Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah

Kapal selam Hangor milik Angkatan Laut Pakistan saat bersandar di Dermaga IKT ex-Presiden, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (19/5/2026) (ANTARA/Ho-Pen Kodaeral III)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Tiga kapal perang milik Angkatan Laut Pakistan, yakni Pakistan Navy Ship (PNS) Taimur, kapal selam Hangor, dan PNS Aslat, resmi bersandar di Dermaga IKT eks-Presiden, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (19/5).

Kedatangan armada perang AL Pakistan itu bukan sekadar singgah, melainkan bagian dari kunjungan kehormatan untuk memperkuat hubungan bilateral dengan TNI Angkatan Laut.

Baca juga:

Pakistan Kembali Lancarkan Serangan Militer ke Afghanistan

Kehadiran kapal perang tersebut disambut langsung Asisten Operasi Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III, Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel, dikutip dari siaran pers TNI AL di Jakarta, Kamis (21/5)

Kehadiran tiga kapal perang Pakistan di Jakarta bukan sekadar singgah secara teknis, melainkan simbol kuatnya hubungan bilateral.

Asisten Operasi Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III, Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel

Agenda Diplomasi Militer

Setelah penyambutan, delegasi Angkatan Laut Pakistan yang dipimpin Komandan Skuadron Kapal Perusak ke-18 sekaligus Mission Commander, Komodor Omar Farooq SI (M), melanjutkan kunjungan ke Markas Kodaeral III di Jakarta Utara. Di sana, mereka menggelar pertemuan bilateral tertutup dengan jajaran TNI AL.

Baca juga:

TNI AL dan Pasukan Oranye Kompak Basmi Ikan Sapu-Sapu di Setu Babakan

Selama berada di Jakarta, awak kapal Pakistan dijadwalkan mengikuti sejumlah kegiatan, mulai dari kunjungan kehormatan kepada pejabat tinggi TNI AL, pertandingan olahraga persahabatan, hingga jamuan diplomatik di atas kapal perang Pakistan.

Publik Bisa Naik ke Kapal Perang Pakistan

Rombongan AL Pakistan itu juga akan melakukan kunjungan kota dan membuka kapal mereka untuk prajurit TNI AL serta masyarakat umum.

Kami berharap sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Pakistan Navy semakin erat, sekaligus menjadi ajang pertukaran budaya yang positif bagi kedua bangsa,

Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel

(*)

#Kapal Selam #Pakistan #TNI AL
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Terima Surat Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara, Ini Spesifikasi Kapal Perang Itu
Kapal dibuat oleh Galangan Kapal Uljanic Yugoslavia Tahun 1981 dengan bobot 1.850 ton.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
DPR Terima Surat Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara, Ini Spesifikasi Kapal Perang Itu
Indonesia
TNI-AL Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Narkoba, DPR Tuntut Perketat Pengawasan Jalur Laut
Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya pengawasan dan patroli secara konsisten di wilayah perairan Indonesia.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
TNI-AL Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Narkoba, DPR Tuntut Perketat Pengawasan Jalur Laut
Indonesia
Indonesia Bakal Jadi Negara Pertama Bangun Kapal Selam Sendiri di ASEAN
Pembangunan kapal selam Scorpene melibatkan putra-putri terbaik Indonesia dengan dukungan dan pendampingan dari Naval Group Prancis.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Indonesia Bakal Jadi Negara Pertama Bangun Kapal Selam Sendiri di ASEAN
Dunia
Ledakan Kantor Polisi Dekat Lokasi Demo, 14 Tewas Puluhan Luka-Luka
Ledakan di luar kantor polisi menewaskan 14 orang dan melukai puluhan lainnya. Pelaku meledakkan bom saat sedang terjadi unjuk rasa dekat kantor polisi.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Ledakan Kantor Polisi Dekat Lokasi Demo, 14 Tewas Puluhan Luka-Luka
Indonesia
TNI AL Kirim Kapal Perang dan Pasukan ke Vladivostok Rusia, Manuver Tempur Dipersiapkan
Keikutsertaan TNI AL bertujuan untuk melanjutkan kegiatan latihan bersama Orruda yang sebelumnya digelar di Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
TNI AL Kirim Kapal Perang dan Pasukan ke Vladivostok Rusia, Manuver Tempur Dipersiapkan
Indonesia
Lanal Lampung Jadi Markas Kapal Induk Pertama Indonesia
Hingga saat ini, TNI AL masih menunggu koordinasi dari Kementerian Pertahanan selaku pihak yang berurusan langsung dengan galangan kapal asal Italia Fincantieri terkait pembelian kapal induk.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Lanal Lampung Jadi Markas Kapal Induk Pertama Indonesia
Dunia
Kata-Kata Terakhir Pilot K2 Airways Pakistan Sebelum Hilang di Atas Laut Arab
Pilot K2 Airways sempat mengucapkan kata-kata terakhir “Rolling or floating, 1732” sebelum pesawat Boeing 737 hilang kontak di Laut Arab, bangkai ditemukan 53 mil laut selatan Ormara, investigasi masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Kata-Kata Terakhir Pilot K2 Airways Pakistan Sebelum Hilang di Atas Laut Arab
Dunia
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Pesawat kargo Boeing 737-400 K2 Airways hilang kontak 12 jam di Laut Arab, ditemukan 53 mil laut selatan Ormara Pakistan, 5 awak masih dicari, investigasi penyebab musibah berlangsung.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Dunia
Indonesia dan Prancis Segera Mulai Bangun Fisik 2 Unit Kapal Selam Scorpène
PT PAL telah mengirimkan puluhan insinyur ke fasilitas Naval Group di Prancis untuk mengikuti pelatihan intensif di berbagai bidang
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Indonesia dan Prancis Segera Mulai Bangun Fisik 2 Unit Kapal Selam Scorpène
Indonesia
TNI AL Gelar Operasi Perairan di Samudera Pasifik Utara Papua, Tekan Penyelundupan
Kodaeral X saat ini didukung tiga KRI dengan tiga pangkalan TNI-AL yang berada di Sarmi, Biak dan Nabire dengan wilayah operasi meliputi Provinsi Papua dan sebagian Provinsi Papua Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
TNI AL Gelar Operasi Perairan di Samudera Pasifik Utara Papua, Tekan Penyelundupan
Bagikan