Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 20 Januari 2026
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta

epala Basarnas Mohammad Syafii menyampaikan paparan dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/1/2026). ANTARA/Tri Meilani Ameliya.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyatakan bahwa rekaman langkah kaki "smartwatch" Kopilot Pesawat ATR 42-500 Muhammad Farhan Gunawan yang terhubung pada ponsel merupakan data bulan lalu saat mengunjungi Yogyakarta.

Hal ini, menurut Mohammad Syafii, telah disampaikan pada pihak keluarga Farhan.

"Kami dibantu oleh Polda Sulawesi Selatan, bahkan Tim Siber ikut juga, ini setelah dikonfirmasi ternyata itu adalah rekaman beberapa bulan yang lalu pada saat yang bersangkutan jalan-jalan di Jogja," kata Syafii dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/1).

"Dari pihak keluarga juga sudah memahami, dan kita juga memahami perasaan keluarga, makanya itu di-broadcast," kata dia.

Baca juga:

2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi

Sebelumnya beredar keterangan dari kerabat Kopilot Farhan yang mendeteksi langkah pria itu pada smartwatch. Data aktivitas itu tampak di layar ponsel yang ditemukan.

Sementara itu, Basarnas terus memaksimalkan periode waktu krusial atau golden time pencarian dengan penuh harapan seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi.

Syafii melaporkan tim petugas gabungan selama empat hari masa operasi SAR menghadapi kondisi yang tidak mudah, seperti lokasi kejadian yang berada di medan yang sangat ekstrem berupa tebing curam berkedalaman sekitar 500 meter dari puncak yang berketinggian lebih dari 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Kondisi tersebutlah yang membuat tim membutuhkan teknik pencarian dan evakuasi khusus, baik bagi tim SAR darat maupun udara menggunakan armada helikopter dan pesawat Caracal.

"Tantangan terbesar adalah kondisi cuaca dan alam yang sangat ekstrem kabut tebal, medan terjal, serta perubahan cuaca yang cepat menjadi faktor penghambat utama dalam operasi,” ucapnya.

Syafii lalu mengajak masyarakat mendoakan keselamatan tim petugas gabungan yang tengah bertugas mencari dan mengevakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di wilayah pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep-Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), dengan medan ekstrem. (*)

#Basarnas #Kecelakaan Pesawat #Pesawat ATR 42-500
Bagikan
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Berita Terkait

Indonesia
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta
Hal ini, menurut Mohammad Syafii, telah disampaikan pada pihak keluarga Farhan.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Januari 2026
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta
Indonesia
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Dalam proses evakuasi tersebut, personel sempat dihadapkan pada tantangan medan ekstrem dan cuaca yang sulit diprediksi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Indonesia
Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500
Untuk proses pencarian, Adik Hariadi sudah berada di Makassar, Sulawesi Selatan untuk memantau langsung perkembangan selama proses pencarian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Keluarga Copilot Muhammad Farhan Gunawan mendatangi Posko Ante Mortem Biddokkes Polda Sulsel di Jalan Kumala, Makassar, Minggu (18/1).
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Indonesia
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Polda Jateng mengambil sampel DNA dan data antemortem keluarga korban pesawat ATR 42-500.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Di tengah ancaman cuaca ekstrem saat ini, keselamatan penumpang tidak boleh dikompromikan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Indonesia
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Selain keluarga korban Muhammad Farhan di Sulsel, salah seorang keluarga korban lainnya Esther Aprilita sebagai pramugari di pesawat ATR tersebut juga mendatangi Biddokes di Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Indonesia
Korban Pesawat ATR 42-500 Sulit Dijangkau, Teknik Rappelling Digunakan dalam Proses Evakuasi
Teknik rappelling yaitu metode turun dari ketinggian (tebing, jurang, struktur vertikal) menggunakan tali khusus dengan bantuan alat descender (seperti figure-8 atau autoblock) yang terhubung ke harness atau alat pelindung diri (APD).
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
Korban Pesawat ATR 42-500 Sulit Dijangkau, Teknik Rappelling Digunakan dalam Proses Evakuasi
Indonesia
Polda Sulsel Maksimalkan Pencarian Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros–Pangkep
Polda Sulawesi Selatan bergerak cepat memaksimalkan upaya pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport rute Yogyakarta–Makassar yang dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 13.17 Wita.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
Polda Sulsel Maksimalkan Pencarian Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros–Pangkep
Indonesia
Tim SAR Polda Sulsel Lampauui Cuaca Ekstrem, Tembus Lereng Gunung Bulusaraung hingga Berbuah Temuan Puing Pesawat ATR 42-500
im SAR Gabungan dari Ditsamapta Polda Sulsel menemukan puing-puing pesawat di kawasan Gunung Bulusaraung, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Minggu (18/1).
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Tim SAR Polda Sulsel Lampauui Cuaca Ekstrem, Tembus Lereng Gunung Bulusaraung hingga Berbuah Temuan Puing Pesawat ATR 42-500
Bagikan