Kesehatan

Di Pagi Hari, Pilih Mana: Sarapan atau Mandi Dulu?

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 29 Desember 2020
Di Pagi Hari, Pilih Mana: Sarapan atau Mandi Dulu?

Pilihan sulit di pagi hari: mandi atau sarapan dulu?(foto: unsplash/bruce mars)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAIN bangun dari tempat tidur, di pagi hari, kamu pasti dihadapkan pada pilihan sulit: makan dulu atau mandi dulu?

Beberapa memilih mandi dulu biar segar. Sebagian lainnya memilih mengisi perut dulu. Meski pilihan mana pun sama-sama bermanfaat, mana sih pilihan yang lebih baik untuk dilakukan setelah bangun di pagi hari?

BACA JUGA:

3 Makanan yang Bisa Melindungi Kita Dari COVID-19 Menurut Ilmuwan

Seperti dilansir Hellosehat, sarapan merupakan bagian terpenting dari rutinitas pagi. Dengan makan pagi, kamu bisa mendapat energi optimal untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Tak hanya itu, sarapan juga dapat mengisi kembali cadangan energi yang terpakai saat tidur.

Sarapan secara rutin bahkan memberikan manfaat yang lebih banyak lagi, misalnya meningkatkan level energi, meningkatkan penyerapan nutrisi, menjaga kadar gula darah, dan mencegah kamu makan lebih banyak pada sisa hari tersebut.

Tanpa sarapan, tubuh kamu berganti mode untuk menghemat energi. Proses itu akan menurunkan kinerja otak dan dapat memengaruhi performa kerja. Sarapan dapat meningkatkan konsentrasi, perhatian, daya ingat, dan kecerdasan secara keseluruhan.

Jadi apakah langsung sarapan merupakan pilihan yang lebih baik?

breakfast
Sarapan akan memberi energi untuk tubuh. (foto: pixabay/ritaE)

Jawabannya kembali ke kebutuhan tubuhmu. Bagi orang-orang yang dengan kegiatan yang banyak menghabiskan energi, makan pagi terlebih dulu mungkin menjadi pilihan yang tepat.

Kendati demikian, waktu ideal untuk sarapan ialah 1 jam setelah bangun. Lewat dari batas tersebut, kemungkinan untuk makan berlebihan sepanjang sisa hari tersebut menjadi lebih besar.

Pastikan kamu memilih makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak sehat. Hindari mengonsumsi makanan yang telah melalui proses pengolahan atau tinggi gula seperti pastry, sereal manis, dan donat.

Jika sarapan dulu lebih baik bagi mereka dengan kegiatan yang banyak menghabiskan energi, bagaimana dengan memilih mandi terlebih dahulu?

mandi
Mandi akan mengaktifkan otak. (foto: unsplash/seth doyle)

Faktanya nih, selain membersihkan kotoran dan keringat pada tubuh, mandi ternyata akan memberikan informasi pada otak untuk segera memulai hari.

Otak merupakan pengatur jam biologis tubuhmu. Jika kamu terbiasa mandi pada pagi hari, otak akan mengartikan hal itu sebagai tanda bahwa pagi hari telah tiba. Otak menjadi lebih sigap, begitupun dengan seluruh tubuh dan indra.

Itulah mengapa saat dihadapkan pada pilihan untuk makan atau mandi dulu setelah bangun tidur, banyak orang memilih mandi. Efek menyegarkan yang ditimbulkan lebih besar ketimbang makan.

Meski demikian, kamu perlu cermat mengatur suhu air. Alih-alih memberikan rasa segar, mandi dengan air hangat justru membuat tubuh rileks sehingga bisa kembali mengantuk. Agar tubuh tetap segar, cobalah untuk membilas tubuh dengan air suam-suam kuku setelah mandi air hangat.

Perhatikan juga waktu yang tepat jika ingin memulai rutinitas pagi dengan mandi. Hindari langsung beranjak untuk mandi begitu membuka mata pada pagi hari. Bangun secara mendadak bisa menyebabkan kondisi yang disebut hipotensi ortostatik.

Hipotensi ortostatik adalah tekanan darah rendah yang dipicu perubahan posisi tubuh secara tiba-tiba, misalnya dari berbaring menjadi berdiri. Kondisi itu dapat mengakibatkan sakit kepala, stroke, dan kematian pada kasus yang parah.

Jadi makan atau mandi dulu, pilihannya tergantung rutinitas dan kebutuhanmu. Makan akan memberikan energi bagi tubuh, sedangkan mandi akan menyegarkan tubuh dan pikiran sehingga lebih bersemangat menjalani aktivitas.(dwi)

BACA JUGA:

Orang Tak Bisa Dipercaya Punya 3 Kebiasaan Menyeramkan

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Bagikan