MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta meminta agar rumah pompa di Waduk Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara untuk dipindah ke tempat yang lebih tinggi. Upaya itu dinilai perlu dilakukan agar pompa tak kembali terendam saat banjir melanda Jakarta.
Hal itu dikatakan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI, Basri Baco setelah Anggota DPRD DKI melakukan inspeksi beberapa pompa air yang berada di Ibu Kota.
Baca Juga
Pemprov DKI Akui Sejumlah Pompa Air Terendam Saat Banjir Kepung Jakarta
Baco mengatakan, rendahnya posisi rumah pompa tersebut hingga terendam menjadi salah satu penyebab banjir Jakarta pada awal tahun 2020 lalu. Karena terendam, lanjut dia, pompa-pompa tersebut tidak dapat beroperasi untuk mengendalikan debit air di kawasan Penjaringan.
"(Pompa Wadug Teluk Gong) harus lebih tinggi ternyata, dan memang ini yang menjadi pekerjaan rumah kita di Teluk Gong," kata Baco di Jakarta, Selasa (14/1).
Meski demikian, dari kunjungan yang dilaksanakan jajaran DPRD DKI, Baco memastikan Rumah Pompa Kali Item, Rumah Pompa Sunter Selatan, Rumah Pompa Waduk Grogol II, dan Rumah Pompa Cideng berfungsi dengan baik hingga saat ini.
Baca Juga
Khusus di Rumah Pompa Sunter Selatan, tersedia enam mesin yang masing-masin memiliki kemampuan menyedot air hingga 2.500 meter kubik perdetik.
"Khusus di dua titik Kali Item Kemayoran dan Sunter ini bagus, sehingga dari informasi yang kita lihat sendiri bahwa kawasan Kemayoran, genangannya tidak tinggi. Dulu itu bisa sampe satu meter, kemarin hanya sebetis dan turunnya cepat," terangnya.
Saat dikonfirmasi Kabid Aliran Barat Sumber Daya Air (SDA) DKI, Ciko Tricanescoro menuturkan pihaknya akan mengevaluasi penempatan Rumah Pompa di Teluk Gong. Jika memungkinkan, rumah pompa tersebut segera akan ditinggikan dalam waktu dekat.
Baca Juga
"Nanti kita akan tingikan, tapi ini perlu waktu. Harapannya dalam hitungan satu bulan peninggian selesai," kata Ciko. (Asp)