MerahPutih.com - Pesawat pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dilaporkan jatuh di kawasan perbukitan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2) siang.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F Laisa, menyampaikan bahwa pilot pesawat tersebut dinyatakan meninggal dunia.
“Informasi terakhir yang kami peroleh pada pukul 15.16 Wita, pilot atas nama Capt. Hendrick Lodewyck Adam dinyatakan meninggal dunia,” ujar Lukman dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (19/2).
Pesawat tersebut diketahui tengah melayani rute penerbangan dari Bandar Udara Long Bawan menuju Bandar Udara Tarakan untuk mengangkut BBM ke wilayah terpencil. Adapun jenis pesawat yang mengalami kecelakaan adalah Air Tractor AT-802.
Lukman menyebutkan, pesawat berangkat dari Bandar Udara Long Bawan pada pukul 12.10 Wita dengan estimasi waktu tiba di Tarakan pukul 13.15 Wita.
Baca juga:
Pesawat Jatuh di Bandara Muan Korea Selatan, 28 Orang Meninggal Dunia
Kesaksian Penumpang dan Pramugara Azerbaijan Airlines sebelum Pesawat Jatuh
Dalam penerbangan tersebut, pilot sempat menyampaikan kepada petugas Air Traffic Controller (ATC) Tarakan bahwa perkiraan posisi pesawat berada di Abeam Malinau pada pukul 12.24 Wita.
Namun, pada pukul 12.20 Wita, diterima sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT) dari pesawat tersebut.
Hingga saat ini, penyebab jatuhnya pesawat masih dalam proses penyelidikan oleh otoritas berwenang.
“Penyebab kejadian kecelakaan pesawat yang mengangkut satu orang kru yaitu pilot saat ini masih dalam penyelidikan,” jelas Lukman.
Ia menambahkan bahwa proses investigasi akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Proses investigasi akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku oleh instansi berwenang,” pungkasnya. (Knu)