MERAHPUTIH.COM - POLTRACKING Indonesia merilis survei terbaru mengenai kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hasilnya, 55,1 persen masyarakat menyatakan puas. Sementara itu, 40,2 persen responden mengaku tidak puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.
Meski mayoritas masih menyatakan puas, Poltracking mencatat adanya tren penurunan tingkat kepuasan pada Agustus 2026 jika dibandingkan dengan survei pada Maret, Mei, dan Juli 2026.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan penurunan kepuasan bukan berarti tidak dapat dipulihkan. Menurutnya, pemerintah masih memiliki peluang meningkatkan kepercayaan publik melalui kebijakan yang tepat.
"Rendahnya kepuasan publik saat ini bukan tak ada potensi untuk naik, asalkan mengambil kebijakan dan langkah strategis yang tepat," kata Hanta dalam survei Membaca Tren Kepuasan Publik Terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran, Senin (31/8).
Baca juga:
Survei Poltracking: Elektabilitas Agustiar-Edy Ungguli Lawannya, Catatkan 45,3 Persen
Dalam survei tersebut, bidang pendidikan menjadi sektor dengan tingkat kepuasan tertinggi, yakni 63,9 persen. Kemudian sosial budaya 63,7 persen dan kesehatan 62,6 persen.
Bidang pertahanan dan keamanan mendapat tingkat kepuasan 61,6 persen. Sementara itu, politik dan stabilitas nasional berada di angka 51,9 persen. Untuk hukum dan pemberantasan korupsi, tingkat kepuasan publik tercatat 48,3 persen.
Sektor ekonomi menjadi pekerjaan rumah terbesar pemerintah. Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah di bidang ekonomi hanya mencapai 41,8 persen, atau menjadi yang terendah ketimbang bidang lainnya.
Survei Poltracking dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.220 responden. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.(Pon)
Baca juga:
Poltracking Indonesia: 85 Persen Masyarakat Puas atas Kinerja Jokowi