MerahPutih.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diminta untuk bertanggung jawab atas gangguan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 yang berdampak pada sistem layanan Kartu Indonesia Pintar atau KIP Kuliah.
Anggota Komisi X DPR RI, Andreas Hugo Pareira mendesak Menkominfo, Budi Arie Setiadi, untuk segera memulihkan data akibat gangguan di PDNS 2.
"Data ini harus secepatnya (dipulihkan) dan Kominfo harus bertanggung jawab untuk secepatnya menyelesaikan ini," kata Andreas dalam keterangannya di Jakarta, Senin (1/7).
Baca juga:
Kepercayaan Masyarakat kepada KPK Menurun, Johan Budi Pertanyakan Kendala
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini juga berharap gangguan tersebut tak menjadi hambatan bagi pembiayaan pendidikan mahasiswa, khususnya pemegang KIP.
“Jangan sampai ini menjadi hambatan untuk pembiayaan pendidikan khususnya KIP pada mahasiswa nanti," ujarnya.
Andreas mengaku pihaknya belum mengkonfirmasi langsung kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengenai gangguan tersebut.
“Tetapi kalau sampai benar ini terjadi, harus secepatnya diselesaikan. Kenapa? Karena ini masuk dalam tahun ajaran baru. Dan mahasiswa-mahasiswi ini, tadi kita sedang bicara soal pembiayaan pendidikan," ujarnya.
Baca juga:
Pakar Telematika Roy Suryo Ungkap Kekhawatiran Serangan Server PDN dan Minta Budi Arie Mundur
Lebih jauh, politikus asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini berharap Kemendikbud Ristek dapat segera berkoordinasi dengan Kominfo menyelesaikan persoalan tersebut.
Sebelumnya, Kemendikbud Ristek memastikan data cadangan (backup) penerima dan pendaftar KIP tetap aman di pusat data Kemendikbud Ristek. (Pon)

