Kesehatan

Dapatkan Kualitas Tidur yang Baik dengan Menghindari Kegiatan Berikut

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 25 Januari 2022
Dapatkan Kualitas Tidur yang Baik dengan Menghindari Kegiatan Berikut

Dapatkan kualitas tidur yang baik untuk kebugaran tubuh. (Foto: Unsplash/Kinga Cichewicz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANGUN tidur seharusnya seseorang menjadi waktu yang menyenangkan. Wajah terlihat segar dan bersemangat untuk menjalani kehidupan. Namun apakah kamu pernah merasakan lelah dan linglung saat bangun di pagi hari?

Pelatih kesehatan holistik, Jasleen Kaur, mengungkapkan bahwa kualitas tidur malam yang buruk bisa menyebabkan gangguan pada pencernaan, gula darah tinggi, memperburuk suasana hati, dan sakit kepala. Sebuah studi pun menunjukan bahwa tidur yang tidak cukup bisa menyebabkan peradangan yang mempengaruhi kesehatan usus dan meningkatkan resiko penyakit jantung, depresi, diabetes tipe 2 dan Alzheimer.

Tidur malam yang baik ditentukan juga oleh aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Tetapi beberapa kebiasaan sehari-harimu ternyata bisa mempengaruhi kualitas tidurmu. Aktivitas apa saja yang dapat menggangu kualitas tidur seseorang? Melansir dari Pink Villa, beberapa aktivitas ini ternyata bisa mempengaruhi kualitas tidurmu.

Baca Juga:

Mengenal Manoreksia, Gangguan Makan pada Laki-Laki


Makan

tidur
Mengonsumsi makanan atau camilan saat larut malam dapat memperlambat pencernaan. (Foto: Unsplash/Jonathan Forage)


Kebiasaan makanan mendekati waktu jam tidur adalah sesuatu yang tidak baik tetapi sering diabaikan oleh beberapa orang. Penelitian menunjukan bahwa mengonsumsi makanan atau camilan saat larut malam dapat memperlambat pencernaan dan metabolisme tubuh yang menyebabkan tidur menjadi terganggu, refluks asam dan penambahan berat badan. Idealnya untuk makan malam adalah 3-4 jam sebelum tidur. Makanlah makanan ringan sebagai makan malam dengan protein, lemak dan serat yang cukup. Hindari juga mengkonsumsi kafein setelah jam tiga sore.



Ponsel

tidur
Cahaya biru menghalangi hormon melatonin. (Foto: Unsplash/Rami Al-zayat)


Cahaya biru yang ditimbulkan oleh perangkat elektonik seperti ponsel, laptop, atau TV dapat menghalangi hormon melatonin yang bertanggungjawab untuk membuat seseorang menjadi mengantuk. Cahaya ini juga mempengaruhi siklus bangun tidur atau yang disebut ritme sirkadian. Inilah alasan mengapa kamu sebaiknya mneghindari penggunaan perangkat elektronik setidaknya satu jam sebelum tidur. Jika kamu mendapatkan jadwal kerja lembur, sebaiknya gunakan kacamata pemblokiran cahaya biru dengan warna kuning atau cokelat.


Kamar

tidur
Kamar tidur yang bersih dan nyaman mendorong tidur tanpa gangguan. (Foto: Pexels/Pixabay)


Kebersihan lingkungan kamar bisa menjadi alasan mengapa tidurmu terganggu. Kamar tidur yang bersih dan nyaman mendorong tidur tanpa gangguan. Tidurlah pada waktu yang sama setiap harinya. Kamu bisa mematikan lampu kamar agar tidur menjadi lebih nyaman untuk mendapatkan kadar melatonin yang sehat. Lakukan rutinitas yang santai saat sebelum tidur seperti membaca, meditasi, menulis jurnal, atau peregangan ringan.

Baca Juga:

3 Makanan yang Bisa Meningkatkan Suasana Hati

Olahraga

tidur
Yoga, adalah olahraga terbaik yang tidak mengganggu kualitas tidur. (Foto: Pixabay/StockSnap)


Latihan dengan intensitas tinggi atau kuat saat malam hari dapat merangsang sistem saraf dengan melepaskan adrenalin dan tidak memberikan waktu untuk suhu inti tubuh menjadi dingin. Jadi sebaiknya kamu melakukan olahraga 1-2 jam sebelum tidur. Jalan santai atau yoga bisa menjadi pilihan terbaik yang tidak membuat kamu menunda ataupun menggangu waktu tidurmu.


Alkohol

tidur
Mengkonsumsi alkohol terlalu dekat dengan waktu tidur dapat meningkatkan risiko sleep apnea. (Foto: Pexels/Chris F)


Mengkonsumsi alkohol terlalu dekat dengan waktu tidur dapat meningkatkan risiko sleep apnea sehingga saat tidur bisa sampai mendengkur dan menggangu pernapasan. Setelah mengkonsumsi alkohol biasanya beberapa orang akan lebih mudah mengalami gangguan tidur seperti terbangun di tengah malam. Alkohol dalam jumlah kecil meiliki efek sedaktif tetapi jika berlebihan bisa membuat kualitas tidur menjadi buruk. (pid)

Baca Juga:

Sebaiknya Jangan Pesan Pasta di Pesawat

#Kesehatan #Tidur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Bagikan