Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Daging Ayam Kultur Mendapatkan Izin Konsumsi di AS

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 21 November 2022
Daging Ayam Kultur Mendapatkan Izin Konsumsi di AS

Produk-produk ini bukan vegan, vegetarian atau nabati – semua adalah daging asli, dibuat tanpa ada hewannya. (Foto: Twitter/@upsidefoods)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LEMBAGA pengawas obat dan makanan AS atau Food and Drug Administration (FDA), untuk pertama kalinya telah memberikan izin keamanan untuk mengonsumsi daging ayam kultur yang diproduksi di laboratorium.

Upside Foods, sebuah perusahaan yang berbasis di California yang membuat daging dari kultur sel ayam di laboratorium, akan dapat mulai menjual produknya setelah fasilitasnya diperiksa oleh Department of Agriculture AS.

Pemerintah setempat mengatakan, telah mengevaluasi informasi yang disampaikan oleh Upside Foods dan saat ini tidak ada pertanyaan lebih lanjut tentang kesimpulan keamanan perusahaan.

“Kemajuan dalam teknologi kultur sel memungkinkan pengembang makanan menggunakan sel hewan yang diperoleh dari ternak, unggas, dan makanan laut dalam produksi makanan, dengan produk ini diharapkan siap untuk pasar AS dalam waktu dekat,” kata komisaris makanan dan obat-obatan FDA Dr. Robert M. Califf dan direktur Pusat Keamanan Pangan dan Nutrisi Terapan FDA (CFSAN) Susan T. Mayne dalam sebuah pernyataan.

“Tujuan FDA adalah untuk mendukung inovasi dalam teknologi makanan sambil selalu menjaga keamanan makanan yang tersedia untuk konsumen AS sebagai prioritas utama kami,” tambah pernyataan yang diberitakan CNN, Kamis (17/11).

Baca juga:

Makanan Vegan dengan Unsur Seng

Daging Ayam Kultur Mendapatkan Izin Konsumsi di AS
Upside Foods telah menjadi perusahaan pertama di dunia yang menerima lampu hijau FDA AS untuk ayam kultur. (Foto: Twitter/@upsidefoods)

Pendiri dan CEO Upside Foods Uma Valeti mengatakan di Twitter bahwa ayam kulturnya selangkah lebih dekat untuk dapat terhidang di meja makan di mana-mana. "UPSIDE telah menerima 'No Questions Letter' kami dari FDA. Mereka menerima kesimpulan kami bahwa ayam kultur kami aman untuk dimakan," cicit Valeti.

Dia mengatakan kepada CNN pada awal 2022, bahwa proses pembuatan daging yang dikultivasi. "Mirip dengan pembuatan bir, tetapi alih-alih menumbuhkan ragi atau mikroba, kami menumbuhkan sel hewan," ujar Valeti. "Produk-produk ini bukan vegan, vegetarian atau nabati. Semua adalah daging asli, dibuat tanpa ada hewannya," tegasnya.

Singapura adalah negara pertama yang mengizinkan penjualan daging kultur. Negara itu memberikan persetujuan regulasi Eat Just Inc. yang baru dimulai di San Francisco pada tahun 2020 untuk menjual ayam yang diproduksi di laboratorium Singapura.

Baca juga:

Pria, ini Pilihan Makanan Tepat Jaga Fertilitas

Daging Ayam Kultur Mendapatkan Izin Konsumsi di AS
Daging kultur akan mengurangi kebutuhan untuk menyembelih hewan dan membantu mengatasi krisis iklim. (Foto: Twitter/@UmaValeti)

Para advokat berharap daging kultur akan mengurangi kebutuhan untuk menyembelih hewan untuk makanan dan membantu mengatasi krisis iklim. Sistem pangan bertanggung jawab atas sekitar seperempat emisi gas rumah kaca global, yang sebagian besar berasal dari peternakan hewan.

“Kami sangat senang dengan pengumuman bersejarah FDA bahwa, setelah evaluasi yang ketat, UPSIDE Foods telah menjadi perusahaan pertama di dunia yang menerima lampu hijau FDA AS untuk ayam kultur,” kata David Kay, direktur komunikasi di Upside Foods, melalui email.

“Pada skala besar, daging kultur diproyeksikan menggunakan lebih sedikit air dan tanah daripada daging yang diproduksi secara konvensional,” jelas Kay.

Meski secara teknis bukan persetujuan, FDA mengatakan bahwa proses konsultasi pra-pasar yang menyeluruh telah selesai. Izin hanya berlaku untuk makanan yang dibuat dari sel ayam yang dibudidayakan oleh Upside Foods.

Namun, pernyataan itu juga mengatakan FDA siap untuk bekerja sama dengan perusahaan tambahan yang mengembangkan makanan sel hewan yang dikultivasi. (aru)

Baca juga:

4 Makanan untuk Bikin Bahagia

#Sains #Makanan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Berusia 25 Tahun, Gery Garudafood Tembus Pasar Australia hingga Korea Selatan
Memasuki usia ke-25 tahun, Gery semakin memperluas jejaknya di pasar internasional. Dipasarkan di Australia, Korea Selatan, China, hingga India.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Berusia 25 Tahun, Gery Garudafood Tembus Pasar Australia hingga Korea Selatan
Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Lifestyle
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Para arkeolog menyebut struktur itu mungkin merupakan prototipe dalam pengembangan Stonehenge.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Lifestyle
Negara-Negara yang Menjadikan Ikan Sapu-Sapu Menu Tradisional
Namun, penting untuk dicatat bahwa keamanan konsumsi ikan sapu-sapu sangat bergantung pada habitatnya
Angga Yudha Pratama - Minggu, 19 April 2026
Negara-Negara yang Menjadikan Ikan Sapu-Sapu Menu Tradisional
Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Lifestyle
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Kerangka itu ditemukan terkubur di sebuah makam di depan altar Gereja St Peter and Paul di Kota Maastricht, Belanda Selatan.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Kuliner
Mudik Lewat Pansela? Jangan Lupa Nikmati Kuliner Khas Selatan Jawa yang Wajib Kamu Coba
Perjalanan mudik melalui Pansela semakin memikat hati masyarakat belakangan ini. Rute alternatif tersebut menyuguhkan panorama alam memukau sekaligus deretan destinasi santap legendaris tiap kota
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Mudik Lewat Pansela? Jangan Lupa Nikmati Kuliner Khas Selatan Jawa yang Wajib Kamu Coba
Indonesia
Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Penemuan seperti ini dikenal sebagai ‘lazarus taxon’, sebuah istilah yang terinspirasi dari tokoh dalam Alkitab yang dibangkitkan dari kematian.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
 Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Bagikan