Deretan Fasilitas Umum di Daerah yang Rusak Imbas Demo, Kerugian Capai Rp 50 Miliar

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 02 September 2025
Deretan Fasilitas Umum di Daerah yang Rusak Imbas Demo, Kerugian Capai Rp 50 Miliar

Sejumlah fasilitas umum di daerah rusak akibat demo. Foto: MerahPutih.com/Didik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah titik objek vital di Indonesia mengalami kerusakan akibat demo anarkis beberapa hari belakangan.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan, sebanyak 107 titik di 32 provinsi yang melakukan aksi hingga berakhir ricuh sejak 25 Agustus 2025 lalu.

Kericuhan ini membuat sejumlah fasilitas, gedung pemerintahan, DPRD, hingga Polda mengalami kerusakan.

"Sumatra Utara, Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Barat, yang kami catat berakhir ada kerusuhan, perusakan, pembakaran," kata dia dalam rapat inflasi daerah di Jakarta, Selasa (2/9).

Baca juga:

Ketua DKJ Tegaskan Perusakan Benda dan Bangunan Bersejarah Adalah Kejahatan Serius yang Melampaui Batas Kemanusiaan

Daftar Lokasi yang Alami Kerusakan Imbas Aksi Massa

Sedangkan di Jakarta, tercatat ada kerusakan pada 22 halte, yang terdiri dari halte Transjakarta dengan kerugian Rp 41,6 miliar, fasilitas MRT Jakarta Rp 3,3 miliar, serta Rp 5,5 miliar untuk CCTV.

Secara keseluruhan, kerugian Jakarta dari kerusakan tersebut mencapai Rp 50,4 miliar.

Selain Jakarta, kota lain juga mengalami kerusakan sejumlah fasilitas.

Kota Makassar mengalami kerusakan pada gedung DPRD yang dibakar hingga menyebabkan tiga orang tewas dan lima orang lainnya luka-luka.

Sementara di Surakarta, kantor Sekretariat DPRD Solo turut dibakar.

Lalu, gedung Grahadi di Surabaya dibakar, serta 11 pos polisi mengalami kerusakan berat atau terbakar.

Selanjutnya di Kota Kediri, Gedung DPRD dibakar dan dijarah. Selain itu, Kantor Satlantas Polres Kediri Kota dilempari dan kendaraan barang bukti dirusak.

Baca juga:

Mirisnya Prabowo Lihat Polisi dan Korban Kerusuhan Demo, Ada yang Ginjalnya Rusak hingga Alat Vital Terbakar

Kemudian, Gedung DPRD dan fasilitas legislatif lainnya di Mataram juga dibakar dan dirampas.

Kerusakan juga terjadi di Kota Bandung. Aset Rumah Dinas MPR dirusak dan Gedung DPRD dibakar.

Selanjutnya, Gedung DPRD Provinsi Jateng di Semarang turut dibakar.

Kabupaten Brebes mencatat kerusakan pada Gedung DPRD, sementara di Kota Pekalongan terjadi kerusakan gedung DPRD dan Pemkot dibakar.

Kota Tegal mengalami insiden serupa, dengan Gedung DPRD dan Polres yang dibakar.

Sementara di Kabupaten Cilacap, Gedung DPRD dirusak.

Sedangkan di Kabupaten Kediri, kerusakan lebih luas meliputi Gedung DPRD, Gedung Pemkab, dan Samsat yang dibakar serta dijarah.

Lalu, Museum Baghawanta Bari mengalami kerusakan dengan sejumlah benda purbakala dilaporkan rusak atau hilang.

Selanjutnya, di Kabupaten Kebumen, kerusakan terjadi pada kaca Gedung DPRD.

Kabupaten Jepara mengalami kerusakan yang lebih besar, meliputi kaca rumah dinas Kapolres dan Wakapolres, pembakaran sebagian Gedung DPRD Jepara, serta penjarahan fasilitas kantor DPRD.

Baca juga:

Truk Berisi Alat Bakar dam Petasan Ditemukan di Lokasi Kerusuhan, Prabowo: ini Tindakan Terencana Membuat Kekacauan

Selain itu, fasilitas umum seperti lampu penerangan jalan, CCTV di Tugu Kartini, dan gerobak pedagang di SMP 5 turut dirusak dan dibakar.

Kota besar lainnya seperti Malang, tercatat 13 pos polisi dirusak dan tiga pos polisi dibakar.

Kota Cirebon juga mengalami kerusakan pada Gedung DPRD yang dirusak serta dijarah.

Kabupaten Banyumas menghadapi kerusakan pada Kantor Pemkab, Pendopo Bupati, serta eks Gedung DPRD.

Kerusakan serupa terjadi di Kota Banjar dengan Gedung DPRD yang dirusak.

Lalu, Gedung DPRD Provinsi Jambi turut dirusak. Sementara itu, di Kota Tasikmalaya, Gedung DPRD mengalami kerusakan.

Kota Palembang mencatat kerusakan pada Gedung DPRD Provinsi yang dibakar serta Kantor Ditlantas Polda Sumsel yang turut dirusak.

Terakhir, di Kota Palopo, Gedung DPRD Kota juga mengalami perusakan.

"Itulah kerusakan akibat aksi kekerasan yang ada," jelas Tito yang juga mantan Kapolri ini.

Demo Dipicu Kemarahan Massa atas Tunjangan DPR yang Naik

Sekadar informasi, gelombang unjuk rasa sendiri dipicu oleh kemarahan massa atas gaji dan tunjangan anggota MPR/DPR RI yang dinilai terlalu besar.

Aksi bertambah panas karena tewasnya seorang driver ojek online, Affan Kurniawan, karena dilindas kendaraan taktis Brimob saat bekerja di Jakarta, Kamis (28/8).

Sampai Senin (1/9), aksi masih berlangsung di sejumlah titik di Jakarta dan beberapa kota besar lain seperti Bandung, Surabaya, dan Solo.

Sejumlah bentrokan antara aparat dan massa aksi pun dilaporkan terjadi di lapangan. (knu)

#Demo Rusuh #Kerusuhan Massa #Fasilitas Publik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puluhan Kereta Api Terdampak Demo di Bundaran HI, Keberangkatan dan Kedatangan Dialihkan ke Stasiun Jatinegara
Langkah antisipasi ini merespons potensi kepadatan arus kendaraan menuju arah Stasiun Gambir
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juni 2026
Puluhan Kereta Api Terdampak Demo di Bundaran HI, Keberangkatan dan Kedatangan Dialihkan ke Stasiun Jatinegara
Indonesia
Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe
Ketika ditanya berapa besar kerugian akibat kerusuhan, Kombes Cahyo mengaku, belum dapat dipastikan karena masih dalam penyelidikan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe
Indonesia
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Akibat aksi itu, tiga kaca pecah diduga dilempar menggunakan batu berukuran besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Dunia
Kartel Tewaskan 25 Anggota Garda Nasional, Pemerintah Meksiko Pulih Situasi
Sepanjang gelombang kekerasan tersebut, penegak hukum mencatat 85 penghalang jalan ditempatkan di jalan raya federal
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
Kartel Tewaskan 25 Anggota Garda Nasional, Pemerintah Meksiko Pulih Situasi
Indonesia
Hakim Tolak Penangguhan Penahanan Delpedro Marhaen dkk, Sidang Kasus Dugaan Penghasutan Tetap Lanjut
Majelis Hakim menolak penangguhan penahanan Delpedro Marhaen dkk. Sidang kasus dugaan penghasutan pun resmi dilanjutkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
Hakim Tolak Penangguhan Penahanan Delpedro Marhaen dkk, Sidang Kasus Dugaan Penghasutan Tetap Lanjut
Indonesia
Begini Kata Gubernur Jakarta Soal Pengeroyokan dan Perusakan di Kalibata
Kepolisian menyebutkan utang sepeda motor menjadi penyebab pengeroyokan dan perusakan hingga menewaskan mata elang (matel) di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 12 Desember 2025
Begini Kata Gubernur Jakarta Soal Pengeroyokan dan Perusakan di Kalibata
Indonesia
Polisi Cari Pola dan Model Pengamanan Unjuk Rasa Yang Paling Humanis
Polri tidak ingin tergesa-gesa dalam menetapkan regulasi baru yang akan diterapkan secara nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 November 2025
Polisi Cari Pola dan Model Pengamanan Unjuk Rasa Yang Paling Humanis
Indonesia
'Agustus Kelabu' dan 'Black September’ bikin Polisi dalam Tekanan, Kapolri Sampai Minta ‘Bantuan’ Senior Polri
Berkat kerja kolektif seluruh jajaran, ketertiban dan keamanan nasional berhasil dikembalikan dalam waktu relatif singkat.
Dwi Astarini - Jumat, 14 November 2025
'Agustus Kelabu' dan 'Black September’ bikin Polisi dalam Tekanan, Kapolri Sampai Minta ‘Bantuan’ Senior Polri
Indonesia
DPR Dorong Pembentukan TGPF Ungkap Misteri Kasus Kerangka Farhan dan Reno di Kwitang
Komisi III DPR mendorong pembentukan TGPF untuk mengusut kasus penemuan kerangka Farhan dan Reno di Gedung ACC, Kwitang, Jakarta Pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 November 2025
DPR Dorong Pembentukan TGPF Ungkap Misteri Kasus Kerangka Farhan dan Reno di Kwitang
Indonesia
Identitas 2 Kerangka Manusia di Kwitang Akhirnya Terungkap, Diduga Hilang saat Kerusuhan
Identitas dua kerangka manusia di Kwitang akhirnya terungkap. Polisi telah mengumumkan hasil tes DNA terhadap dua kerangka itu.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
Identitas 2 Kerangka Manusia di Kwitang Akhirnya Terungkap, Diduga Hilang saat Kerusuhan
Bagikan