Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500

Serpihan Pesawat ATR 42-500 di Maros

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Flight Operation Officer (FOO) penerbangan pesawat ATR 42-500 Hariadi menjadi salah satu korban jatuh pesawat di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Keluarga korban yang tinggal di Desa Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar ini, memaparkan, Hariadi sendiri merupakan anak pertama dari empat bersaudara pasangan Supardi-Sutini.

“Kami berdoa Hariadi selamat. Kita masih percaya, sebelum ada kabar yang datang fix, kita masih percaya (selamat)," kata Adik Ipar Hariadi, Hari, pada awak media, Senin (19/1).

Dia berharap adanya mukjizat dari Allah SWT. Meski kemungkinannya kecil, tapi keluarga tetap menanti kabar resmi dengan penuh harapan dari pihak berwenang.

Baca juga:

Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA

Hariadi bekerja Indonesia Air Transport sudah cukup lama. Ia memiliki kebiasaan selalu melakukan video call dengan istrinya ketika mau terbang.

"Sekira pukul 14.00, Istri Hariadi, Rira, mendapatkan kabar jika pesawat yang dinaiki suaminya hilang kontak,” katanya.

Hari mengungkap sosok kakaknya adalah orang yang baik, jujur, dan pekerjaan keras. Sangat menyayangi keluarganya.

Untuk proses pencarian, Adik Hariadi sudah berada di Makassar, Sulawesi Selatan untuk memantau langsung perkembangan selama proses pencarian. Sementara itu, istrinya Rira yang masih shock tidak memungkinkan untuk berangkat.

“Kami tahu kondisi dia (Rira) masih belum diajak ngomong, kondisinya masih lemah, belum bisa bertemu banyak orang," pungkasnya.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengatakan tim mengambil sampel DNA dari dua orang anggota keluarga korban, yaitu ayah korban atas nama S (70) dengan jenis sampel berupa darah dan buccal swab, serta adik kandung korban, Ny. PS (35), yang juga diambil sampel darah dan buccal swab.

Selain pengambilan sampel DNA, tim juga melakukan pengumpulan data antemortem korban dari istri korban, RES yang beralamat di Jaten, Karanganyar.

“Data antemortem tersebut meliputi informasi medis, ciri-ciri khusus, serta data pendukung lain yang dibutuhkan dalam proses identifikasi korban,” kata Artanto, Senin (19/1). (Ismail/Jawa Tengah)

#Pesawat ATR 42-500 #Kecelakaan Pesawat #Pesawat Jatuh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Dunia
Kecelakaan Pesawat Kargo Amazon, Pilot Sempat Berikan Peringatan Kecepatan
Salah seorang pilot pesawat kargo itu beberapa kali memperingatkan pilot lainnya di kokpit mengenai ‘kecepatan pesawat yang berlebihan’.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Kecelakaan Pesawat Kargo Amazon, Pilot Sempat Berikan Peringatan Kecepatan
Dunia
Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Runway Bandara Miami, 5 Tewas
Pesawat keluar dari ujung landasan pada Minggu sekitar pukul 14.00 waktu setempat setelah tiba dari San Juan, Puerto Rico.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Runway Bandara Miami, 5 Tewas
Dunia
Kata-Kata Terakhir Pilot K2 Airways Pakistan Sebelum Hilang di Atas Laut Arab
Pilot K2 Airways sempat mengucapkan kata-kata terakhir “Rolling or floating, 1732” sebelum pesawat Boeing 737 hilang kontak di Laut Arab, bangkai ditemukan 53 mil laut selatan Ormara, investigasi masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Kata-Kata Terakhir Pilot K2 Airways Pakistan Sebelum Hilang di Atas Laut Arab
Dunia
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Pesawat kargo Boeing 737-400 K2 Airways hilang kontak 12 jam di Laut Arab, ditemukan 53 mil laut selatan Ormara Pakistan, 5 awak masih dicari, investigasi penyebab musibah berlangsung.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Dunia
Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
Kabinet Malaysia pada Jumat (26/6) menyetujui perpanjangan perjanjian ‘no-find, no-fee’ (tidak menemukan, tidak dibayar) dengan Ocean Infinity hingga 30 Juni 2027.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
 Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Prancis, 11 Tewas
Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan pesawat ringan paling mematikan di Prancis.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
 Pesawat Sipil Jatuh di Prancis, 11 Tewas
Indonesia
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Keselamatan publik dalam bermobilisasi merupakan isu strategis yang menuntut perhatian serius
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Dunia
Pilot Selfie dan Ambil Video Sebabkan Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan
Dalam laporan badan audit yang dipublikasikan pada Rabu (22/4) disebutkan bahwa insiden itu terjadi karena pilot mengambil foto untuk mengenang penerbangan terakhir bersama unit militernya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Pilot Selfie dan Ambil Video Sebabkan Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan
Dunia
Hercules C-130 Jatuh di Kolombia, 66 Polisi dan Tentara Gugur
Dari total korban tewas, 58 di antaranya merupakan personel Angkatan Darat Nasional, enam dari Angkatan Dirgantara Kolombia, dan dua dari Kepolisian Nasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
Hercules C-130 Jatuh di Kolombia, 66 Polisi dan Tentara Gugur
Bagikan