Cuaca Tak Bersahabat, Tim SAR Polri Lanjutkan Pencarian Sriwijaya Air
Ilustrasi: Pesawat Sriwijaya Air. (Foto: Antara).
Merahputih.com - Tim SAR gabungan Polri memutuskan tetap melanjutkan pencarian korban dan bagian pesawat SJ -182 Sriwijaya Air di perairan Kepulauan Seribu meski cuaca kurang bersahabat.
"Kami tetap berusaha untuk semaksimal mungkin dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan," ujar Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Yassin Kosasih di Jakarta, Rabu (13/1).
Baca Juga
Adapun menjadi fokus pencarian yaitu korban dan puing-puing pesawat, termasuk Cockpit Voice Recorder (CVR) atau rekaman pembicaraan pilot pesawat.
CVR merupakan satu bagian dari kotak hitam, dimana bagian lainnya Flight Data Recorder (FDR) sudah ditemukan.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di lokasi pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, di perairan Kepulauan Seribu, Rabu, berpotensi hujan ringan dan berawan.
Baca Juga
Mengenal CVR Yang Dicari Setelah Black Box FDR Sriwijaya Ditemukan
Informasi tersebut disampaikan BMKG melalui situs www.bmkg.go.id.
Suhu di Kepulauan Seribu sepanjang Rabu diperkirakan 26-31 derajat Celsius dengan kelembapan 85-90 persen. (Knu)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Black Box Pesawat ATR 42-500, Segera Diserahkan ke KNKT Buat Dianalisis
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Tebing Bulusaraung, KNKT Siap Mulai Investigasi
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
DVI Ambil Sampel DNA Jenazah Laki-laki Pertama Korban Pesawat ATR 42-500
Tim SAR Kerahkan Helikopter Angkut Korban Pesawat ATR 42-500 dari Jurang Penggungan Lampeso
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500