Demokrat Terus Bangun Koalisi Hadapi Pilpres 2024

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 15 April 2022
Demokrat Terus Bangun Koalisi Hadapi Pilpres 2024

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Sejumlah partai politik mulai memetakan mana kawan mereka saat Pemilu 2024 nanti.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut partainya harus berkoalisi untuk menghadapi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (pilpres) 2024.

Baca Juga:

Utang Negara Bertambah, AHY: Pemindahan IKN Jangan Sampai Gagal

AHY menyatakan Partai Demokrat terus melakukan ikhtiar untuk membangun koalisi tersebut.

Ia menyebut, demokrat harus berkoalisi dengan partai lain, satu, dua, atau tiga partai agar bisa mencalonkan kandidat presiden/wakil presiden.

"Ini yang sedang kami ikhtiarkan,” kata AHY kepada wartawan, Jumat (15/4).

Dia mengatakan Demokrat optimistis menatap Pilpres 2024. Meskipun, sambung AHY, semua itu harus melihat realitas.

Sebab, ada ambang batas partai dapat mengajukan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Untuk itu, lanjut AHY, Demokrat tidak bisa berjalan sendiri.

AHY mengatakan komunikasi dengan partai lain senantiasa dibangun.

"Karena tidak semua ada dalam kendali kami,” tutur AHY yang memiliki badan atletis ini.

Baca Juga:

Survei SMRC: Pilpres 2024 Diprediksi Diikuti Tiga Calon, Duet Anies-AHY Menang

AHY menyebut berkoalisi juga tidak semudah yang dibayangkan, karena perlu adanya pendekatan mendalam agar visi dan misi menjadi selaras.

“Karena membangun koalisi juga tidak mudah sama halnya dalam membangun elektabilitas;" jelas suami publik figur Anisa Pohan ini.

Putra pertama Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono ini mengatakan saat ini masih 2022.

Dinamika politik, katanya, begitu sangat dinamis. AHY memandang perlu adanya pendekatan kepada partai lainnya agar bisa berkoalisi dan bisa mencalonkan pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2024.

“Kami harus yakinkan partai, dan ini yang harus kami bangun karena masih cair masih dinamis sebab sekarang baru tahun 2022,” tegas purnawirawan TNI berpangkat mayor yang dikenal memiliki hobi berolagraga voli, basket dan lari ini.

AHY memperkirakan kemungkinan akhir tahun peta koalisi makin terbuka. Kemudian, pada awal 2023 kian terang benderang.

“Secara umum kami harus sama visi dan misi. Namun, tidak bisa diabaikan juga chemistry,” tutup AHY. (Knu)

Baca Juga:

Demokrat Sebut Anies-AHY Pasangan Ideal

#Agus Harimurti Yudhoyono #Partai Demokrat #Pemilu #Pilpres #Pilpres 2024
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
Dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia, Chusnul Mar’iyah, melontarkan kritik keras terhadap sistem pemilu di Indonesia.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
Indonesia
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
Akademisi Universitas Brawijaya menilai Indonesia belum siap menerapkan e-voting karena rawan diretas dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu Gibran maju di Pilpres 2029. Ia tetap mendukung Prabowo-Gibran dua periode.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Berita
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Parlemen Myanmar, yang terdiri atas dua majelis, memiliki jumlah total kursi sebanyak 664, tetapi dengan 25 persen kursi dialokasikan untuk perwira militer.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 31 Januari 2026
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Indonesia
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Penghapusan ambang batas berpotensi melahirkan fragmentasi partai yang berlebihan dan melemahkan efektivitas pemerintahan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Indonesia
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
PAN mengusulkan agar ambang batas pilpres dan parlemen dihapus dalam revisi UU Pemilu.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Mensesneg, Prasetyo Hadi, merespons usulan soal e-voting Pilkada. Ia meminta hal itu membutuhkan kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Bagikan