Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Tebing Bulusaraung, KNKT Siap Mulai Investigasi

Soffi AmiraSoffi Amira - 2 jam, 45 menit lalu
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Tebing Bulusaraung, KNKT Siap Mulai Investigasi

Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia AIR

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim SAR berhasil menemukan black box pesawat ATR 42-500 dengan kode registrasi PK-THT yang jatuh di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Penemuan kotak hitam tak jauh dari titik jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Rabu (21/1) siang. Operasi ini bermula dari analisis titik koordinat puing yang terfragmentasi di lereng gunung.

Tim khusus diterjunkan untuk menyisir area tebing curam dengan kemiringan ekstrem. Perangkat perekam tersebut ditemukan masih melekat pada bagian ekor pesawat, yang tersangkut di kedalaman sekitar 150 meter dari puncak gunung.

"Setelah posisi dipastikan, tim teknis melepaskan perangkat dari dudukannya di ekor pesawat," ujar Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Infanteri Dodog Triyo Hadi kepada wartawan, Rabu (21/1).

Baca juga:

Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung

Proses pelepasan kotak hitam memakan waktu karena posisi material pesawat yang tidak stabil di medan terjal.

Begitu berhasil dilepaskan, tim langsung membawa perangkat tersebut menuruni jalur darat menuju Posko SAR Gabungan di Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci.

Evakuasi dilakukan dengan pengawalan ketat guna menjaga integritas fisik perangkat.

Penemuan ini menjadi kunci utama bagi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk memulai investigasi.

Baca juga:

DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros

Sesuai prosedur penerbangan, kotak hitam terdiri atas flight data recorder (FDR) dan cockpit voice recorder (CVR).

Saat ini, pihak berwenang tengah mengonfirmasi identitas spesifik dari unit yang ditemukan sebelum melanjutkan pencarian terhadap satu komponen lainnya yang masih tertinggal di lokasi.

Sekadar informasi, Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dinyatakan hilang kontak di wilayah pegunungan Bulusaraung daerah perbatasan Kabupaten Maros-Pangkep, Sulsel, saat hendak mendarat di Bandara Hasanuddin, Sabtu (17/1).

Sejumlah serpihan pesawat serta dua jenazah korban yang belum teridentifikasi identitasnya telah ditemukan tim SAR Gabungan di Gunung Bulusaraung dalam operasi SAR.

Baca juga:

Tim SAR Kerahkan Helikopter Angkut Korban Pesawat ATR 42-500 dari Jurang Penggungan Lampeso

Pesawat ini ditumpangi 10 orang, yang terdiri dari tujuh orang kru pesawat dan tiga orang penumpang POB (persons on board).

Ketiganya diketahui pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Masing-masing pegawai tersebut adalah Ferry Irawan, Deden Mulyana, dan Yoga Naufal.

Sementara itu, kru pesawat terdiri dari tujuh orang, yakni pilot Captain Andi Dahananto, copilot Muhammad Farhan Gunawan, kru pesawat Hariadi, Restu Adi, Dwi Murdiono, Florencia Lolita, Esther Aprilita. (knu)

#Pesawat Jatuh #Pesawat ATR 42-500 #Black Box #Tim SAR
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Tebing Bulusaraung, KNKT Siap Mulai Investigasi
Tim SAR menemukan black box pesawat ATR 42-500 di Tebing Bulusaraung. KNKT pun siap memulai investigasi.
Soffi Amira - 2 jam, 45 menit lalu
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Tebing Bulusaraung, KNKT Siap Mulai Investigasi
Indonesia
DVI Ambil Sampel DNA Jenazah Laki-laki Pertama Korban Pesawat ATR 42-500
Jenazah pertama korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung berhasil dievakuasi. Tim DVI Polda Sulsel lakukan tes DNA untuk identifikasi.
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
DVI Ambil Sampel DNA Jenazah Laki-laki Pertama Korban Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Tim SAR Kerahkan Helikopter Angkut Korban Pesawat ATR 42-500 dari Jurang Penggungan Lampeso
Proses pengangkatan jenazah dilakukan dengan metode hoist menggunakan teknik air landed pada pukul 07.59 WITA.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Tim SAR Kerahkan Helikopter Angkut Korban Pesawat ATR 42-500 dari Jurang Penggungan Lampeso
Indonesia
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta
Hal ini, menurut Mohammad Syafii, telah disampaikan pada pihak keluarga Farhan.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Januari 2026
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta
Indonesia
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Dalam proses evakuasi tersebut, personel sempat dihadapkan pada tantangan medan ekstrem dan cuaca yang sulit diprediksi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Indonesia
Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500
Untuk proses pencarian, Adik Hariadi sudah berada di Makassar, Sulawesi Selatan untuk memantau langsung perkembangan selama proses pencarian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Polda Jateng mengambil sampel DNA dan data antemortem keluarga korban pesawat ATR 42-500.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Selain keluarga korban Muhammad Farhan di Sulsel, salah seorang keluarga korban lainnya Esther Aprilita sebagai pramugari di pesawat ATR tersebut juga mendatangi Biddokes di Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Indonesia
Korban Pesawat ATR 42-500 Sulit Dijangkau, Teknik Rappelling Digunakan dalam Proses Evakuasi
Teknik rappelling yaitu metode turun dari ketinggian (tebing, jurang, struktur vertikal) menggunakan tali khusus dengan bantuan alat descender (seperti figure-8 atau autoblock) yang terhubung ke harness atau alat pelindung diri (APD).
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
Korban Pesawat ATR 42-500 Sulit Dijangkau, Teknik Rappelling Digunakan dalam Proses Evakuasi
Indonesia
Polda Sulsel Maksimalkan Pencarian Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros–Pangkep
Polda Sulawesi Selatan bergerak cepat memaksimalkan upaya pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport rute Yogyakarta–Makassar yang dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 13.17 Wita.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
Polda Sulsel Maksimalkan Pencarian Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros–Pangkep
Bagikan