Dapatkan Kualitas Tidur yang Baik dengan Menghindari Kegiatan Berikut
Dapatkan kualitas tidur yang baik untuk kebugaran tubuh. (Foto: Unsplash/Kinga Cichewicz)
BANGUN tidur seharusnya seseorang menjadi waktu yang menyenangkan. Wajah terlihat segar dan bersemangat untuk menjalani kehidupan. Namun apakah kamu pernah merasakan lelah dan linglung saat bangun di pagi hari?
Pelatih kesehatan holistik, Jasleen Kaur, mengungkapkan bahwa kualitas tidur malam yang buruk bisa menyebabkan gangguan pada pencernaan, gula darah tinggi, memperburuk suasana hati, dan sakit kepala. Sebuah studi pun menunjukan bahwa tidur yang tidak cukup bisa menyebabkan peradangan yang mempengaruhi kesehatan usus dan meningkatkan resiko penyakit jantung, depresi, diabetes tipe 2 dan Alzheimer.
Tidur malam yang baik ditentukan juga oleh aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Tetapi beberapa kebiasaan sehari-harimu ternyata bisa mempengaruhi kualitas tidurmu. Aktivitas apa saja yang dapat menggangu kualitas tidur seseorang? Melansir dari Pink Villa, beberapa aktivitas ini ternyata bisa mempengaruhi kualitas tidurmu.
Baca Juga:
Makan
Kebiasaan makanan mendekati waktu jam tidur adalah sesuatu yang tidak baik tetapi sering diabaikan oleh beberapa orang. Penelitian menunjukan bahwa mengonsumsi makanan atau camilan saat larut malam dapat memperlambat pencernaan dan metabolisme tubuh yang menyebabkan tidur menjadi terganggu, refluks asam dan penambahan berat badan. Idealnya untuk makan malam adalah 3-4 jam sebelum tidur. Makanlah makanan ringan sebagai makan malam dengan protein, lemak dan serat yang cukup. Hindari juga mengkonsumsi kafein setelah jam tiga sore.
Ponsel
Cahaya biru yang ditimbulkan oleh perangkat elektonik seperti ponsel, laptop, atau TV dapat menghalangi hormon melatonin yang bertanggungjawab untuk membuat seseorang menjadi mengantuk. Cahaya ini juga mempengaruhi siklus bangun tidur atau yang disebut ritme sirkadian. Inilah alasan mengapa kamu sebaiknya mneghindari penggunaan perangkat elektronik setidaknya satu jam sebelum tidur. Jika kamu mendapatkan jadwal kerja lembur, sebaiknya gunakan kacamata pemblokiran cahaya biru dengan warna kuning atau cokelat.
Kamar
Kebersihan lingkungan kamar bisa menjadi alasan mengapa tidurmu terganggu. Kamar tidur yang bersih dan nyaman mendorong tidur tanpa gangguan. Tidurlah pada waktu yang sama setiap harinya. Kamu bisa mematikan lampu kamar agar tidur menjadi lebih nyaman untuk mendapatkan kadar melatonin yang sehat. Lakukan rutinitas yang santai saat sebelum tidur seperti membaca, meditasi, menulis jurnal, atau peregangan ringan.
Baca Juga:
Olahraga
Latihan dengan intensitas tinggi atau kuat saat malam hari dapat merangsang sistem saraf dengan melepaskan adrenalin dan tidak memberikan waktu untuk suhu inti tubuh menjadi dingin. Jadi sebaiknya kamu melakukan olahraga 1-2 jam sebelum tidur. Jalan santai atau yoga bisa menjadi pilihan terbaik yang tidak membuat kamu menunda ataupun menggangu waktu tidurmu.
Alkohol
Mengkonsumsi alkohol terlalu dekat dengan waktu tidur dapat meningkatkan risiko sleep apnea sehingga saat tidur bisa sampai mendengkur dan menggangu pernapasan. Setelah mengkonsumsi alkohol biasanya beberapa orang akan lebih mudah mengalami gangguan tidur seperti terbangun di tengah malam. Alkohol dalam jumlah kecil meiliki efek sedaktif tetapi jika berlebihan bisa membuat kualitas tidur menjadi buruk. (pid)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati