DVI Ambil Sampel DNA Jenazah Laki-laki Pertama Korban Pesawat ATR 42-500
Proses evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR-500 di Gunung Bulusaraung, Sulsel. Foto:Humas TNI AD
MerahPutih.com - Jenazah laki-laki korban pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, yang berhasil dievakuasi pertama kali tiba di Posko DVI Biddokkes Polda Sulsel untuk dilakukan proses identifikasi.
Jenazah korban langsung diserahkan kepada tim dokter forensik DVI Biddokkes Polda Sulsel. Pemeriksaan post mortem dilakukan, termasuk pengambilan sampel DNA untuk dicocokkan dengan keluarga inti.
“Tim DVI Biddokkes melaksanakan pemeriksaan post mortem kepada jenazah korban, termasuk sampel DNA untuk dicocokkan dengan keluarga intinya,” kata Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel, dikutip Rabu (21/1).
Baca juga:
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Kronologi Penemuan dan Evakuasi
Jenazah ditemukan tim SAR gabungan pada Minggu (18/1) pukul 14.20 WITA di lereng jurang Gunung Bulusaraung dengan kedalaman sekitar 200 meter. Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu tiga hari akibat medan berat serta cuaca ekstrem.
Sejak ditemukan, jenazah diangkat ke puncak gunung, kemudian diturunkan kembali melalui jalur darat dengan berjalan kaki oleh tim SAR. Kondisi hujan deras dan angin kencang sempat menghambat proses evakuasi.
Baca juga:
Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500
Hilang Kontak di Perbatasan Maros-Pangkep
Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dinyatakan hilang kontak pada Sabtu (17/1) di perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep sebelum mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
Pesawat tersebut membawa 10 orang, terdiri atas tujuh kru dan tiga penumpang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yakni Ferry Irawan, Deden Mulyana, dan Yoga Naufal. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
DVI Ambil Sampel DNA Jenazah Laki-laki Pertama Korban Pesawat ATR 42-500
Tim SAR Kerahkan Helikopter Angkut Korban Pesawat ATR 42-500 dari Jurang Penggungan Lampeso
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Korban Pesawat ATR 42-500 Sulit Dijangkau, Teknik Rappelling Digunakan dalam Proses Evakuasi
Polda Sulsel Maksimalkan Pencarian Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros–Pangkep
Satu Korban Laki-laki Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi dari Jurang Kedalaman 200 Meter Bukit Bulusaraung