Cermat Mengatur Pola Makan saat Lebaran
Pilih makanan yang bernutrisi. (Foto: Unsplash/Dan Gold)
LEBARAN identik dengan berbagai makanan yang tinggi kalori, seperti rendang, opor ayam, semur daging, ayam goreng, hingga camilan manis lainnya. Jika kamu tidak bisa mengontrol asupan makanan di momen Lebaran, dikhawatirkan bisa berpengaruh ke masalah kesehatan seperti kenaikan berat badan atau kolesterol.
Mengutip laman Alodokter, tips pertama untuk tetap makan sehat saa Lebaran adalah makan sesuai kebutuhan kalori harian agar tidak mengalami kenaikan berat badan yang drastis. Pada umumnya, pria dewasa membutuhkan sekitar 2.500 kalori setiap harinya. Sementara perempuan dewasa kurang lebih 2.000 kalori per harinya.
Jika memang tergoda untuk mengonsumsi makanan tinggi kalori, seperti daging merah, nasi, atau ketupat, maka batasi porsinya. Jangan lupa juga untuk tetap mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan penuhi kebutuhan cairan.
Baca juga:
Lalu, bagaimana dengan santan? Hidangan bersantan, seperti rendang, gulai, dan opor ayam, tentunya tidak asing jika ada di meja makan saat Lebaran. Sebenarnya, mengonsumsi makanan bersantan, termasuk saat Lebaran, boleh-boleh saja kok. Dengan catatan konsumsinya harus tetap dibatasi.
Rata-rata, makanan bersantan cenderung mengandung kadar lemak jenuh yang tinggi. Oleh sebab itu, bila dikonsumsi berlebihan, kadar kolesterol di dalam darah juga dikhawatirkan akan mengalami peningkatan.
Buat kamu yang ingin makan daging-dagingna, pilihlah bagian yang tidak terlalu banyak mengandung lemak. Misalnya, alih-alih memilih ayam bagian paha, lebih baik pilih ayam bagian dada. Kemudian untuk daging sapi, kamu bisa pilih bagian sirloin.
Baca juga:
Setelah selesai makan, memang paling nikmat minum minuman yang manis seperti sirup hingga es buah. Namun perlu diingat, jika dikonsumsi secara berlebihan, makanan dan minuman manis berisiko menyebabkan peningkatan berat badan dan kadar gula darah.
Jadi, jika ingin mengonsumsi makanan atau minuman manis, pastikan porsinya dibatasi. Pilih juga jenis makanan atau minuman yang lebih sehat, misalnya jus, puding buah, atau sup buah.
Terakhir, setelah mengonsumsi banyak makanan dan minuman khas Lebaran, sebaiknya kamu memperbanyak konsumsi serat. Ini karena serat bisa membantu menurunkan kadar kolesterol serta gula darah dalam tubuh. Beberapa makanan tinggi serat yang bisa kamu konsumsi adalah sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati