Cerita Zulhas Ditawari Jokowi Jadi Menteri Perdagangan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 15 Juni 2022
Cerita Zulhas Ditawari Jokowi Jadi Menteri Perdagangan

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Jokowi (Jokowi) telah melantik sejumlah menteri dan wakil menteri baru di sisa masa jabatan hingga 2024 mendatang. Salah satunya Zulkifli Hasan (Zulhas) menjadi Menteri Perdagangan (Mendag).

Setelah pelantikan oleh Presiden Jokowi, langsung dilaksanakan serah terima jabatan (sertijab) dari tongkat kepemimpinan Muhammad Lutfi ke Zulhas di gedung Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Usai sertijab, Zulhas menceritakan saat dirinya ditawari jabatan Menteri Perdagangan oleh Jokowi. Ketua Umum PAN ini mengaku, ditelepon oleh pihak Istana pada pukul 19.00 WIB untuk hadir ke Istana Presiden pada Selasa (14/6).

Baca Juga:

Jokowi Perintahkan Zulhas dan Hadi Tjahjanto Turun Langsung ke Lapangan

"Jadi baru tahu semalam, semalam saya diberi tahu jam 7 (malam) diundang ke Istana, jadi saya datang jam 7, dikasih tahu ditugaskan ini (menjadi menteri)," ucap Zulhas di hadapan wartawan, Rabu (15/6).

Saat hadir ke Istana, lanjut Zulhas, Presiden Jokowi menawarkan untuk menduduki jabatan Menteri Perdagangan menggantikan M Lutfi.

"Pak Zul punya background, bla bla, sudah lama ngerti ritel mikro sebagainya pengalaman cukup itu, leadership ada. Maka ditugaskan Mendag," kata Zulhas menirukan perkataan Jokowi.

Baca Juga:

Menanti Kebijakan Pro Rakyat dari Mendag Zulkifli Hasan di Sektor Perdagangan

Diamanatkan mengurusi Kementerian Perdagangan, dirinya langsung ambil tawaran tersebut dan siap menyelesaikan masalah yang saat ini krusial di Kemendag. Salah satunya soal minyak goreng.

"Saya bilang saya siap, perintah laksanakan," terang dari ayah dari Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi PAN Zita Anjani tersebut.

Ia pun mengaku, kaget bahwa hari ini langsung dilantik oleh Jokowi menjadi Mendag. Sebelum dilakukan pengambilan sumpah jabatan, dirinya dan bersama ketua umum beberapa partai menikmati makan siang di Istana.

"Saya baru tahu mau dilantik tadi diundangnya jam 11 siang. Sampai di sana, di Istana, jam 12, kita makan siang (dengan) para ketua umum," ucapnya.

"Ada Bu Mega (Megawati Soekarnoputri), ada Pak Surya Paloh, ada Cak Imin (Muhaimin Iskandar), ada Airlangga Hartarto, Pak Prabowo Ketua Gerindra, ada Pak Harso (Suharso Monoarfa), lengkap ketua partai. Habis itu saya dilantik," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Mendag Zulhas Janji Segera Atasi Persoalan Minyak Goreng

#Zulkifli Hasan #Menteri Perdagangan #Reshuffle Kabinet
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
51,9 Persen Publik Ingin Prabowo Reshuffle Kabinet, Terutama Menteri Ekonomi dan Hukum
Penurunan tingkat kepuasan tersebut menjadi sinyal bagi pemerintah untuk segera mengevaluasi kinerja kabinet.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
51,9 Persen Publik Ingin Prabowo Reshuffle Kabinet, Terutama Menteri Ekonomi dan Hukum
Indonesia
Bantah Sakit Mundur dari Kabinet, Menko Pratikno Lagi Tugas Cek Kebakaran Bromo
Menko PMK Pratikno membantah rumor mundur dari Kabinet Merah Putih karena sakit.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Bantah Sakit Mundur dari Kabinet, Menko Pratikno Lagi Tugas Cek Kebakaran Bromo
Indonesia
Defisit Neraca Dagang Indonesia Juni Menurun, Pemerintah Tingkatkan Ekspor
Nilai ekspor nonmigas Indonesia pada Juni tercatat sebesar USD 24,39 miliar, meningkat 8,68 persen jika dibandingkan dengan Mei 2026 yang sebesar USD 22,45 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Defisit Neraca Dagang Indonesia Juni Menurun, Pemerintah Tingkatkan Ekspor
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat Jelang HUT RI, DPR Soroti Perlunya Penyegaran
Isu reshuffle kabinet kembali menguat jelang HUT RI ke-81. Komisi II DPR mengatakan, bahwa hal itu merupakan hak Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat Jelang HUT RI, DPR Soroti Perlunya Penyegaran
Indonesia
Demokrat Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden, yang Penting Menteri Mampu Jalankan Program
Presiden bebas menentukan figur yang dinilai mampu menjalankan tugas pemerintahan.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Demokrat Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden, yang Penting Menteri Mampu Jalankan Program
Indonesia
Tepis Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tidak Selalu Berujung Perombakan Kabinet
Fokus pemerintah hanya mengisi jabatan kosong di Kabinet seperti Wamenimipas dan Wamentan.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Tepis Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tidak Selalu Berujung Perombakan Kabinet
Indonesia
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Presiden memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa saja yang dinilai tepat mengisi posisi menteri, termasuk apabila terdapat jabatan yang kosong.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Indonesia
Nilai Ekspor Indonesia Mei Turun 8,30 Persen Ketimbang April
Pelemahan secara bulanan tersebut dipengaruhi penurunan ekspor migas sebesar 34,38 persen dan ekspor nonmigas sebesar 7,05 persen secara bulanan (MtM).
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Nilai Ekspor Indonesia Mei Turun 8,30 Persen Ketimbang April
Indonesia
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut masih banyak masalah di BGN. Pemerintah menghentikan sementara pembangunan SPPG baru dan fokus pada evaluasi MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Indonesia
Pemerintah Pastikan HET Minyakita Tetap Rp 15.700 per Liter, Fokus Perkuat Distribusi
Pemerintah memastikan HET Minyakita tetap Rp 15.700 per liter. Distribusi diperkuat melalui Bulog dan ID FOOD agar pasokan minyak goreng lebih mudah diakses masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Pemerintah Pastikan HET Minyakita Tetap Rp 15.700 per Liter, Fokus Perkuat Distribusi
Bagikan