Data Pribadi Pelamar Kerja Kemkomdigi Bocor, Tautan Diklaim Sudah Ditutup

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Data Pribadi Pelamar Kerja Kemkomdigi Bocor, Tautan Diklaim Sudah Ditutup

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria saat ditemui usai menghadiri acara Deklarasi Arah Digital Indonesia di Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025). (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi membuka lowongan kerja untuk posisi Pengadaan Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Dalam pengumuman rekrutmen itu tersedia sembilan posisi yang dapat dilamar.

Permasalahan muncul karena para pelamar diminta mengunggah dokumen serta data pribadi seperti seperti CV, fotokopi ijazah, KTP, transkrip nilai, dan surat keterangan sehat melalui tautan yang disertakan dalam pengumuman.

Tautan tersebut mengarah ke penyimpanan komputasi awan dengan pengaturan akses terbuka sehingga berkas para pelamar dapat dilihat dan diakses oleh siapa saja tanpa perlindungan keamanan.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah menelusuri dugaan kebocoran data pelamar pada proses rekrutmen yang digelar instansi tersebut.

Baca juga:

Kemkomdigi Terbikan 13 Seri Prangko 2026, Ini Link Buat Melihatnya

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan, prosedur rekrutmen tenaga kerja baru Kemkomdigi seharusnya tidak dilakukan melalui platform Google Drive.

"Lagi ditelusuri dan lagi diperiksa oleh Irjen (Inspektorat Jenderal Kemkomdigi). Jadi, kesalahannya di mana dan kita liat kenapa itu bisa terjadi," kata Nezar.

Dugaan kebocoran data itu juga telah dikomunikasikan dengan Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital yang membuka lowongan kerja tersebut.

Saat ini, Kemkomdigi melakukan penyelidikan internal untuk memastikan kesalahan dalam prosedur penerimaan tenaga kerja tersebut.

Nezar memastikan tautan yang memuat data para pelamar telah ditutup dan proses rekrutmen dilakukan memakai platform lain yang lebih aman.

"Kita ketahui kecerobohan itu terjadi dalam waktu yang singkat, lalu langsung ditutup dan diganti ke kanal yang lain dengan menggunakan platform yang lebih aman," ujar dia.

Pada rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, Rabu (4/2), Sekretaris Jenderal Kemkomdigi Ismail menyampaikan mereka mengadakan evaluasi internal terkait kemanan data pribadi para pelamar.

"Kami paham betul bahwa kualitas SDM di Komdigi perlu dilakukan peningkatan, perbaikan pada proses terkait dan hal-hal yang berkaitan dengan masalah ini. Saat ini sedang ditangani secara internal," katanya.

#Komdigi #Data Pribadi #Kebocoran Data
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Gara-gara Password '123456', Data 8,8 Juta Penduduk Denmark Bocor
Otoritas Denmark mengonfirmasi bahwa data sekitar 8,8 juta orang telah bocor.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Gara-gara Password '123456', Data 8,8 Juta Penduduk Denmark Bocor
Indonesia
Komdigi Bersama Polisi Bakal Lebih Aktif Usut Jual Beli Data Pribadi
Penelusuran dilakukan untuk mengidentifikasi sumber penyebaran, sarana yang digunakan, serta pihak-pihak yang terlibat sesuai dengan kewenangan masing-masing lembaga.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Komdigi Bersama Polisi Bakal Lebih Aktif Usut Jual Beli Data Pribadi
Indonesia
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
AI menjadi bagian dari agenda transformasi digital yang dibahas dalam pertemuan, termasuk pemanfaatannya untuk pendidikan dan penguatan literasi digital masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
Indonesia
Kabar Pemadaman Internet 25 - 27 dan Gangguan Satelit Komunikasi Nasional Dipastikan Hoaks
Surat peringatan pemadaman internet nasional yang mengatasnamakan kementerian kami adalah murni tindakan pemalsuan dan berita bohong.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Kabar Pemadaman Internet 25 - 27 dan Gangguan Satelit Komunikasi Nasional Dipastikan Hoaks
Indonesia
Komdigi Gandeng Aparat Kejar Pelaku Penyebar Hoaks Pemadaman Internet
Komdigi membantah isu pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Gandeng aparat penegak hukum temukan pelaku penyebar hoaks.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Komdigi Gandeng Aparat Kejar Pelaku Penyebar Hoaks Pemadaman Internet
Indonesia
Susi Air, Kereta Cepat, Lion Air dan Puluhan Situs Penjualan Tiket di Ultimatum Komdigi
Kementerian Komdigi menegaskan kepada PSE Lingkup Privat yang telah menerima surat pemberitahuan untuk segera menyelesaikan proses pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Susi Air, Kereta Cepat, Lion Air dan Puluhan Situs Penjualan Tiket di Ultimatum Komdigi
Indonesia
Daftar 22 Platform Berisiko Tinggi untuk Anak Menurut Komdigi, Ada YouTube dan Telegram
Berikut 22 produk, fitur, dan layanan yang masuk kategori risiko tinggi bagi anak berdasarkan hasil verifikasi Komdigi.
Yusuf Abdillah - Rabu, 16 September 2026
Daftar 22 Platform Berisiko Tinggi untuk Anak Menurut Komdigi, Ada YouTube dan Telegram
Indonesia
Aturan Pangantaran Barang yang Disusun Komdigi Harus Sejahterakan Driver Ojol
Regulasi layanan pengantaran barang dan makanan jangan sampai justru menambah beban para mitra ojol.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Aturan Pangantaran Barang yang Disusun Komdigi Harus Sejahterakan Driver Ojol
Indonesia
Bagi Hasil Pengantar Barang dan Makanan Online Tidak Pakai 92:8, Dijanjikan Tetap Adil
Komponen yang jadi perhitungan skema bagi hasil untuk pengantaran barang dan makanan ialah dari sisi objek yang diantar memiliki banyak jenis ukuran berbeda dengan pengantaran orang
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Bagi Hasil Pengantar Barang dan Makanan Online Tidak Pakai 92:8, Dijanjikan Tetap Adil
Indonesia
99,9 Persen BTS Terdampak Gempa NTT Pulih, 1 Site Masih dalam Proses Pemulihan
Menkomdigi Meutya Hafid menyebut 99,9 persen dari 812 site/BTS terdampak gempa NTT telah dipulihkan. Tinggal 1 site masih dalam proses.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
99,9 Persen BTS Terdampak Gempa NTT Pulih, 1 Site Masih dalam Proses Pemulihan
Bagikan