Coast Guard Tiongkok Masuk Laut Natuna, TNI Siagakan Pasukan Tempur dan Tiga KRI

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 04 Januari 2020
 Coast Guard Tiongkok Masuk Laut Natuna, TNI Siagakan Pasukan Tempur dan Tiga KRI

Presiden Joko Widodo (paling kiri) berdiri di atas geladak KRI Imam Bonjol di perairan Laut Natuna, Kamis (23/6). (Foto Setkab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pemerintah Indonesia menegaskan Tiongkok telah melakukan pelanggaran batas wilayah di Laut Natuna. TNI pun melaksanakan operasi siaga tempur terkait dengan adanya pelanggaran di kawasan tersebut.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya Yudo Margono, mengatakan operasi siaga tempur dilaksanakan oleh Koarmada 1 dan Koopsau 1 dengan Alutsista yang sudah digelar.

Baca Juga:

Pengamat: Keterlibatan AS Patroli di Laut Natuna Harus Sesuai Prosedur

Yaitu tiga KRI dan satu Pesawat intai maritim dan satu pesawat Boeing TNI AU. Dua KRI lagi masih dalam perjalanan dari Jakarta menuju Natuna.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksdya Yudo Margonno
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya Yudo Margono memberikan keterangan terkait kondisi Laut Natuna (Foto: ANTARA)

"Selanjutnya dikatakan Pangkogabwilhan I bahwa operasi ini digelar untuk melaksanakan pengendalian wilayah laut khususnya di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) laut Natuna Utara," demikian keterangan tertulis yang disampaikan Kabid Penum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman kepada wartawan, Jumat (3/1).

Yudo Margono mengatakan wilayah Natuna Utara saat ini menjadi perhatian bersama. Karena itu, operasi siaga tempur diarahkan ke Natuna Utara mulai 2020.

"Operasi ini merupakan salah satu dari 18 operasi yang akan dilaksanakan Kogabwilhan I di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya," imbuhnya.

Yudo mengatakan, operasi tersebut digelar untuk melaksanakan pengendalian wilayah laut khususnya di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) laut Natuna Utara.

"Sekarang ini wilayah Natuna Utara menjadi perhatian bersama, sehingga operasi siaga tempur diarahkan ke Natuna Utara mulai tahun 2020. Operasi ini merupakan salah satu dari 18 operasi yang akan dilaksanakan Kogabwilhan I di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya," kata Yudo.

Baca Juga:

Skuadron F-16 Lanud Iswahjudi Pulang Setelah Pamer Kekuatan di Laut Natuna

Tiongkok diketahui telah beberapa kali melanggar kesepakatan dengan memasuki wilayah ZEE Indonesia. Kawasan tersebut beberapa kali dimasuki nelayan China sejak akhir Desember 2019.

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia Laksdya Bakamla A. Taufiq R mengatakan pihaknya akan menjadi garda terdepan untuk mengawal di perairan Natuna tersebut.

“Pasti ada (penambahan pasukan/armada). TNI pasti mengerahkan juga. Tapi dalam kondisi damai memang saya bilang, Bakamla di depan,” pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Insiden Indonesia-Vietnam di Laut Natuna, Ini Kata Luhut

#Perairan Natuna #Tiongkok #TNI AL
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Indonesia
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi berangkat dari Italia sejak Senin (24/8). Selama perjalanan itu, Garibaldi dikawal kapal perang dari Angkatan Laut Italia.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Indonesia
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia resmi punya kapal induk pertama! ITS Giuseppe Garibaldi buatan Fincantieri Italia memasuki ALKI I dikawal KRI Brawijaya dan Prabu Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
KRI Sriwijaya (eks Giuseppe Garibaldi) resmi masuk perairan NKRI via ALKI I. Kapal induk pertama Indonesia ini akan bersandar di Tanjung Priok, dengan 310 awak tengah digembleng TNI AL.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
Indonesia
Tidak Jadi Gajah Mada, Kapal Induk Pertama Indonesia Diberi Nama KRI Sriwijaya
TNI AL memastikan kapal induk pertama milik Indonesia diberi nama KRI Sriwijaya setelah sebelumnya sempat diberi nama KRI Gajah Mada.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tidak Jadi Gajah Mada, Kapal Induk Pertama Indonesia Diberi Nama KRI Sriwijaya
Indonesia
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Sudah Masuk Laut NKRI, Besok Sandar di Tanjung Priok
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi resmi memasuki perairan Indonesia lewat ALKI I dan siap bersandar di Tanjung Priok. Cek informasi terkininya!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Sudah Masuk Laut NKRI, Besok Sandar di Tanjung Priok
Indonesia
Rute AKLI I Yang Jadi Pilihan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Masuk Indonesia
Garibaldi sendiri nanti akan dikawal kapal fregat TNI AL saat memasuki perairan ALKI I
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Rute AKLI I Yang Jadi Pilihan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Masuk Indonesia
Bagikan