MerahPutih.com – TNI Angkatan Laut (AL) berencana menggunakan bahan bakar jenis B50 untuk kapal patroli sebagai bagian dari strategi penghematan bahan bakar minyak (BBM).
B50 merupakan campuran 50 persen solar dan 50 persen minyak kelapa sawit (CPO) yang dikembangkan untuk mendukung energi terbarukan.
“Kedepan akan menggunakan bahan bakar B50,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam jumpa pers di Mabes AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (15/4).
Baca juga:
B50 Resmi Berlaku 1 Juli 2026, Pemerintah Klaim Hemat Subsidi Rp 48 Triliun
KRI TNI AL Saat Ini Masih Pakai B35
Laksamana Ali KSAL memastikan transisi ke B50 akan dilakukan secara bertahap dalam waktu dekat. "Untuk patroli sementara ini kita masih menggunakan kapal-kapal yang menggunakan bahan bakar B35 ya," imbuhnya, dilansir Antara
KSAL menegaskan penggunaan B50 dapat mengurangi ketergantungan TNI AL terhadap bahan bakar berbasis minyak mentah.
Namun, dia menekankan modifikasi mesin kapal akan menjadi bagian penting dari proses transisi dapat berjalan optimal. . Tentunya ada modifikasi dari permesinan yang ada di kapal nantinya," tuturnya.
Baca juga:
KSAL Harap Kapal Induk Giuseppe Buatan Italia Bisa Merapat ke Indonesia Sebelum HUT TNI 2026
Hemat BBM Dukung Operasi Laut
Ali menambahkan bahan bakar B50 juga mampu mendukung operasional kapal dengan mobilitas tinggi, seperti patroli laut hingga misi pengiriman logistik dan pasukan.
“Dengan adanya upaya penggunaan bahan bakar jenis B50, intensitas kapal dalam berpatroli di laut tidak akan berkurang di tengah masa efisiensi bahan bakar,” tandasnya. (*)