatangi Staf KBRI
KBRI Kuala Lumpur menjelaskan tragedi ini berawal ketika menerima laporan warga setempat mengenai keberadaan seorang tunawisma yang diduga WNI di fasilitas umum kawasan Lake Valley.
Pada pukul 15.30 waktu setempat, staf KBRI mendatangi lokasi untuk menawarkan bantuan berupa tempat tinggal sementara di Tempat Singgah Sementara (TSS) KBRI KL.
Namun, sesaat setelah tiba, staf KBRI mendapati WNI tersebut bergerak menuju danau dan kemudian melompat ke dalam air.
“Melihat kejadian tersebut, staf KBRI KL berupaya melakukan tindakan penyelamatan secara heroik dengan ikut melompat ke dalam danau,” tulis keterangan resmi KBRI KL, dikutip Antara.
Namun, kondisi medan yang sulit menyebabkan upaya penyelamatan tidak berhasil. KBRI Kuala Lumpur menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya WNI dalam tragedi itu.
Baca juga:
Kembali! Ratusan Pekerja Migran Indonesia Dideportasi Dari Malaysia
Tim Skuba Evakuasi Jenazah WNI
Polisi setempat bersama petugas Bomba (pemadam kebakaran) segera melakukan pencarian. Pada malam harinya, sekitar pukul 22.10 waktu setempat, tim skuba diterjunkan untuk melanjutkan pencarian di dalam air.
Akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Universiti Kebangsaan Malaysia (HUKM) untuk penanganan lebih lanjut, termasuk proses otopsi.
Staf KBRI KL juga memberikan keterangan resmi sebagai saksi kepada kepolisian Malaysia atas kejadian yang menimpa WNI tunawisma itu.
“Kami terus mengikuti proses otopsi jenazah di HUKM dan melakukan penelusuran keluarga dengan berkoordinasi dengan instansi terkait di Indonesia,” tulis pernyataan resmi KBRI Kuala Lumpur, dilansir Antara. (*)