Di Era Menkumham Yasonna, Hukum di Indonesia Melempem

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 22 November 2017
Di Era Menkumham Yasonna, Hukum di Indonesia Melempem

Menteri Kemenkumham Yasonna Laoly. (Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aktivis Iwan Piliang mengaku tidak terkejut dengan dugaan keterlibatan Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly dalam skandal korupsi e- KTP. Iwan Piliang mengungkapkan hal tersebut dalam akun Twitternya.

Penulis dan director di sosial media ini menilai baru di kepemimpinan Yasona Laoly telalu banyak permasalahan hukum dan sangat berpengaruh langsung terhadap peradaban.

Iwan mencontohkan sejumlah kebijakan Yasona seperti keberadaan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) Ormas kemudian disahkan serta keberadaan kolom penganut Kepercayaan kini diakui sebagai agama, boleh dituliskan di kolom agama di KTP telah menjanggal umat.

"Padahal perihal ini sebelumnya berpremis jernih, masuk ranah kebudayaan. MUI telah mengkritisi perihal ini. Menteri Hukum sulit untuk dikatakan tak terlibat di dalamnya," ujar Iwan dalam keteranganya, Selasa (21/11).

Iwan menduga hal ini akan membuat buruknya performa Presiden Joko Widodo di mata umat Muslim. Hal itu bisa dibuktikan dengan analisa Evello, bahwa pada 17 Oktober-15 November 2017 pemberitaan tentang Presiden Jokowi, hanya 18 % sentimen positif, 7% sentiment negatif dan 75% netral.

"Walaupun angka negatif rendah, kondisi netral ini cenderung dominan beralih ke negatif," ucap Iwan

Iwan melanjutkan, jika diverifikasi kondisi penjara di tanah air. Beberapa tempat diduga menjadi sarang pengendalian transaki narkoba, hingga kini belum bisa dikatakan steril.

Perhatian terhadap kondisi Rutan, baik manajemen dan pengelolaan sesuai penegakan keadilan, lanjut Iwan, kian jauh panggang dari api. Hal ini semakin menambah pertanyaan coreng-moreng hukum dan keadilan di negara ini di saat Yasona Laoly menteri.

"Bila mengacu bahwa wewenang memilih menteri prerogatif presiden, sejatinyalah dari paparan di atas sulit bagi warga memiliki kepercayaan jika pilihan penjawa gawang hukum figur demikian," ungkap eks relawan Jokowi ini.

"Jika sosok menteri itu usulan dari partai, presiden tinggal memasang nama, maka saya rasa di dalam partai PDIP masih banyak kadernya mumpuni di bidang hukum dan kredibel," sambung Iwan.

"Bukankah untuk membersihkan lantai kotor mustahil dengan sapu kotor? Hingga di sini kembali ke Presiden Jokowi, apakah ia rela kian tergerus untuk kepentingan 2019," tutup Iwan. (Pon)

#Menkumham #Yasonna Laoly
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menkum Teken SK Kepengurusan PPP Mardiono
Mardiono mendaftarkan kepengurusan PPP per 30 September 2025.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Oktober 2025
Menkum Teken SK Kepengurusan PPP Mardiono
Indonesia
Menkum Supratman: BP BUMN Berperan sebagai Regulator, Beda dengan BPI Danantara
BP BUMN dan BPI Danantara memiliki peran berbeda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 September 2025
Menkum Supratman: BP BUMN Berperan sebagai Regulator, Beda dengan BPI Danantara
Indonesia
Menkumham Tegaskan Pembentukan Kementerian Haji untuk Perkuat Sistem dan Jawab Kebutuhan Jutaan Calon Jemaah
RUU ini juga akan menyempurnakan mekanisme dan akuntabilitas dalam ekosistem ekonomi haji dan umrah
Angga Yudha Pratama - Senin, 25 Agustus 2025
Menkumham Tegaskan Pembentukan Kementerian Haji untuk Perkuat Sistem dan Jawab Kebutuhan Jutaan Calon Jemaah
Indonesia
Ditjen AHU Pastikan tak akan Ikut Campur Konflik Dualisme HNSI
Ditjen AHU diperintahkan agar menjadi fasilitator untuk menyelesaikan konflik dualisme HNSI.
Dwi Astarini - Selasa, 29 April 2025
Ditjen AHU Pastikan tak akan Ikut Campur Konflik Dualisme HNSI
Indonesia
Yasonna Bantah Ada Perbedaan Sikap soal Mundurnya Kongres PDIP
Ketua DPP PDIP, Yasonna Laoly, membantah adanya perbedaan sikap soal mundurnya Kongres PDIP.
Soffi Amira - Kamis, 17 April 2025
Yasonna Bantah Ada Perbedaan Sikap soal Mundurnya Kongres PDIP
Indonesia
Dipecat dari Dirjen Imigrasi Terkait Informasi Harun Masiku, Ronny Sompie: Tanya Yasonna
Ronny Sompie, tidak membantah saat ditanya apakah pemecatannya berkaitan dengan pengungkapan informasi perlintasan mantan caleg PDI Perjuangan (PDIP) Harun Masiku.
Frengky Aruan - Jumat, 03 Januari 2025
Dipecat dari Dirjen Imigrasi Terkait Informasi Harun Masiku, Ronny Sompie: Tanya Yasonna
Indonesia
KPK Minta Yasonna Laoly Proaktif Beri Informasi Buronan Harun Masiku
KPK meminta semua pihak yang mengetahui posisi Harun Masiku memberi informasi kepada KPK
Wisnu Cipto - Kamis, 19 Desember 2024
KPK Minta Yasonna Laoly Proaktif Beri Informasi Buronan Harun Masiku
Indonesia
KPK Cecar Eks Menkumham Yasonna soal Surat ke MA Minta Fatwa PAW Harun Masiku
Yasonna mengaku ditanya penyidik terkait dua poin utama.
Wisnu Cipto - Rabu, 18 Desember 2024
KPK Cecar Eks Menkumham Yasonna soal Surat ke MA Minta Fatwa PAW Harun Masiku
Indonesia
Eks Menkumham Yasonna Laoly Penuhi Panggilan KPK
Yasonna Laoly memenuhi panggilan KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang menjerat eks Caleg PDIP, Harun Masiku.
Frengky Aruan - Rabu, 18 Desember 2024
Eks Menkumham Yasonna Laoly Penuhi Panggilan KPK
Indonesia
KPK Periksa Eks Menkumham Yasonna Laoly pada Hari Ini
Sedianya Yasonna Laoly dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang menjerat eks Caleg PDI Perjuangan (PDIP), Harun Masiku pada Jumat (13/12) lalu
Frengky Aruan - Rabu, 18 Desember 2024
KPK Periksa Eks Menkumham Yasonna Laoly pada Hari Ini
Bagikan