Kesehatan Mental

Cara Menghindari Jerat Quarter Life Crisis

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 15 Desember 2021
Cara Menghindari Jerat Quarter Life Crisis

Quarter life crisis ternyata bisa dihindari. (Foto: Pixabay/1388843)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APAKAH kamu berusia 20-an atau 30-an dan sedang galau maksimal karena bingung hidup ini mau dibawa ke mana sebenarnya? Tenang saja, hampir semua orang pernah mengalami yang namanya fase quarter life crisis. Apalagi mereka yang secara mendadak harus hidup mandiri dan tinggal jauh dari orangtua.

Kalau kata thoughtcatalog.com, fase ini memang biasa menyerang orang-orang berusia 20-an ke atas. Di usia tersebut banyak perubahan terjadi akibat peralihan dari masa remaja menuju kehidupan dewasa yang sesungguhnya. Kamu tidak bisa lagi bergantung pada orangtua maupun teman-teman terdekat karena semua keputusan dalam hidup yang diambil harus berdasarkan diri sendiri.

Ditambah orang-orang sekitar akan mulai menaruh ekspektasi tinggi terhadap dirimu yang mulai dianggap “dewasa”. Mereka berharap kamu segera sukses tanpa memedulikan rintangan apa yang sedang kamu hadapi. Alhasil tuntutan-tuntutan tersebut akhirnya membuatmu gundah gulana dan ingin mengurung diri selamanya. Pssttt... ada loh cara-cara sederhana untuk menghindari quarter life crisis. Intip yuk!

Baca Juga:

Tanda Kamu Sedang Mengalami Quarter-life Crisis


Temukan jati diri sendiri

diri
Pentingnya menemukan jati diri sendiri. (Foto: Pixabay/StockSnap)


Salah satu cara jitu menghindar dari jeratan quarter life crisis adalah segera menemukan jati diri. Kamu harus banyak merenung dan bertanya kepada diri sendiri mengenai apa yang benar-benar ingin dilakukan dan dicapai dalam hidup ini. Tentunya kamu perlu mempertimbangkan banyak hal seperti apa minat dan bakat yang selama ini terpendam serta bagaimana gambaran kehidupan impianmu di masa depan. Kamu harus berhenti mendengarkan orang-orang sekitar dan mulai mendengarkan hati nuranimu sendiri.


Mencoba banyak hal sejak muda

muda
Perbanyak pengalaman sejak usia muda. (Foto: Pixabay/ptra)


Jati diri tentunya tidak ditemukan hanya dengan mendengarkan hati nurani saja. Kamu juga perlu mencoba banyak hal sejak muda. Untuk sementara tepis rasa khawatir dan keraguan ketika kamu ingin menambah banyak pengalaman baru. Tentunya dari banyaknya pengalaman hidup, kamu akan dengan mudah menemukan apa yang sebenarnya ingin dilakukan selama ini. Dengan begitu sejak muda kamu sudah memiliki visi, misi, dan tujuan yang matang hingga hari tua nanti.

Baca Juga:

Rekomendasi Buku Menarik untuk Hadapi Quarter Life Crisis


Kurangi menggunakan media sosial

medsos
Jangan melihat kehidupan orang lain. (Foto: Pixabay/LoboStudioHamburg)


Penyebab utama seseorang mengalami fase ini adalah melihat kehidupan orang lain yang terkesan lebih indah, sukses, dan bahagia melalui media sosial. Padahal kita tidak boleh langsung percaya dengan apapun yang ditampilkan seseorang melalui media sosial. Karena kamu tidak akan pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam kehidupan seseorang. Untuk menghindari quarter life crisis, sebaiknya kamu mulai mengurangi
penggunaan media sosial dan fokus terhadap dirimu sendiri saja.


Menyusun rencana hidup

hidup
Menjalani hidup harus sesuai dengan rencana dan tujuan. (Foto: Pixabay/Pexels)


Jika belum berani mencoba banyak hal baru demi menambah pengalaman, kamu bisa mulai dengan menulis jurnal yang berisi rencana hidup. Tentunya kamu juga perlu menyertai target waktu untuk mencapai impian-impian yang kamu inginkan. Melalui jurnal rencana hidup, kamu akan menjalani hari-hari dengan lebih disiplin dan terarah sesuai dengan tujuan awal. (Mar)

Baca Juga:

Biar Enggak Galau, Simak 5 Tips Menghadapi 'Quarter Life Crisis' dan Tetap Bahagia

#Kesehatan #Relasi #Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Bagikan