Mudah, Begini Cara Mencegah Penyakit Malaria

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 05 Juni 2020
Mudah, Begini Cara Mencegah Penyakit Malaria

Waspada penyakit malaria yang mematikan. (Foto: Pixabay/272447)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GENANGAN air di sekitar tempat tinggal memang bisa menimbulkan banyak masalah. Salah satunya adalah penyakit malaria. Genangan air merupakan tempat ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak. Penyakit malaria disebabkan oleh parasite plasmodium dan bisa menyebar melalui gigitan nyamuk.

Mengutip stanfordhealthcare.org, parasite plasmodium yang masuk ke dalam tubuh tidak langsung menyerang begitu saja. Mereka akan berjalan menuju liver melalui aliran darah dan berkembang biak terlebih dahulu. Selanjutnya, parasit ini akan menyerang sel darah sampai hancur dalam waktu 48-72 jam.

Baca juga:

Jangan Anggap Sepele Demam Naik-Turun, Bisa Jadi Tanda 3 Penyakit Ini

Penderitanya akan mengalami gejala seperti demam tinggi, mengigil, dan mudah berkeringat dalam jumlah banyak. Penderita juga akan kehilangan nafsu makan karena merasa mual sepanjang hari. Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui bagaimana mencegah penyebaran malaria:

1. Perhatikan lingkungan tempat tinggal

Hindari genangan air di sekitar rumah. (Foto: Pixabay/Life-Of-Pix)

Saat musim hujan, kita harus lebih ekstra dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Periksa mulai dari dalam hingga luar rumah. Apakah ada atap yang bocor dan menyebabkan genangan? Hal-hal tersebut tanpa disadari menyebabkan nyamuk malaria bebas berkembang biak dan menyerang tubuh.

2. Gunakan kelambu tidur

Trivia 2 Kelambu tidur bisa menghalangi gigitan nyamuk. (Foto: Pixabay/12019)

Jika lingkungan tempat tinggalmu memang rawan nyamuk, lebih baik kamu tidur dengan menggunakan kelambu. Kamu tidak akan menyadari berapa nyamuk yang menggigit saat sedang tidur. Mencegah lebih baik dari pada menyesal di akhir bukan?

Baca Juga:

4 Penyakit yang Selalu Menemani Banjir

3. Membatasi aktivitas di luar ruangan

Jangan terlalu lama berada di luar ruangan. (Foto: Pixabay/pixel2013)

Sebaiknya kurangi aktivitas yang harus dilakukan di luar ruangan. Jika memang terpaksa, gunakan lotion anti nyamuk dan baju panjang untuk menghindari gigitan nyamuk. Kamu tetap harus memperhatikan kandungan yang ada pada lotion tersebut agar tidak memberikan efek samping.

4. Menggunakan anti nyamuk di dalam rumah

Gunakan lotion anti nyamuk. (Foto: Pixabay AdoreBeautyNZ)

Tidak hanya kebersihan rumah saja yang harus dijaga. Kamu juga harus melakukan pencegahan dini. Gunakan obat anti nyamuk di malam hari agar nyamuk tidak berani masuk ke dalam rumah. Jika ingin menggunakan cara yang lebih alami bisa menggunakan serai dan tanaman lavender yang diletakkan di setiap sudut ruangan. (mar)

Baca juga:

Cegah Sakit saat Banjir Melanda, Lakukan Ini

#Nyamuk Malaria #Penyakit
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Seorang pekerja laboratorium di Rusia meninggal dunia. Ia diduga terinfeksi virus Pes. Namun, penyebabnya masih misterius.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A
Kasus ISPA di Jakarta naik 15,7 persen. Namun, Dinkes DKI menegaskan bahwa penyebabnya bukan dari influenza A.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A
Lifestyle
Awas Musim Flu 2026 Mendekat! Cek Jadwal Vaksin dan Strain Virus yang Wajib Diwaspadai
Jangan sampai tumbang! Ancaman musim flu 2026 di depan mata. Cek panduan lengkap jadwal vaksin flu, info strain virus terbaru, dan opsi vaksin mRNA mFLUSIVA.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Awas Musim Flu 2026 Mendekat! Cek Jadwal Vaksin dan Strain Virus yang Wajib Diwaspadai
Indonesia
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Sebanyak 110 ribu pengungsi gempa di NTT kini terancam terkena penyakit. Air bersih dan sanitasi pun terbatas.
Soffi Amira - Selasa, 25 Agustus 2026
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Lifestyle
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Dokter Tirta buka suara soal Hantavirus. Ia menyebutkan, bahwa penularannya sangat sulit.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Indonesia
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Dua jemaah calon haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Kini, total calon haji yang meninggal dunia mencapai 12 orang.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Bagikan