Cegah Penularan Corona, Pemprov DIY Tambah Sekat Bilik di Barak Pengungsi Merapi

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 14 Maret 2021
Cegah Penularan Corona, Pemprov DIY Tambah Sekat Bilik di Barak Pengungsi Merapi

Kondisi bilik di barak pengungsian Merapi. Foto: Humas Pemkab Sleman

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten Sleman menerima bantuan 23 bilik triplek penyekat di barak pengungsian Purwobinangun. Bantuan tersebut diberikan oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Penyerahan simbolis bilik penyekat dilakukan oleh Sekretaris Daerah (DIY), Baskara Aji kepada Sekretaris Daerah Pemkab Sleman, Harda Kiswaya.

Baca Juga

Belasan Sumur Warga Klaten Amblas, ESDM Jateng Pastikan Tidak Ada Kaitan dengan Merapi

Sekretaris Daerah DIY, Baskara Aji mengatakan, bantuan tersebut merupakan upaya Pemerintah melalui Baznas DIY dan Baznas Sleman dalam menyiapkan langkah-langkah preventif menghadapi bencana Merapi.

"Pemerintah Kabupaten Sleman menerima bantuan 23 bilik sebagai pelengkap barak pengungsian, maka perlu ada langkah preventif. Terlebih saat ini kita menghadapi pandemi," jelas Baskara Aji di Barak Pengungsian Purwobinangun, Pakem, Sabtu (13/3).

Kondisi bilik di barak pengungsian Merapi. Foto: Humas Pemkab Sleman
Kondisi bilik di barak pengungsian Merapi. Foto: Humas Pemkab Sleman

Adapun bilik yang disediakan di Barak Pengungsian Purwobinangun ini berupa bilik sekat yang dipasang dalam ruangan tempat pengungsi Merapi. Setiap bilik atau sekat ini nantinya jika dipakai akan cukup untuk satu keluarga.

Sementara itu, Plt Baznas DIY, Mukhlas menjelaskan bahwa bantuan bilik tersebut tidak hanya disediakan di Barak Purwobinngun, tetapi juga disediakan di Barak Pengungsian Gayam, Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan.

“Penyediaan bilik ini ditempatkan di dua lokasi Barak pengungsian yaitu Gayam, Glagaharjo dan Purwobinangun sebagai penopang pengungsian. Ini (bilik) juga merupakan kebutuhan yang sebelumnya disampaikan BPBD Sleman. Jadi ditindaklanjuti untuk penyediaan (bilik),” jelasnya.

Usai melakukan penyerahan secara simbolis, Sekda DIY Baskara Aji didampingi Sekda Sleman Harda Kiswaya meninjau langsung setiap ruangan yang telah disediakan bilik.

Kondisi bilik di barak pengungsian Merapi. Foto: Humas Pemkab Sleman
Kondisi bilik di barak pengungsian Merapi. Foto: Humas Pemkab Sleman

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan bahwa penyediaan bilik di tempat pengungsian tersebut merupakan hal yang penting.

Terlebih adanya bilik juga menjadi salah satu penerapan protokol kesehatan bagi pengungsi Merapi di masa pandemi COVID-19. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Ratusan Pengungsi Merapi Kembali ke Rumah

#COVID-19 #Gunung Merapi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
BNPB mengingatkan bahaya Gunung Anak Krakatau, Merapi, dan Semeru yang berstatus Level III atau Siaga. Simak radius larangan aktivitasnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Sejumlah wisatawan menjajal Off Road Merapi Lava Tour di Kawasan Desa Kinah Rejo, Yogyakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Karakter aktivitas Gunung Anak Krakatau juga mengalami perubahan. Setelah fase erupsi menerus berakhir, gunung api tersebut kembali menunjukkan pola erupsi Strombolian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Indonesia
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Gunung Merapi erupsi Jumat pagi dengan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah barat daya. BPPTKG menetapkan status Level III (Siaga) dan mengingatkan warga untuk menjauhi zona bahaya serta waspada banjir lahar dan hujan abu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Indonesia
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Heri Wibowo mengatakan kejadian ini membuktikan masyarakat tidak menghiraukan imbauan pihak-pihak terkait.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Indonesia
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Bagikan