Dandim 1715 Yahukimo Terluka dan Seorang Prajurit Gugur akibat Kontak Tembak dengan KKB
Kapendam XVII Cenderawasih Kol Kav Herman Taryaman. (ANTARA/HO/Dokumen Pribadi)
MerahPutih.com - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua tak pernah berhenti menebar teror. Setelah sebelumnya menculik pilot Susi Air, terakhir mereka kembali menyerang aparat dengan senjata api.
Kapendam XVII Cenderawasih Kol Kav Herman Taryaman mengatakan, Dandim 1715 Yahukimo Letkol Inf J.V. Tethool alami luka tembak akibat kontak tembak dengan KKB di Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (1/3) sore.
"Saat ini Dandim Yahukimo bersama dua prajurit yang terluka masih dirawat di RSUD Dekai," kata Kapendam XVII Cenderawasih Kol Kav Herman Taryaman, Rabu (1/3) malam.
Baca Juga:
Tim Gabungan Ungkap Kendala Pembebasan Pilot Selandia Baru Disandera KKB
Dijelaskan, dalam baku tembak dengan KKB seorang prajurit Kodim 1715 Yahukimo gugur yaitu Pratu LW.
Dua prajurit yang terluka yaitu Pratu NS dan Sertu RS.
"Baku tembak dengan KKB terjadi di Km 4 Jl. Paradiso Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, sekitar pukul 15.30 WIT," jelas Kol Kav Herman Taryaman, seperti dikutip Antara.
Baca Juga:
Tuntutan KKB Barter Sandera Pilot dengan Senpi dan Amunisi Ditolak Mentah-Mentah
Data yang dihimpun, Dandim 1715 Yahukimo Letkol Inf Tethool terkena tembakan di bagian kaki kiri dan tangan kiri.
Sertu RS alami luka tembak di paha kanan dan Pratu NS terkena tembakan di pinggang belakang sebelah kanan. (*)
Baca Juga:
Negosiasi Mentok, Aparat Ancam Lakukan Penegakan Hukum Terhadap KKB Papua
Bagikan
Berita Terkait
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan