Pilot Selfie dan Ambil Video Sebabkan Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Pilot Selfie dan Ambil Video Sebabkan Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan

Ilustrasi Jet tempur.(foto: Boeing

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — OTORITAS Korea Selatan menemukan penyebab dua jet tempur bertabrakan di udara pada 2021 ialah selfie. Diebutkan, para pilot pesawat tersebut sedang mengambil foto dan video saat kecelakaan terjadi. Badan Audit dan Inspeksi di Seoul menyebut insiden tersebut terjadi saat pesawat menjalankan misi penerbangan di Kota Daegu.

Seperti dilaporkan BBC, dalam insiden itu, para pilot selamat tanpa luka, tapi tabrakan tersebut merusak pesawat dan menimbulkan biaya perbaikan sebesar 880 juta won (sekitar Rp 10,5 miliar). Salah seorang pilot, yang kini telah meninggalkan militer, dijatuhi denda sebesar 88 juta won.

Dalam laporan badan audit yang dipublikasikan pada Rabu (22/4) disebutkan bahwa insiden itu terjadi karena pilot ingin mengambil foto untuk mengenang penerbangan terakhir bersama unit militernya. Mengambil foto dalam penerbangan penting disebut sebagai praktik yang cukup umum di kalangan pilot saat itu. Pilot tersebut telah menyampaikan niatnya dalam pengarahan sebelum penerbangan.

Ia menerbangkan pesawat wingman (pendamping) dan mengikuti pesawat utama selama misi. Saat kembali ke pangkalan, ia mulai mengambil foto menggunakan ponsel pribadinya. Setelah menyadari hal itu, pilot pesawat utama kemudian meminta pilot lain di pesawatnya untuk merekam video pesawat wingman.

Baca juga:

Polisi Korea Selatan Ajukan Surat Perintah Penangkapan atas Produser BTS, Terlibat Kasus Kecurangan Perdagangan Saham



Pilot wingman kemudian tiba-tiba menerbangkan jetnya lebih tinggi dan membalikkan posisi pesawat agar bisa terekam dengan lebih baik oleh kamera. Manuver itu membuat kedua pesawat berada sangat dekat satu sama lain. Untuk menghindari tabrakan, pesawat utama mencoba menukik dengan cepat. Namun, kedua jet F-15K tersebut akhirnya tetap bertabrakan, merusak sayap kiri pesawat utama dan stabilisator ekor pesawat wingman.

Angkatan Udara Korea Selatan menskors pilot wingman tersebut, yang kemudian meninggalkan militer untuk bekerja di maskapai penerbangan komersial. Selanjutnya, angkatan udara berupaya mengenakan denda sebesar 880 juta won kepada pilot wingman untuk menutupi seluruh biaya perbaikan. Ketika pilot tersebut mengajukan banding, hal itu memicu penyelidikan oleh badan audit.

Pilot wingman mengakui manuver mendadaknya menyebabkan tabrakan, tapi berargumen bahwa pilot pesawat utama secara tersirat menyetujui manuver tersebut karena mengetahui bahwa proses perekaman sedang berlangsung.

Badan audit akhirnya memutuskan pilot wingman hanya perlu membayar sepersepuluh dari jumlah yang diminta angkatan udara. Badan tersebut menyatakan angkatan udara juga harus menanggung sebagian tanggung jawab karena tidak mengatur dengan baik penggunaan kamera pribadi oleh pilot.

Selain itu, badan audit mempertimbangkan rekam jejak baik pilot wingman sebelum insiden, serta tindakannya yang berhasil mencegah kerusakan lebih lanjut dengan segera mengendalikan pesawatnya untuk kembali dengan aman ke pangkalan.

Laporan tersebut tidak menyebutkan apakah ada tindakan yang diambil terhadap pilot lain yang terlibat dalam insiden tersebut.(dwi)

Baca juga:

Jet Tempur AS Jatuh di Teluk San Diego, 2 Pilot Selamat

#Korea Selatan #Selfie #Kecelakaan Pesawat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Runway Bandara Miami, 5 Tewas
Pesawat keluar dari ujung landasan pada Minggu sekitar pukul 14.00 waktu setempat setelah tiba dari San Juan, Puerto Rico.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Runway Bandara Miami, 5 Tewas
Lifestyle
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Halal Pavilion kembali hadir dalam JIPREMIUM 2026 dengan menghadirkan produk-produk asal Korea Selatan, termasuk makeup yang telah tesertifikasi halal.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Indonesia
Kapal Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kapal tunda terbalik di Busan, Korea Selatan, menewaskan satu awak. Dua ABK WNI ikut jadi korban, satu selamat, satu masih hilang.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Kapal  Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kasus ini mendorong Korea Selatan memperketat pemeriksaan terhadap impor sawi putih dari China.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Olahraga
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Shin Tae-yong terseret kasus dugaan kekerasan terhadap pemain saat masih menangani Ulsan HD pada musim lalu.
Frengky Aruan - Jumat, 24 Juli 2026
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Indonesia
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Kabar mengenai seorang WNI berinisial F asal Madiun, Jawa Timur yang diduga kabur dalam perjalanan tur di Korea Selatan menjadi sorotan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Olahraga
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Ia mengakui kata-kata maafnya tidak akan mampu menggambarkan besarnya kekecewaan dan kepedihan yang dirasakan para pendukung timnas Korea.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Dunia
Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
Kabinet Malaysia pada Jumat (26/6) menyetujui perpanjangan perjanjian ‘no-find, no-fee’ (tidak menemukan, tidak dibayar) dengan Ocean Infinity hingga 30 Juni 2027.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
 Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
Bagikan