Headline

Diancam Israel, Iran Tetap Pertahankan Pasukannya di Suriah

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 17 Januari 2019
Diancam Israel, Iran Tetap Pertahankan Pasukannya di Suriah

Panglima Tinggi Garda Revolusioner, Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari (Foto: PressTV)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pemerintah Iran akan tetap mempertahankan pasukan Garda Revolusioner di Suriah meski ditekan dan diancam Israel. Kepala Garda Revolusioner menyatakan pasukan militernya dipastikan tidak akan meninggalkan Suriah meski serangan roket Israel terus mengancam mereka.

Pernyataan tegas pejabat militer senior Iran itu sebagai jawaban atas peringatan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu yang menyatakan bahwa pasukan Israel akan terus menyerang orang-orang Iran di Suriah.

Peringatan Netanyahu tersebut sebagai ultimatum kepada militer Iran agar segera keluar dari wilayah Suriah yang terpapar konflik.

PM Israel Benyamin Netanyahu
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu (ANTARA FOTO/REUTERS/Francois Lenoir)

Kantor berita semi-resmi ISNA yang mengutip Panglima Tinggi Garda Revolusioner, Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari, menolak ancaman tersebut, melaporkan bahwa "Republik Islam Iran akan tetap mempertahankan seluruh militer dan para penasehat revolusionernya dan senjatanya di Suriah." Jafari menyebut ancaman Netanyahu "candaan", dan memperingatkan bahwa pemerintah Israel "bermain dengan ekor singa." "Anda seharusnya takut pada hari raungan peluru-peluru kami yang dikendalikan dengan tepat dan jatuh di kepala Anda," kata dia.

Iran dan Rusia mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam perang tujuh tahun melawan pemberontak dan militan, dan telah mengirim ribuan prajurit ke negara itu.

Sebagaimana dilansir Antara dari Reuters, Rabu (16/1) kemarin, Israel kini makin mencemaskan penempatan pasukan militer Iran di Suriah dalam jangka waktu yang lama. Bukan tidak mungkin negara tetangga Israel itu akan menjadi medan pemantauan Iran terhadap aktivitas militer Israel. Tak heran, dalam dua tahun terakhir ini, Israel telah melancarkan 200 serangan terhadap basis-basis tentara Iran di Suriah.

Benyamin Netanyahu mengatakan pada Senin bahwa pesawat-pesawat tempur Israel melancarkan serangan atas apa yang dia sebut depot senjata Iran di Suriah.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Simulasi Jawaban Jokowi Saat Dicecar Soal Kasus Novel Baswedan

#Konflik Suriah #Benjamin Netanyahu #Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Indonesia
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Jika perang ekonomi berlanjut, Teheran dapat memicu pembentukan zona larangan maritim di seluruh Teluk Persia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Dunia
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker Iran setelah kapal perang Angkatan Laut AS diserang rudal balistik IRGC.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Dunia
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Negara yang tetap berbisnis dengan Iran setelah menerima tuntutan tersebut disebut berpotensi menghadapi sanksi AS.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Indonesia
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Perjanjian dan gencatan senjata yang telah disepakati terus-menerus dilanggar, sementara aksi saling serang kembali terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Dunia
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan beberapa pejuang dan warga sipil tewas serta terluka dalam serangan tersebut dan bersumpah akan membalas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Dunia
AS Serang Dua Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak, Konflik Kembali Memanas
Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap dua peluncur milik Iran di Pulau Larak.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
AS Serang Dua Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak, Konflik Kembali Memanas
Indonesia
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Penjualan minyak Iran telah kembali ke tingkat sebelum diberlakukannya sanksi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Dunia
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Teheran sedang menghadapi “kondisi terburuk” dalam perang ekonomi. Namun, negaranya tetap menjalankan berbagai proyek pembangunan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Bagikan