Cegah Asia Tenggara Jadi Basis Baru ISIS, Enam Negara Bertemu di Manado

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 28 Juli 2017
Cegah Asia Tenggara Jadi Basis Baru ISIS, Enam Negara Bertemu di Manado

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sejak konflik Marawi pecah beberapa waktu lalu, negara-negara ASEAN mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya terorisme. Militer Filipina sampai kini masih berjibaku untuk membebaskan Marawi dari cengkraman kelompok pemberontak yang dengan tegas mengaku berafiliasi dengan ISIS.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte bahkan telah mendapat persetujuan senat untuk memberlakukan undang-undang keadaan darurat di Marawi sampai akhir tahun. Dengan tingkat kegentingan keamanan seperti yang dialami Filipina, muncul pertanyaan apakah ISIS bakal menjadikan Asia Tenggara sebagai basis baru perjuangan mereka?

Kewaspadaan dan pencegahan penyebaran ISIS sekarang menjadi fokus utama negara-negara ASEAN dan sekitarnya. Atas dasar itulah, esok enam negara yakni Selandia Baru, Australia, Brunei Darusalam, Malaysia, Filipina, dan Indonesia akan membahas masalah terorisme di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Besok (Sabtu, 29/7) enam negara membahas masalah terorisme di Manado," kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto di Manado, Jumat (28/7).

Wiranto sebagaimana dilansir Antara. mengatakan sebelumnya telah dilakukan rapat koordinasi tentang kesiapan pelaksanaan Sub Regional Meeting on Foreign Terrorist Fighters and Cross Border Terrorism (SRM FTF-CBT).

Dalam acara ini, Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan konferensi yang membicarakan masalah melawan terorisme di kawasan Asia Tenggara. Dia mengatakan, materi dalam pertemuan tersebut difokuskan pada bagaimana mempelajari anatomi, kondisi, situasi yang terjadi di Filipina Selatan untuk bersama-sama menanggulanginya.

Wiranto menegaskan bahwa semua negara di Asia Tenggara sepakat untuk tidak mau wilayahnya dijadikan sebagai basis baru dari ISIS.

Dan, saat ini (28/7) sementara dilakukan meeting antara pihak keamanan Indonesia dengan New Zealand.(*)

#ISIS #Wiranto #Menkopolhukam #Ancaman Teroris #Terorisme
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Berita Foto
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Silence momen dan doa dalam acara Peringatan Hari Internasional untuk Peringatan dan Penghormatan bagi Korban Terorisme 2026 di Jakarta, Jum'at (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Indonesia
Ada Kericuhan di Aceh dan Papua Tengah, Menko Polkam Ingatkan Simbol Negara Wajib Dihormati
Kemenko Polkam juga mengoordinasikan langkah bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait untuk mencegah eskalasi
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Ada Kericuhan di Aceh dan Papua Tengah, Menko Polkam Ingatkan Simbol Negara Wajib Dihormati
Indonesia
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Ancaman terorisme saat ini sudah mulai bergeser. Kini, internet dijadikan sarana untuk melakukan rekrutmen, kontrapropaganda, hingga pendanaan terorisme
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Wakapolri mengungkap pola baru terorisme dan ekstremisme yang kini berkembang melalui ruang digital. Polri juga menyoroti ratusan anak terpapar radikalisme di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Indonesia
43.363 Orang Berencana Berangkat Umrah, Pemerintah Minta Ditunda
Calon jemaah umrah yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji pada 18 April 2026 berjumlah 43.363 orang yang berasal dari 439 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
43.363 Orang Berencana Berangkat Umrah, Pemerintah Minta Ditunda
Indonesia
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Try Sutrisno merupakan figur yang selalu memikirkan langkah terbaik untuk masyarakat selama menjalankan tugas kenegaraan.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Bagikan