Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe

Kendaraan yang dibakar massa saat kerusuhan di Stadiun Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, usai Persipura kalah 0-1 dari Adyaksa FC. ANTARA/HO-Dokumentasi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kerusuhan terjadi sesaat setelah Persipura Jayapura kalah dari Adyaksa FC dengan skor 0-1 pada babak playoff Liga 2 Indonesia.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, polisi saat ini masih menyelidiki penyebab kerusuhan yang terjadi di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura.

Tim dari Inafis Polda Papua dan Reskrim Polres Jayapura saat ini masih mendata kerusakan yang terjadi akibat kerusuhan usai klub Persipura kalah dari Adyaksa FC yang berlangsung pada Jumat malam (8/5).

"Untuk memastikan penyebab kerusuhan hingga kini masih didalami namun penyebab awal diduga akibat kekecewaan setelah tim kebanggaan masyarakat di Tanah Papua Persipura kalah 0-1 dari Adyaksa FC," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito.

Baca juga:

Jadwal, Siaran Langsung, Live dan Link Streaming Laga Play-off Promosi Super League Persipura Vs Adhyaksa FC Jumat, 8 Mei 2026 Sore

Dikatakan, dari data awal terungkap sebanyak 64 kendaraan roda dua dan empat yang dibakar, dirusak serta dilaporkan hilang.

Selain itu itu dampak kekalahan Persipura juga menyebabkan 11 orang dilaporkan terluka termasuk 10 anggota Polri yang saat itu sedang melakukan pengamanan.

"Satu anggota Polri seorang anggota yakni Ipda Arjuna yang bertugas di Polres Jayapura saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara akibat luka yang dialaminya," kata Kombes Cahyo.

Ketika ditanya berapa besar kerugian akibat kerusuhan, Kombes Cahyo mengaku, belum dapat dipastikan karena masih dalam penyelidikan.

"Pendataan masih berlanjut untuk memastikan berapa besar kerugian akibat kerusakan tersebut," katanya.

#Persipura #Persipura Jayapura #Kerusuhan Massa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Ramai Pagar Tinggi di Mal, Menko Polkam Pastikan Bukan Tanda Situasi Tidak Aman
Menko Polkam, Djamari Chaniago, memastikan pemasangan pagar tinggi di mal tidak ada kaitannya dengan kerusuhan.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Ramai Pagar Tinggi di Mal, Menko Polkam Pastikan Bukan Tanda Situasi Tidak Aman
Indonesia
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yakin Jakarta tetap aman di tengah adanya isu kerusuhan.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Indonesia
Pramono Prihatin soal Bentrokan Matraman, Ingatkan Warga Jangan Ikut Terprovokasi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, prihatin dengan bentrokan Matraman. Ia mengingatkan warga jangan terprovokasi.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
Pramono Prihatin soal Bentrokan Matraman, Ingatkan Warga Jangan Ikut Terprovokasi
Indonesia
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng memakan korban. Polres Jakarta Pusat langsung mengamankan dua orang.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Indonesia
Kronologi Saling Serang Dua Kelompok di Menteng, Berawal dari Warung Nasi Uduk
Salah satu kelompok warga mendatangi tempat jualan sarapan, namun merasa kecewa akibat tidak mendapatkan pelayanan secara baik
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Kronologi Saling Serang Dua Kelompok di Menteng, Berawal dari Warung Nasi Uduk
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
BBHAR PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik terkait Tudingan Kerusuhan Agustus
Gugatan tersebut diajukan setelah pihaknya terlebih dahulu menempuh mekanisme penyelesaian sengketa pers melalui Dewan Pers.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
BBHAR PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik terkait Tudingan Kerusuhan Agustus
Indonesia
Usai Kerusuhan Persipura Lawan Adyaksa FC, Stadion Lukas Enembe Ditutup Buat Perbaikan
Pemerintah Daerah akan melakukan evaluasi bersama manajemen Persipura guna memperkuat koordinasi pengamanan dan tata kelola pertandingan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Usai Kerusuhan Persipura Lawan Adyaksa FC, Stadion Lukas Enembe Ditutup Buat Perbaikan
Olahraga
Manajer Persipura Sampaikan Permohonan Maaf atas Kegagalan Promosi ke Super League, Rajut Tim untuk Musim Depan Mulai Juni
Sementara itu, terkait kerusuhan pascalaga play-off promosi, Owen Rahadiyan menyerahkan kepada pihak kepolisian.
Frengky Aruan - Senin, 11 Mei 2026
Manajer Persipura Sampaikan Permohonan Maaf atas Kegagalan Promosi ke Super League, Rajut Tim untuk Musim Depan Mulai Juni
Indonesia
Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe
Ketika ditanya berapa besar kerugian akibat kerusuhan, Kombes Cahyo mengaku, belum dapat dipastikan karena masih dalam penyelidikan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe
Bagikan