51,9 Persen Publik Ingin Prabowo Reshuffle Kabinet, Terutama Menteri Ekonomi dan Hukum

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
51,9 Persen Publik Ingin Prabowo Reshuffle Kabinet, Terutama Menteri Ekonomi dan Hukum

Arsip - Gedung Istana Merdeka Jakarta. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - TINGKAT kepuasan publik terhadap kinerja kementerian dan lembaga dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengalami penurunan. Temuan tersebut berdasarkan survei nasional Poltracking Indonesia yang menunjukkan tingkat kepuasan terhadap kinerja kabinet secara keseluruhan berada di angka 47 persen.


Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR mengatakan angka tersebut melanjutkan tren penurunan dalam beberapa bulan terakhir.


"Ini angka yang tidak membahagiakan. Trennya mengalami penurunan. Di Mei masih 67 persen, turun ke 49 persen di Juli, dan di Agustus turun sedikit lagi menjadi 47 persen," ujar Hanta dalam survei bertajuk Membaca Tren Kepuasan Publik Terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran, Senin (31/8).


Menurut Hanta, penurunan tingkat kepuasan tersebut menjadi sinyal bagi pemerintah untuk segera mengevaluasi kinerja kabinet. "Ini menjadi pemicu bagi pemerintah untuk memperbaiki kinerja kabinetnya," katanya.

Baca juga:

Isu Reshuffle Kabinet Menguat Jelang HUT RI, DPR Soroti Perlunya Penyegaran




Sejalan dengan penurunan kepuasan, mayoritas responden juga menginginkan adanya perombakan atau reshuffle kabinet. Sebanyak 51,9 persen responden menilai reshuffle perlu dilakukan. Sementara itu, hanya 27,9 persen yang menyatakan tidak perlu ada perombakan kabinet.


Hanta mengatakan salah satu alasan utama masyarakat mendorong reshuffle yakni kinerja sejumlah menteri yang dinilai belum memuaskan. Dua bidang yang paling banyak disoroti publik untuk segera dibenahi ialah ekonomi dan hukum. Sebanyak 30,8 persen responden menilai sektor ekonomi perlu menjadi prioritas, sedangkan 22 persen menyoroti bidang hukum.


"Ada faktor kinerja menteri kurang memuaskan. Tergambar adanya kegagalan kabinet dalam menerjemahkan serta mengimplementasikan program visi-misi Presiden," ujar Hanta.


Survei Poltracking Indonesia dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.220 responden. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.(Pon)

Baca juga:

Poltracking Indonesia Ungkap Kepuasan ke Prabowo-Gibran Turun, Bidang Ekonomi Paling Tak Memuaskan







#Presiden Prabowo #Wapres Gibran #Reshuffle Kabinet
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Bukan perayaan ulang tahun.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Ultah Ke-75, Didoakan Sehat dan Berstamina
Sejak pagi hari, ucapan selamat, doa, dan harapan terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Ultah Ke-75, Didoakan Sehat dan Berstamina
Indonesia
Kristomei Sianturi Gantikan Suharyanto Jadi Kepala BNPB, ini Profilnya
Kristomei Sianturi resmi menggantikan Suharyanto menjadi Kepala BNPB. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Kristomei Sianturi Gantikan Suharyanto Jadi Kepala BNPB, ini Profilnya
Indonesia
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Presiden Prabowo Subianto menyetujui tawaran bantuan dari negara-negara tetangga untuk menangani karhutla.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Indonesia
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Prabowo melantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon sebagai Wamenhan. Maulana Bungaran dan Alim Setiawan Slamet juga mendapat jabatan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Indonesia
Tiba di Istana Negara, Richard Taruli H Tampubolon Bakal Dilantik Jadi Wamenhan?
Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon menyatakan siap ditempatkan di mana saja saat mendatangi Istana. Namanya dikabarkan masuk bursa Wamenhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Tiba di Istana Negara, Richard Taruli H Tampubolon Bakal Dilantik Jadi Wamenhan?
Indonesia
GMKR Solo Desak Pemakzulan Wapres Gibran Imbas Putusan MK
Gerakan tersebut tidak berhenti di Solo. Bahkan, berencana melanjutkan penyampaian aspirasi secara berkelanjutan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
GMKR Solo Desak Pemakzulan Wapres Gibran Imbas Putusan MK
Indonesia
Survei Celios Sebut Kebijakan Pemerintah Bikin Stres Warga, Ini Kata Gibran
Kritik yang disampaikan kepada pemerintah maupun dirinya, termasuk melalui laporan Celios, perlu ditindaklanjuti dengan evaluasi dan perbaikan kebijakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Survei Celios Sebut Kebijakan Pemerintah Bikin Stres Warga, Ini Kata Gibran
Indonesia
Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar
Berdasarkan laporan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, upaya pemadaman masih berlangsung di enam provinsi terdampak.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar
Indonesia
Asap Karhutla Ganggu Malaysia dan Singapura, Presiden Prabowo Minta Penanganan Diperkuat
Berdasarkan laporan Kepala BNPB, masih terdapat sekitar 639 hektare lahan yang dalam proses pemadaman di enam provinsi terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Asap Karhutla Ganggu Malaysia dan Singapura, Presiden Prabowo Minta Penanganan Diperkuat
Bagikan